KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniDemokrasi Modern dan Redefinisi Kekuasaan oleh : Cucuk Espe
24-Sep-2014, 05:44 WIB


 
  KabarIndonesia - Membaca sejarah kekuasaan di negeri ini, kata ‘dinasti’ terasa semakin akrab. Sejak bangsa –yang kemudian menamakan diri Indonesia—mengenal tata pemerintahan dalam pengertian sederhana, ‘dinasti’ menjadi bagian dalam kehidupan kekuasaan. Sejak Dinasti Asyawarman, Purnawarman, hingga Majapahit, Mataram, dan sejumlah
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Mensyukuri Karunia dan Rahmat 24 Sep 2014 05:56 WIB

Kehadiran-MU 23 Sep 2014 00:31 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Gita Gutawa, Diva Muda Indonesia 06 Sep 2014 09:34 WIB

Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

 

 

Hari Ayah Sedunia

 
OPINI

Hari Ayah Sedunia
Oleh : Hartati Nurwijaya | 16-Jun-2008, 01:25:13 WIB

"We cannot solve our problems with the same thinking we used when we created them." - Albert Einstein

Theoretical Physicist

Kemarin ada dua email dari motivator dunia yang menulis peringatan Hari Ayah sedunia yang jatuh hari ini 15 Juni.  Saya tidak tahu kapan Hari Ayah atau Hari Ibu, bagi saya setiap saat ada ayah dan ibu dihati ini. Terutama ayah yang paling dekat di hati. Bagaimana sejak kecil beliau selalu menanamkan bahwa hal yang utama di dunia ini adalah ilmu bukan harta.

Masih tergiang di telinga  saya ketika masih duduk di bangku SD, ayah berkata "Ayah tidak adapat memberikan banyak harta pusaka,  namun ayah akan berusaha memberikanmu  pendidikan yang tinggi." Jadi bukanlah suatu beban sejak  duduk di bangku SD hingga perguruan tinggi, saya dan adik laki-laki tidak pernah punya kesempatan bermain banyak.

Peran ayah dalam suatu keluarga adalah peran  yang sangat penting dan sentral. Ayah yang biasanya bekerja di sektor public dan  ibu di sektor domestic sudah jarang ditemui dalam masyarkat modern saat ini. Ayah  yang bekerja mencari nafkah dan ibu di rumah membesarkan anak jarang ditemui. Desakan kebutuhan hidup dan semakin tingginya  harga kebutuhan bahan pokok hidup menuntut kedua orang tua bekerja di sektor formal maupun non formal.

Pepatah orang Inggris mengatakan: "One father is worth more than a hundred schoolmasters." Ayah dapat mengajarkan anaknya berbagai macam hal yang tidak dapat diajarkan oleh orang lain. Saya masih ingat bagaimana ayah mengajarkan saya melalui kata-kata bijaknya. Misalnya saja "Jujurlah dimana saja berada, sebab kejujuran adalah modal keselamatan hidup".  Atau kalimat lain yang tidak akan saya lupakan adalah "Apa saja yang kau lihat saat ini (saya saat itu baru lulus SMA) dan hal yang tidak engkau sukai, maka jangan lah hal yang tidak engkau sukai itu kau lakukan untuk orang lain."

Begitulah cara ayah mengajarkan saya melalui kalimat-kalimat dan melalui tingkah lakunya yang senang menolong orang lain dalam kesulitan. Memang ayah tidak pernah mengajarkan saya menyetir, tidak mengajarkan saya cara berbisnis. Ayah mengajarkan saya melalui affirmation sehingga setiap saat dan setiap waktu ayah selalu dekat di hati dan berkat ayah saya dapat survive dimana saja pun saya berada.

Bagi Anda yang berperan sebagai ayah, jika tidak ada waktu bersama anak akibat sibuk mencari nafkah. Atau pun jika sudah pulang ke rumah lebih memilih untuk beristirahat. Jika saya boleh berpendapat, sediakanlah sedikit waktu luang bermain dengan anak dan bersenda gurau.  Gunakan saat-saat berharga dengan anak Anda dan berikanlah anak kata-kata mutiara yang disertai contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari agar kelak hidup anak Anda akan bahagia dan selamat dunia akhiratnya.

Bagi Anda sebagai anak, berapa pun usia Anda saat ini, gunakan waktu berharga bersama ayah tercinta. Sebab banyak moment yang seharusnya dapat saya gunakan belajar   dari ayah tetapi saat-saat  itu saya abaikan. Waktu yang tidak akan datang kembali bagi saya.

Megara, 15 Juni 2008.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obat Ambeiyen Akutoleh : Kholil Effendi
22-Sep-2014, 10:39 WIB


 
  Obat Ambeiyen Akut Handeuleum/Daun Wungu (Graptophylum pictum Griff) adalah tumbuhan perdu yang berbatang tegak. Umumnya tumbuh liar di daerah dataran rendah, sangat bermanfaat bagi penderita ambeiyen ringan dan akut. Caranya ambil 7 helai daunnya, lalu diremas-remas dengan air hangat sampai hancur dan saring
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pejabat Negara dan Penjara 23 Sep 2014 00:35 WIB

 

 

 

 
Indonesia Siap Hadapi Thailand 22 Sep 2014 13:06 WIB

Asian Games 2014 Resmi Dibuka 22 Sep 2014 11:59 WIB

 

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia