KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilDr. Jakoeb Pendeta Indonesia Pertama Menyandang Gelar Man Of The Year oleh : Netherlands
12-Feb-2016, 02:03 WIB


 
 
Dr. Jakoeb Pendeta Indonesia Pertama Menyandang Gelar Man Of The Year
KabarIndonesia - Bawen - Harian Online KabarIndonesia yang berpusat di Negeri Belanda menganugerahkan gelar Man Of The Year 2015 kepada Rev Dr. Jakoeb Soelistyo, S.Th, MA. Upacara
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Kasus RJ Lino Hukum atau Politik 17 Jan 2016 02:38 WIB

 
Nelayan 02 Feb 2016 18:04 WIB

Bunga 02 Feb 2016 17:59 WIB

 
Sister City Larantuka - Fatima 26 Jan 2016 09:14 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 
 

Kepiting Sawah

 
OPINI

Kepiting Sawah
Oleh : Js Kamdhi | 23-Nov-2009, 14:50:12 WIB

KabarIndonesia - Merefleksi pemanggilan Penanggung jawab Kompas dam Koran Sindo membuat kita miris. Pertama, amburadulnya tata kerja pemanggil (apalagi alasan pemanggilan berganti-ganti).

Bayangkan, rekaman sudah menjadi milik "publik" karena telah didengar luas masyarakat dari Sabang-Merauke. Kedua, kedua teman harus menandatangi berita interviu (BI).

Dari alur pemikiran tersebut, kita dapat melihat bahwa 'misteri Betsabe" (cerita ini terjadi pada Raja Daud): kebohongan yang satu akan muncul kebohongan yang lain. Pembohong adalah orang yang sangat kreatif. Kita menyadari bangsa Indonesia, khususnya wong cilik, sangat bijaksana. Mudah mengampuni orang yang meminta maaf. Kenapa harus bertahan? Kenapa harus berpura-pura? Kenapa tidak langsung aja: Rakyat Indonesia kami bersalah!Saya sangat yakin rakyat memaafkan.

Berbeda masalahnya, ngototnya penegak hukum untuk menyeret Bibit-Chandra (untuk mengetahui 'kesalehan dan kebersihan Bibit bacalah di Media Indonesia, Minggu 22 November) ke meja hijau? Kami yang tinggal di lereng bukit pun sadar bahwa karya rekayasa tak ubahnya karya fiksi. Ditulis dengan daya imajinasi tinggi, seolah ada tetapi tidak ada. Seolah terjadi, tetapi tidak terjadi. Logis, rasional tetapi hanya ada di benak atau nalar, dan tidak pernah terjadi dalam kehidupan nyata.

Jiwa besar, dengan meminta maaf kepada rakyat lebih mulia daripada 'ngotot' karna rekayasa. Sebab, bagaimana pun, kami (rakyat di pedesaan) CAPAI. Sangat capai!

Kenapa para pemimpin tidak berpikir akan kesulitan hidup rakyat? Kenapa rakyat malah dipaksa ikut memikirkan masalah yang sebenarnya tidak ada? Kami terbiasa bergaul dengan kepiting sawah. Kepiting sawah canggih membuat lubang di pematang, selokan, sungai. Kepiting sawah lihai membobol pematang, tanggul. Sayang, kepiting sawah, kini, berada di perkantoran!

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi.kabarindonesia@gmail.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
PENOBATAN MAN OF THE YEAR 2015oleh : Kabarindonesia
12-Feb-2016, 02:30 WIB


 
  PENOBATAN MAN OF THE YEAR 2015 Rev Dr. Jakoeb Soelistyo, S.Th, MA.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 

 

 

 

 
Yuk, Kita Jadi Penulis! 29 Jan 2016 14:28 WIB


 

 
 

 

 
Confreria Reinha Rosari Larantuka 26 Jan 2016 09:33 WIB

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia