KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKota Pintar akan Ciptakan Peluang Besar, Bagaimana dengan Indonesia? oleh : Rohmah Sugiarti
20-Mei-2017, 05:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Sejumlah negara di dunia, menerapkan kemajuan teknologi informasi pada proses adaptasi untuk melahirkan model pendekatan pembangunan yang relatif baru yang disebut Kota Pintar (Smart City).

Kota Pintar didesain mampu meningkatkan produktivitas manusia yang tinggal di dalamnya,
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Pengamanan Objek Vital
Oleh : Iin Suwandi | 07-Aug-2009, 13:42:04 WIB

KabarIndonesia - Di dalam Keputusan Presiden (Keppres) No 63 tahun 2004, menyebutkan bahwa terhitung sejak 5 Agustus 2004, pengamanan obyek vital yang awalnya dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia dialihkan menjadi tanggung jawab Polri. Dalam Keppres tersebut, Obyek Vital Nasional diartikan sebagai kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan/atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis.

Dengan keluarnya Keppres tersebut TNI wajib menyerahkan pelaksanaan pengamanan terhadap Obyek Vital Nasional kepada pengelolanya paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak berlakunya Keputusan Presiden tersebut.

Informasi yang kami terima dari pihak terkait, TNI saat ini telah menarik semua personelnya yang bertugas di kawasan Obyek Vital Nasional, termasuk yang di PT Freeport. Tepatnya sejak Keppres tersebut dikeluarkan, secara bertahap TNI kabarnya sudah menarik pasukan dari seluruh areal Obyek Vital Nasional.

Namun demikian, setahu saya ada bunyi pasal 6 dalam Keppres tersebut yang berbunyi Pengamanan Obyek Vital Nasional yang merupakan bagian organik atau termasuk dalam lingkungan dari Tentara Nasional Indonesia dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia.

Oleh karena itu menurut saya, tidak seluruh obyek vital pengamanannya diserahkan kepada Polri, karena inti dari bunyi pasal 6 adalah Obyek Vital Nasional yang terkait dengan pertahanan tetap dalam wewenang TNI. Sehingga kami berpendapat sebaiknya PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad dan PT PAL, tetap dalam pengawasan TNI. Karena pengamanan Obyek Vital Nasional, sebenarnya masih selaras dengan tugas TNI yaitu, mengamankan negara dalam kondisi perang dan non-perang.

Mudah-mudahan dengan pengalihan tanggung jawab pengamanan beberapa obyek vital yang dulu dibawah TNI kepada Polri, tidak menjadi persoalan yang menjurus kepada perebutan lahan, tetapi dapat memfokuskan tugas pokok masing-masing Institusi. Walaupun pelaksanaannya jika Polri merasa tidak sanggup melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal, dapat meminta bantuan TNI, tentunya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babeloleh : Rohmah Sugiarti
17-Mei-2017, 12:26 WIB


 
  Gubernur Babel Yakin Ada Pemenang SIA dari Babel Gubernur Babel Erzaldi Rosman (berdiri) menyemangati peserta Bincang Inspiratif SATU Indonesia Awards 2017 didampingi Dosen Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UI Emil Salim (kedua kiri) dan Wamen Diknas RI 2010-2012 Fasli Jalal (ketiga kanan), Penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2013 Hardinisa
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia