KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalMendagri Tjahjo Kumolo Himbau Masyarakat Gelar Doa Bersama Untuk Keselamatan Bangsa oleh : Danny Melani Butarbutar
16-Okt-2019, 10:13 WIB


 
  KabarIndonesia - Jakarta, Mengutip Surat Edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor111/11285/SJ tanggal15 Oktober 2019, dikabarkan bahwa Komunitas Lintas Agama dan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa akan menggelar Doa Bersama. Doa bersama tersebut akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Komedi Politik 02 Okt 2019 11:10 WIB

Antara Jarak dan Doa 21 Sep 2019 10:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Rayuan Gombal vs Cinta Sejati 11 Okt 2019 08:58 WIB


 
 
OPINI

Jual Beli Pulau
Oleh : Aulia Asep Ralla | 09-Sep-2008, 15:02:58 WIB

KabarIndonesia - Merebaknya berita tentang terjadinya jual beli pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan hanya bualan belaka. Isu ini sangat santer berkembang saat ini dalam masyarakat bahkan menurut suatu sumber yang layak dipercaya menyebutkan bahwa, Pulau Tatawa yang terletak di antara Pulau Komodo dan Pulau Flores, hanya dijual seharga Rp 3 miliar kepada seorang warga asing sejak 2005.

Juga pada tahun 2005 yang lalu kasus penjualan pulau terjadi juga di NTT, ketika itu Pulau Bidadari Kabupaten Manggarai Barat, dijual oleh warga setempat kepada warga Inggris.

Akibatnya, TNI mengirim pasukan untuk mengawasi pulau tersebut, sebelum akhirnya diambil kembali oleh pemerintah daerah setempat. Kini, Pulau Bidadari dikuasai PT Reefseekers Kartenest Lestari milik pasangan suami-isteri asal Inggris untuk bergerak dalam bidang jasa dan akomodasi dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA).

Berbagai elemen menyayangkan kejadian ini, jika kejadian ini tidak dapat diselesaikan secara cepat oleh pemerintah NTT. Karena apabila benar-benar terjual kepada pihak asing maka sama saja menjual negara kepada orang asing. Fenomena ini tidak boleh dibiarkan begitu saja meskipun Undang-Undang tentang Otonomi Daerah membolehkan mengatur daerahnya sendiri tapi bukan untuk menggadaikan kedaulatan NKRI. Peristiwa jual beli pulau seperti itu jika dibiarkan akan menjadi hal yang biasa dan bahkan disepelekan, sehingga bukan tidak mungkin beberapa tahun kedepan satu persatu pulau-pulau terluar Indonesia akan laris dipasaran.

Okelah Timor Timur bisa lepas karena mayoritas masyarakatnya minta untuk merdeka. Tapi kalau sudah menjual pulau itu adalah milik selamanya dan tidak menutup kemungkinan pihak yang membeli akan mendirikan negara dipulau yang sudah dibeli. Penjualan pulau Tatawa merupakan salah satu intervensi pihak asing secara terselubung.

Hal ini dapat dilihat secara nyata beberapa waktu yang lalu TNI merencanakan pembangunan batalyon untuk memperkuat pertahanan karena dianggap strategis apalagi berbatasan langsung dengan dua negara yaitu Timor Leste dan Australia. Tapi apa yang terjadi sejumlah LSM yang digandeng sejumlah para pemuka agama/Pendeta menolak pendirian batayon TNI dengan alasan yang tidak masuk akal.

Nah, sekarang setelah pulau Tatawa dan Bidadari dikuasai oleh pihak asing, pihak LSM dan para tokoh agama NTT bungkam seribu bahasa. Apa itu bukan merupakan persekongkolan untuk menghancurkan Indonesia Raya? Kita bukan menuduh secara berlebihan tapi hubungan kejadian demi kejadian kita dapat menangkapnya.

Salah satu solusi agar sejumlah pulau tidak terlepas dan selalu dalam pengawasan, sebaiknya pemerintah melanjutkan pendirian batalyon TNI di NTT disejumlah tempat strategis. Untuk memperkuat pertahanan negara dan sekaligus dapat memantau jika kemungkinan pihak asing melakukan jual beli pulau lagi. Khusus untuk pulau Bidadari yang sedang dikuasai oleh pihak asing agar segera diambil oleh pemerintah daerah, lalu kemudian dikelola oleh pengusaha lokal. Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utaraoleh : Sesmon Toberius Butarbutar
25-Sep-2019, 15:25 WIB


 
  Peninjauan Proses Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara Camat Nassau Timbul Sipahutar (kiri) meninjau Pendaftaran Pilkades di Desa Lumban Rau Utara, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Rabu (25/09/2019)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia