KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
EkonomiGubsu Minta Mobil Mewah Pakai Pertamina Dex oleh : Jenda Bangun
30-Aug-2014, 12:35 WIB


 
  KabarIndonesia - Medan, Pasca normalisasi pasokan BBM, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Gatot Pujonugroho memantau langsung penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Pertamina Jalan KL Yosudarso, kemarin.

Gubsu juga mengimbau pengendara mobil mewah yang sedang mengantri mengisi BBM. Dengan ramah,
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Kucingku dan Gadisku 13 Aug 2014 15:52 WIB

PINTU 12 Aug 2014 14:35 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Raffi Achmad Tagih Janji Jokowi 31 Aug 2014 04:13 WIB

Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB

 

 

Mengusik Malu di Dunia Maya, Menyemai Etika di Jalan Raya

 
OPINI

Mengusik Malu di Dunia Maya, Menyemai Etika di Jalan Raya
Oleh : Wahyu Ari Wicaksono | 30-Sep-2008, 00:20:43 WIB

KabarIndonesia - Presiden Naik Motor? Gila… presiden naik motor. Itulah ungkapan kagum dan surprise yang terlontar dari mulut orang-orang saat mendengar bahwa presiden Susilo Bambang Yudhoyono naik motor menuju Sirkuit Sentul saat pelaksanaan balapan A-1 Grand Prix beberapa waktu lampau. Apalagi fenomena ini bukanlah sekedar seremoni semata. Akhirnya presiden benar-benar merasakan berpanas-panas menembus jalanan yang macet yang gagal diantisipasi oleh barisan protokolernya.

Akhirnya presiden merasakan bagaimana asyiknya menerobos sela-sela mobil yang diam tak bisa bergerak karena macet dan merasakan sesaknya napas karena polusi asap kendaraan yang belum juga dikenakan uji emisi secara layak.  

Akhirnya presiden bisa merasakan juga bagaimana motor merupakan sarana transportasi alternatif yang cukup efektif dan juga hemat energi meskipun sekaligus memiliki berbagai ancaman resiko yang tidak bisa dianggap remeh.


Fenomena Nyata

Sayangnya peristiwa ini sangatlah langka. Padahal kalau seandainya keberanian SBY untuk memilih mengendarai motor ini diteladani oleh para pejabat Indonesia khususnya yang bergerak di bidang layanan publik transportasi,  tentunya bisa diharapkan untuk memunculkan kebijakan-kebijakan yang positif tentang ketertiban di jalan raya Indonesia.

Seandainya presiden atau siapa saja petinggi negeri ini mau menyusuri jalan-jalan raya di Indonesia khususnya Jakarta, tentunya mereka tak bisa memungkiri  lagi betapa rentannya kondisi keselamatan para pengendara kendaraan bermotor, terutama sepeda motor.

Pasalnya, kondisi jalan yang semrawut, peraturan yang tidak tegas, oknum aparat yang mengambil keuntungan serta etika yang amburadul telah menjadikan jalan raya layaknya rimba bahaya.

Di tengah riuhnya lalu-lalang kendaraan di jalan, nyawa manusia sepertinya menjadi gampang dicari gantinya. Orang-orang seperti lupa bahwa keselamatan nyawa yang dimiliki tak sebanding dengan selisih waktu semenit dua menit atau sejam dua jam yang didapatkan dengan main serobot dan ngebut semaunya.

Terkadang, ketidakberdayaan tata tertib, rambu dan aparat pengelola jalan raya dijadikan pemacu adrenalin untuk semakin memacu kendaraan yang dikendarai. Acapkali ego mendominasi mengikis rasa peduli yang seharusnya dimiliki oleh antar sesama manusia.

Tak peduli pengendara mobil pribadi, angkutan umum, motor, bahkan pejalan kaki semuanya seperti hilang kendali dalam memuaskan ego masing-masing.  Tak heran jika jalan raya Indonesia khususnya Jakarta selalu diramaikan bunyi klakson yang memekakan telinga, sumpah serapah, serta polusi asap yang menyesakkan dada.

Anehnya, orang asing yang saat di negaranya bisa tertib berlalu lintas, tiba-tiba menjadi liar saat menginjak aspal Indonesia. Bisa kita lihat bagaimana arogannya turis-turis manca negara yang mengendarai motor di Bali. Seolah-olah aroma Indonesia yang ada di Bali, mampu mengalahkan budaya tertib mereka saat di negaranya.

Lalu tak adakah jalan keluar dari semua kesemrawutan tersebut?


Riset di Asia

Survei yang dilakukan majalah Reader’s Digest di kawasan Asia juga menemukan bahwa perilaku di jalan raya khususnya pengemudi yang ugal-ugalan merupakan salah satu aktivitas yang menyebabkan kejengkelan dengan prosentase tertinggi di banyak negara Asia seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Korea Selatan dan Thailand.

Penelitian yang dilakukan pada bulan  September dan Oktober 2005 lalu dan melibatkan 3.600 orang seluruh Asia sebagai responden ini, menempatkan pengemudi ugal-ugalan sebagai hal yang paling menjengkelkan dengan prosentase sebesar 86%.    

Tentunya jumlah prosentase ini menunjukkan bahwa perilaku di jalan sudah seharusnya menjadi masalah serius yang secepatnya harus ditangani secara lebih baik.  


Sisa Rasa Malu

Untuk Indonesia sendiri, sebenarnya peraturan tentang tata tertib lalu lintas sudahlah jelas dan lengkap. Seandainya Peraturan Pemerintah No. 43 tahun 1993, pasal 51-56 tentang prasarana dan lalu lintas jalan bisa ditaati oleh semua orang, tentunya jalanan akan menjadi nyaman.

Sayangnya untuk di jalan raya, secuil rasa malu pun menjelma sebagai barang mahal. Orang dengan mudah membuang rasa malu untuk sedikit mencuri waktu.

Nampaknya fenomena seperti inilah yang akhirnya memotivasi beberapa orang yang memiliki rasa peduli pada ketertiban lalu lintas untuk membuat sebuah situs internet yang bertitel, “maludong.com”.

Situs internet yang berdomain di http://www.maludong.com ini mencoba mengeksplorasi tingkah laku-tingkah laku tak beretika yang dilakukan masyarakat di jalanan.  

Tujuan situs yang pengerjaannya digawangi oleh “kemangnet.com dan disponsori oleh komunitas mailing list “otomotif-L” ini  memang sederhana, namun terlihat tegas. “Tertib berlalu-lintas, cermin budaya bangsa. Melalui situs ini, diharapkan dapat mengembalikan pudarnya kesadaran untuk tertib di jalan. Dengan menampilkan fakta dan contoh buruk, semoga dapat menjadi referensi untuk tidak ditiru/dicontoh,” begitu wacana pembuka yang terpampang di halaman muka situs ini.

Melalui situs ini, mereka memampangkan foto-foto kejadian nyata tentang pelanggaran tata tertib dan etika di jalan raya yang terjadi di jalanan. Mulai dari foto-foto kasus pelanggaran lalu lintas oleh sepeda motor, pelanggaran oleh mobil, kendaraan umum, aparat, pelanggaran di jalan tol, ketidakdisiplinan, rambu lalin/marka jalan yang bermasalah, alih fungsi fasilitas umum seperti trotoar dan banyak lagi lainnya.

Foto-foto yang seharusnya memalukan terpampang dengan detail. Fenomena pelanggaran umum seperti pengendara motor melawan arus, menyeberang jalur busway lewat zebra cross, tanpa helm lewat trotoar, membawa barang laiknya kontainer, tanpa plat nomor, mobil tanpa plat nomor atau spion, lawat arah, menyerobot jalur, angkotan umum yang ngetem di tengah jalan dan banyak lagi lainnya merupakan pelanggaran yang paling banyak terpampang.

Uniknya banyak juga jenis-jenis pelanggaran yang terkadang menggelitik kita untuk tertawa seperti pengendara motor yang berdandan saat lampu merah, membawa ayam tanpa kemasan yang aman, angkot tingkat karena penumpangnya di naik atas, kendaraan menteri yang menyodok jalan, polisi yang menerobos zebra cross tanpa alasan, rambu lalin yang dipasang terbalik, SPG seksi yang mengacaukan perhatian, sampai shooting sinetron yang pengendaranya tanpa memakai helm. 
 

Andil Sukarelawan

Semua foto pelanggaran lalin yang terpampang di situs ini memiliki data yang cukup sistematis. Sebagai catatan (caption) yang menyertai foto selalu dicantumkan tempat kejadian serta tanggal pengambilannya. Hanya saja pemuatan keterangan foto tersebut, tidak bermaksud untuk mempermalukan secara individu atau instansi.

“Jika yang tampil pada foto berasal dari suatu instansi, maka disepakati sebagai oknum. Foto yang ditampilkan disepakati sebagai sesuatu yang tidak untuk dicontoh, sehingga masyarakat akan dapat belajar mana yang tidak baik atau mana yang tidak disiplin,” begitu tegas mereka dalam kesepakatan yang tertulis.

“Foto yang dikirim masyarakat tidak langsung kami tampilkan, melainkan akan kami samarkan nomor polisi kendaraan tersebut.
Meskipun begitu, hal ini seharusnya membuat sang pelaku tersentil rasa malunya.

Hebatnya lagi semua foto tersebut merupakan andil aktif dari masyarakat umum tanpa imbalan apapun. “Foto yang ditampilkan pada situs ini adalah kiriman masyarakat, untuk menegakkan asas hukum praduga tak bersalah dengan  menyamarkan identitas kendaraan pelanggar,” begitu ungkap pengelola tegas-tegas.

Pengelola situs memberikan kemudahan dengan menerima foto-foto yang diambil lewat kamera digital ataupun kamera handphone dengan memanfaatkan tiga macam cara pengiriman yaitu: melalui format online, email maupun melalui MMS.

Tanpa bermaksud merendahkan, seharusnya situs ini bisa menjadi bagian dari situs POLRI. Pasalnya situs ini cukup memiliki potensi untuk memperbaiki budaya berlalu lintas masyarakat kita. Semoga saja harapan pengelola untuk bisa bekerja sama dengan instansi yang terkait dan berwenang dalam hal ketertiban lalu lintas semisal POLRI dan Dishub bisa segera ditindaklanjuti.

Dengam memicu rasa malu para pengguna jalan raya lewat kecanggihan teknologi internet ini, semoga etika berlalu-lintas benar-benar bisa tersemai sebagai budaya yang dibanggakan masyarakat kita.


*) WA Wicaksono, pengamat sosial dan pengendara motor jalur Cicago (Cililitan-Cawang-Grogol) 


Sumber Foto:  Maludong


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Upacara Bendera HUT RI-69oleh : Gholib
22-Aug-2014, 08:56 WIB


 
  Upacara Bendera HUT RI-69 Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-69, 17 Agustus 2014, puluhan anggota pecinta kereta api dan pegawai PT. KAI melakukan upacara bendera di pelataran gedung Lawang Sewu Semarang, Jateng, dengan memakai baju dan atribut pejuang tempo dulu.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
KSPI Tolak Kenaikan BBM 29 Aug 2014 10:55 WIB


 

 

 

 
Perang Bintang di MILO Camp 29 Aug 2014 10:57 WIB


 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB

 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Ajang Kreatif dan Inovatif 20 Aug 2014 18:54 WIB


 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia