KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiLaman HOKI: Tak Ada Gading yang Tak Retak oleh : Redaksi-kabarindonesia
28-Jan-2015, 06:45 WIB


 
 
Laman HOKI: Tak Ada Gading yang Tak Retak
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Margonda Hari Ini 29 Jan 2015 08:09 WIB

Sang Duda 29 Jan 2015 08:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Pengamanan Objek Vital
Oleh : Iin Suwandi | 07-Aug-2009, 13:42:04 WIB

KabarIndonesia - Di dalam Keputusan Presiden (Keppres) No 63 tahun 2004, menyebutkan bahwa terhitung sejak 5 Agustus 2004, pengamanan obyek vital yang awalnya dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia dialihkan menjadi tanggung jawab Polri. Dalam Keppres tersebut, Obyek Vital Nasional diartikan sebagai kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan/atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis.

Dengan keluarnya Keppres tersebut TNI wajib menyerahkan pelaksanaan pengamanan terhadap Obyek Vital Nasional kepada pengelolanya paling lama 6 (enam) bulan terhitung sejak berlakunya Keputusan Presiden tersebut.

Informasi yang kami terima dari pihak terkait, TNI saat ini telah menarik semua personelnya yang bertugas di kawasan Obyek Vital Nasional, termasuk yang di PT Freeport. Tepatnya sejak Keppres tersebut dikeluarkan, secara bertahap TNI kabarnya sudah menarik pasukan dari seluruh areal Obyek Vital Nasional.

Namun demikian, setahu saya ada bunyi pasal 6 dalam Keppres tersebut yang berbunyi Pengamanan Obyek Vital Nasional yang merupakan bagian organik atau termasuk dalam lingkungan dari Tentara Nasional Indonesia dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia.

Oleh karena itu menurut saya, tidak seluruh obyek vital pengamanannya diserahkan kepada Polri, karena inti dari bunyi pasal 6 adalah Obyek Vital Nasional yang terkait dengan pertahanan tetap dalam wewenang TNI. Sehingga kami berpendapat sebaiknya PT Dirgantara Indonesia, PT Pindad dan PT PAL, tetap dalam pengawasan TNI. Karena pengamanan Obyek Vital Nasional, sebenarnya masih selaras dengan tugas TNI yaitu, mengamankan negara dalam kondisi perang dan non-perang.

Mudah-mudahan dengan pengalihan tanggung jawab pengamanan beberapa obyek vital yang dulu dibawah TNI kepada Polri, tidak menjadi persoalan yang menjurus kepada perebutan lahan, tetapi dapat memfokuskan tugas pokok masing-masing Institusi. Walaupun pelaksanaannya jika Polri merasa tidak sanggup melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal, dapat meminta bantuan TNI, tentunya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sarana Menuju Curug Cikasooleh : Ibnu Hafidz
15-Jan-2015, 10:43 WIB


 
  Sarana Menuju Curug Cikaso Menuju Curug Cikaso Sukabumi dapat ditempuh dengan perahu atau berjalan kaki, terlihat para pengunjung menaiki perahu untuk sampai di tujuan, Januari 2015.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Awal Mulus Sang Pemuncak 27 Jan 2015 13:38 WIB

Shooter Pelita Jaya Semakin Tajam 27 Jan 2015 05:42 WIB

 

 
Makna Simbolik Hidangan Imlek 09 Jan 2015 01:03 WIB


 
 

 
 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia