KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiAndakah Calon Editor Sukarelawan HOKI? oleh : Redaksi-kabarindonesia
23-Aug-2016, 17:30 WIB


 
 
Andakah Calon Editor Sukarelawan HOKI?
KabarIndonesia - Harian Online KabarIndonesia (HOKI) sedang membuka kesempatan kepada pewarta warga HOKI yang tertarik bergabung sebagai salah satu Tim Editor Sukarelawan.  Bila Anda tergerak untuk
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Desain Grafis Freelance 11 Jul 2016 15:53 WIB

 

 
Pena Siang 30 Aug 2016 19:41 WIB

Tiada Hari Tanpa Berita Duka 07 Aug 2016 10:07 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Fungsi Bank Garansi Sebagai Jaminan Pelaksana Tender
Oleh : Yon Sadono | 05-Nov-2008, 09:08:26 WIB

KabarIndonesia - Untuk menentukan berhasil atau tidaknya suatu pembangunan proyek bergantung kepada adanya Bank Garansi. Bank garansi merupakan unsur yang penting dalam menjamin keberhasilan pembangunan proyek, baik dalam tahap pelelangan yang dikenal dengan nama jaminan penawaran (tender bond) maupun dalam perjanjian kerja yang dikenal dengan nama jaminan pelaksanaan pekerjaan (performance bond).

Perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kedudukan dan landasan hukum Bank Garansi dalam pelaksanaan tender, fungsi Bank Garansi sebagai jaminan tender, akibat hukum dan penyelesaiannya jika terjadi wanprestasi, dan mengetahui berakhimya Bank Garansi.

Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan metode library research dengan menggunakan data sekunder, terutama bahan hukum primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan Bank Garansi atau jaminan bank merupakan suatu jaminan yang diberikan oleh bank dimana bank menjamin untuk memenuhi suatu kewajiban apabila pihak yang dijamin di kemudian hari ternyata tidak memenuhi kewajiban kepada pihak lain sebagaimana telah diperjanjikan.

Sedangkan landasan hukum Bank Garansi dalam pelaksanaan tender yaitu Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 juncto Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998. Dalam UU itu disebutkan bahwa Bank Umum memberi Jaminan Bank (Bank Garansi) dengan tanggungan yang cukup.

Landasan hukum lainnya adalah Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia tertanggal 28 Maret 1979 UPPB mengenai ketentuan-ketentuan tentang pemberian Jaminan oleh Bank dan pemberian oleh Lembaga Keuangan bukan Bank. Ada lagi Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia tertanggal 19 Maret 1984, No.233/KMK.011/1984, tentang Penunjukan Bank dan Lembaga Keuangan yang dapat menerbitkan Jaminan Bank (Bank Garansi).

Fungsi Bank Garansi sebagai jaminan pelaksanaan tender adalah untuk memperlancar hubungan kedua belah pihak, baik untuk kepentingan kontraktor maupun kepentingan pemilik proyek. Kepentingan di pihak kontraktor adalah sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi kontraktor dalam mengajukan surat penawaran dalam tender yang diikutinya.

Apabila kontraktor tidak menyerahkan tender bond (Bank Garansi dalam tahap tender), maka kontraktor tersebut tidak diperbolehkan ikut dalam tender. Akibat hukum yang timbul dengan dikeluarkannya Bank Garansi terhadap pihak ketiga baru ada apabila telah terjadi suatu tindakan wanprestasi. Untuk hal tersebut, maka pihak ketiga dapat mengajukan klaim kepada bank penerbit Bank Garansi untuk memenuhi prestasi yang telah dijamin.

Apabila terjadi wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian pemborongan, maka pihak yang menerima jaminan dari bank akan menuntut tanggung jawab kepada bank yang mengeluarkan Bank Garansi tersebut. Penyelesaiannya, jika terjadi wanprestasi, maka pihak pemilik proyek (penerima jaminan) mengajukan klaim/ tuntutan secara tertulis kepada bank disertai bukti-bukti otentik bahwa pihak kontraktor harus diajukan setelah batas waktu yang telah ditentukan atau setelah berakhir jangka waktu Bank Garansi dan selambat-lambatnya 14 hari sejak berakhirnya Bank Garansi.

Pemberian Bank Garansi dalam pelaksanaan tender akan berakhir jika perjanjian pokok berakhir; pihak yang dijamin (kontraktor) telah menyelesaikan seluruh kewajibannya sehubungan dengan maksud dikeluarkanya Bank Garansi tersebut; dan berakhimya Bank Garansi sebagaimana yang ditetapkan dalam BankGaransi yang bersangkutan.

Disarankan, Bank Garansi atau jaminan bank sebagai salah satu usaha yang dapat dilakukan oleh bank-bank untuk menunjang pelaksanaan pembangunan, terutama dalam pemborongan proyek, agar diberikan tanpa harus menyerahkan jaminan atau agunan, khususnya bagi pemborong ekonomi lemah.

Hal itu dimaksudkan agar biaya provisi/ administrasi penerbitan bank garansi dapat ditekan serendah mungkin untuk memberi kemudahan bagi golongan ekonomi lemah dalam menggunakan jasa bank garansi ini.


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gedung Tua Kota Tuaoleh : Dicky Ari Wibowo
29-Aug-2016, 01:03 WIB


 
  Gedung Tua Kota Tua Sejumlah pengunjung berjalan melewati gedung tua di kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (288//2016). Renovasi beberapa gedung tua di kawasan Kota Tua sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 

 
GIIAS Hadirkan Kemewahan Otomotif 12 Aug 2016 11:56 WIB


 
Hidup Sehat dengan Berlari 15 Aug 2016 07:34 WIB


 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 
Sungai Citarum Sakit Keras 07 Aug 2016 10:09 WIB


 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia