KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahPesawat Swiss Dipaksa Mendarat di Medan oleh : Jenda Bangun
15-Apr-2014, 03:53 WIB


 
 
Pesawat Swiss Dipaksa Mendarat di Medan
KabarIndonesia - Medan, Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) III Medan, Sumatera Utara, Kamis, sekitar pukul 12.45 WIB menangkap pesawat terbang asing jenis Swearingen SX-300 Nomor N54. JX ketika memasuki wilayah Indonesia karena tanpa izin.

Panglima Kosekhanudnas III Medan,
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Perjuanganmu Luar Biasa 10 Apr 2014 11:23 WIB

Gadis Itu Mulai Mengajariku 10 Apr 2014 11:13 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Nyoblos Yes, Golput No 25 Mar 2014 21:39 WIB

 

 
 
OPINI

Melestarikan Hutan Melalui Sumber Daya Manusia
Oleh : Aisyah Tri Astari | 31-Okt-2008, 19:47:55 WIB

KabarIndonesia - Seperti yang kita ketahui saat ini, setiap tahunnya jutaan hektare hutan di Indonesia ditebang oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Jika keadaan tersebut terus berlanjut, bisakah hutan kita terus bertahan?

Hutan merupakan sumber daya alam yang bersifat hayati dan merupakan komunitas flora dan fauna. Kelestarian hutan mendukung kelestarian sumber daya alam lainnya. Hutan memiliki banyak peranan penting yang bermanfaat dalam kehidupan makhluk hidup. Seperti mencegah banjir dan tanah longsor, mengatur tata air, membentuk humus, maupun sebagai habitat yang melindungi hewan maupun tumbuh-tumbuhan di dalamnya. Dapatkah anda membayangkan jika hutan yang menyokong kehidupan makhluk hidup tersebut menghilang? Dampak buruk apakah yang akan menimpa kita di masa depan?

Dewasa ini, menurut buku geografi menyingkap fenomena geosfer yang ditulis oleh Ahmad Yani dan Mamat Ruhimat, luas hutan di Indonesia adalah sebesar 120.352 juta ha.  Luas hutan tersebut terbagi atas 5 bagian. Hutan seluas 33.520 ha merupakan hutan lindung, 20.500 ha merupakan Suaka Alam dan Hutan Wisata, 35.197 ha merupakan Hutan Produksi Terbatas, 23.057 Ha telah menjadi hutan produksi tetap. Sedangkan 8.078 ha menjadi hutan produksi lainnya. Namun luas hutan lindung semakin lama semakin berkurang. Hal ini disebabkan oleh begitu banyaknya pembalakan liar dan ekspor ilegal yang mengambil sebagian besar lahan hutan di Indonesia.

Jika keadaan tersebut terus berlanjut tanpa bisa kita hentikan akan dapat menimbulkan dampak buruk bagi makhluk hidup. Hewan-hewan akan kehilangan habitat mereka, tumbuh-tumbuhan sebagai  penyokong kehidupan makhluk di muka bumi ini akan layu lalu mati, dan dampak yang lebih buruk lagi, manusia dapat terkena penyakit hutan yang dibawa oleh hewan maupun tumbuh-tumbuhan hutan.

Dalam website http://www.cifor.cgiar.org, oleh Eric Chivian yang memaparkan bahwa kegiatan manusia di dalam hutan dapat merubah suhu udara setempat, mempengaruhi kelembaban udara, mengurangi populasi predator, dan merubah struktur vegetasi pada suatu kawasan. kegiatan ini kadang-kadang juga dapat meningkatkan populasi nyamuk, lalat, tikus, kelelawar, serta serangga yang dapat menyebarkan berbagai penyakit ke pemukiman yang berbatasan langsung dengan hutan. penduduk yang tinggal di perbatasan hutan, rentan terkena penyakit malaria maupun penyakit-penyakit kulit yang berbahaya.

Lalu bagaimana tanggapan pemerintah akan hal ini? Pemerintah telah mengambil tindakan dengan cara membuat UU perlindungan hutan maupun melalui penyuluhan melestarikan hutan. Namun hasilnya hanyalah menunda kerusakan total yang sudah diramalkan di masa depan. Bahkan begitu banyak orang yang acuh tak acuh terhadap himbauan tersebut.

Walaupun pemerintah sudah mengambil tindakan, mengapa tingkat deforestasi semakin cepat setiap tahunnya? Mengapa untuk mengubah keadaan hutan yang memperhatikan ini  begitu sulit? Sebenarnya apakah faktor penting yang melandasi hal-hal tersebut?

Faktor utama penyebab ketidakberhasilan menyelamatkan hutan adalah Sumber Daya Manusia. Jika diteliti lebih lanjut, Sumber Daya Manusialah yang merupakan penentu yang melandasi pelestari hutan-hutan di Indonesia.

Sumber Daya Manusialah penyebab kerusakan maupun kelestarian hutan-hutan di Indonesia. Sumber Daya Manusia yang menebangi hutan sekaligus mereboisasinya. Sumber Daya Manusia yang menggusur para hewan sekaligus melindungi mereka. Sumber Daya Manusia juga yang merusak sekaligus mencoba untuk melestarikan hutan. Semua dasar dari komponen di Bumi ini adalah Sumber Daya Manusia. Jika kita mampu menjaga lingkungan, maka lingkungan tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi kita. Namun jika kita melakukan hal yang sebaliknya, hal tersebut hanya akan membawa dampak buruk.

Melestarikan hutan menggunakan Sumber Daya Manusia merupakan solusi yang tepat dalam menghadapi krisis kehutanan saat ini. Namun terlebih dahulu, kita harus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia itu sendiri.

Mengapa harus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia? Seperti yang sudah dipaparkan di atas, sebagian besar faktor yang menyebabkan kerusakan hutan adalah tingkah laku manusia yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, untuk memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia, diperlukan penanaman sifat Jujur, Bertanggung Jawab, Adil, Dapat bekerja sama, Peduli, Disiplin, dan Visioner dalam setiap individu.

Mengapa harus Jujur? Sebab kejujuran merupakan modal awal menuju perubahan yang signifikan. Jika kita jujur terhadap diri sendiri, maka diri sendiri akan menjauhkan sifat yang merusak dalam diri kita. Kita harus jujur terhadap diri sendiri. Apakah dengan merusak hutan kita akan mendapat kepuasan? Apakah dengan merugikan orang banyak kita bisa hidup nyaman? Itulah pentingnya peran dari perasaan jujur. Kita akan bertanya-tanya dalam diri kita sendiri sehingga timbul kesadaran untuk menghentikan perilaku yang merugikan orang banyak.

Kemudian bertanggung jawab. Setiap individu harus dapat bertanggung jawab terhadap dirinya maupun terhadap orang lain. Jika seseorang telah merusak hutan dengan sengaja sehingga merugikan orang lain, itu berarti individu tersebut tidak memiliki rasa bertanggung jawab dalam dirinya. Seorang invidu yang memiliki sikap bertanggung jawab, ia akan berani menanggung resiko dari perbuatannya. Individu tersebut akan memperbaiki semua kerusakan yang pernah dia timbulkan. Bukankah hal tersebut sangat diperlukan dalam melestarikan hutan? Seorang investor maupun penebang liar yang  memiliki sikap bertanggung jawab, setelah mereka merusak hutan dengan segera mereka akan memperbaiki hutan tersebut.

Berikutnya adalah sikap adil. Adil yang dimaksud dalam hal ini adalah sikap adil terhadap hutan. Setiap tahunnya begitu banyak para investor yang menebang hutan secara membabi buta. Mereka sudah tidak peduli lagi dengan batas-batas yang diberikan pemerintah kepada mereka. Tanpa perasaan, mereka telah menebang pohon yang seharusnya menjadi hutan lindung. Hutan yang seharusnya dilestarikan demi menjaga keseimbangan ekosistem di bumi. Para investor itu tidak dapat berperilaku adil terhadap hutan yang patut mendapatkan perhatian ekstra dari pemerintah maupun masyarakat. Apa jadinya jika ketidak adilan ini terus merajalela? Semakin lama, hutan lindung di Indonesia akan menghilang. Jika hutan lindung di Indonesia menghilang, seperti apa wajah Indonesia di masa depan nanti? Sanggupkah kita bertahan dengan keadaan alam yang tidak seimbang?

Sumber Daya Manusia yang mampu berkerja sama merupakan faktor pendukung utama dalam melestarikan hutan. Seperti dalam iklan aqua, setiap orang memungut 1 sampah demi menjaga kebersihan. Sikap bekerja sama dalam melestarikan hutanpun sangat diperlukan. Jika setiap orang orang di dunia menanam pohon-pohon kecil untuk melakukan reboisasi, maka bukan tidak mungkin hal tersebut akan mempercepat proses penghijauan dan pelestarian hutan. namun jika hanya beberapa orang yang menjaga kelestarian hutan, sedangkan beberapa orang lainnya malah merusak hutan, bukankah hasilnya sama sekali tidak tampak? Usaha orang-orang yang melestarikan hutanpun akan sia-sia.

Bagaimana perasaan anda, jika seseorang tidak memperdulikan anda atau bahkan menganggap anda suatu hal  yang tidak penting? Tentu saja anda akan marah dan merasa sakit hati. Seperti itulah perasaan alam yang terabaikan oleh manusia. Tindakan merusak dan mengabaikan kelestarian hutan hanya akan menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan makhluk hidup. Jika kita peduli terhadap hutan, maka hutanpun akan perduli kepada kita. Sebab semua yang kita lakukan pada hutan adalah penentu masa depan kehidupan mahluk hidup di bumi.

Bersikap disiplin terhadap lingkungan merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh masyarakat. Disiplin terhadap alam dan diri sendiri merupakan hal yang sangat kita butuhkan saat ini. Para investor bahkan penebang liar yang tidak memiliki sikap disiplin hanya akan menambah kerusakan hutan setiap tahunnya. Berbeda dengan sikap adil dan bertanggung jawab. Menjadi manusia yang disiplin bukan hal yang gampang. Kita harus bisa mengendalikan pikiran dan hawa nafsu demi kepentingan bersama. Contohnya seperti para investor asing yang tidak disiplin. Mereka akan berpura-pura tidak mengetahui seberapa jauh batas hutan produksi yang diberikan pemerintah kepada mereka. Mereka akan menebang hutan yang untuk tumbuh diperlukan waktu kurang lebih 40 tahun. Walaupun akhirnya mereka akan mengadakan penghijauan kembali, waktu 40 tahun itu sangat lama. Sehingga akan menimbul krisis hutan di Indonesia.  

Lalu yang terakhir adalah sifat visioner. Memiliki sifat yang selalu bersikap positif terhadap perubahan di masa depan adalah langkah akhir dalam memperbaiki Sumber Daya Manusia. Manusia visioner pastinya telah memikirkan tindakan-tindakan selanjutnya di masa depan dan akan mempertahankan keseimbangan dari hasil usaha yang telah dilakukannya. Individu visioner akan mampu membuat perubahan yang signifikan terhadap kerusakan hutan. Individu yang visioner akan terus merencanakan langkah-langkah untuk ke depannya dan tidak pernah putus asa di tengah jalan. Jika ingin menjaga kelestarian hutan, menentukan target dan berusaha untuk mewujudkannya adalah hal penting yang harus dilakukan.

Untuk siapa sesungguhnya hasil hutan itu? Demi siapa pemanfaatan tata air yang baik maupun pembentuk humus itu? Bukankah semuanya kembali kepada manusia? Lalu mengapa manusia tidak mampu menjaga hutan yang telah menyokong hidup mereka? Apakah begitu sulit untuk melestarikan hutan?Oleh karena itu, memperbaiki Sumber Daya Manusia merupakan suatu langkah pertama sebelum mengambil tindakan lanjut dalam melestarikan hutan. Pemerintah dapat memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia sejak dini. Pemerintah juga perlu melakukan penyuluhan atau mengadakan acara yang bersifat membangun maupun memperbaiki sikap setiap individu.

Dengan terciptanya Sumber Daya Manusia berkualitas tinggi dengan sifat maupun sikap seperti yang telah dipaparkan di atas, sudah tidak diragukan lagi. Kita sudah dapat membayangkan wajah cerah hutan Indonesia di masa depan. Karena keterkaitan antara hutan dan tindakan yang dilakukan oleh Sumber Daya Manusia sangatlah erat.

Sekaranglah saatnya untuk melangkah ke arah perubahan. Memperbaiki Sumber Daya Manusia dengan sifat-sifat yang telah dipaparkan di atas dan kemudian mengambil tindakan dalam melestarikan hutan merupakan penanggulangan yang terbaik yang patut dilakukan. Sekaranglah waktu yang tepat bagi kita semua untuk melindungi suatu hal yang masih bisa kita lindungi sebelum tiba masa dimana sudah tidak ada lagi yang bisa kita lindungi.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/  
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Konser Bruno Mars di Koreaoleh : Syaid Ahmad Fahri
09-Apr-2014, 15:28 WIB


 
  Konser Bruno Mars di Korea Bruno Mars melaksanakan konser di Korea Selatan (8/4) dan mendapat apresiasi yang cukup baik. Salah satu penonton konser tersebut adalah personil boy band asal Korea, yakni Ryeo Wook dand Eun Hyuk Super Junior (SuJu). Mereka mengatakan lagu Bruno Mars yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
Pemilu 2014 di Caledonia Baru 10 Apr 2014 11:57 WIB


 

 

 
Squad Merah Putih Hajar Andorra 31 Mar 2014 12:39 WIB

 

 
Pasar Terapung di Kalsel 06 Apr 2014 19:18 WIB


 
Kampus Terkemuka Nasional 15 Apr 2014 03:51 WIB

 
Zat Besi & Vitamin C 11 Apr 2014 21:57 WIB

Era Kualitas Kehidupan Perempuan 25 Mar 2014 21:45 WIB

 

 

 
Satu Langkah Lagi 16 Apr 2014 16:47 WIB

Mengenal Tuhan Lebih Dekat 16 Apr 2014 03:34 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia