KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalKementerian Ketenagakerjaan Berikan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja tahun 2017 oleh : Rohmah Sugiarti
20-Jul-2017, 05:23 WIB


 
 
KabarIndonesia – Jakarta,  Kementerian Ketenagakerjaan (19/7) kembali memberikan penganugerahan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk tahun 2017 di Hotel Bidakara Jakarta.  Adapun penghargaan yang diberikan meliputi penghargaan kecelakaan nihil, SMK3, program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS) di tempat kerja, Pembina
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Perumpamaan 17 Jul 2017 13:12 WIB

Why Should I Go Through?. 30 Jun 2017 11:05 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kepiting Sawah

 
OPINI

Kepiting Sawah
Oleh : Js Kamdhi | 23-Nov-2009, 14:50:12 WIB

KabarIndonesia - Merefleksi pemanggilan Penanggung jawab Kompas dam Koran Sindo membuat kita miris. Pertama, amburadulnya tata kerja pemanggil (apalagi alasan pemanggilan berganti-ganti).

Bayangkan, rekaman sudah menjadi milik "publik" karena telah didengar luas masyarakat dari Sabang-Merauke. Kedua, kedua teman harus menandatangi berita interviu (BI).

Dari alur pemikiran tersebut, kita dapat melihat bahwa 'misteri Betsabe" (cerita ini terjadi pada Raja Daud): kebohongan yang satu akan muncul kebohongan yang lain. Pembohong adalah orang yang sangat kreatif. Kita menyadari bangsa Indonesia, khususnya wong cilik, sangat bijaksana. Mudah mengampuni orang yang meminta maaf. Kenapa harus bertahan? Kenapa harus berpura-pura? Kenapa tidak langsung aja: Rakyat Indonesia kami bersalah!Saya sangat yakin rakyat memaafkan.

Berbeda masalahnya, ngototnya penegak hukum untuk menyeret Bibit-Chandra (untuk mengetahui 'kesalehan dan kebersihan Bibit bacalah di Media Indonesia, Minggu 22 November) ke meja hijau? Kami yang tinggal di lereng bukit pun sadar bahwa karya rekayasa tak ubahnya karya fiksi. Ditulis dengan daya imajinasi tinggi, seolah ada tetapi tidak ada. Seolah terjadi, tetapi tidak terjadi. Logis, rasional tetapi hanya ada di benak atau nalar, dan tidak pernah terjadi dalam kehidupan nyata.

Jiwa besar, dengan meminta maaf kepada rakyat lebih mulia daripada 'ngotot' karna rekayasa. Sebab, bagaimana pun, kami (rakyat di pedesaan) CAPAI. Sangat capai!

Kenapa para pemimpin tidak berpikir akan kesulitan hidup rakyat? Kenapa rakyat malah dipaksa ikut memikirkan masalah yang sebenarnya tidak ada? Kami terbiasa bergaul dengan kepiting sawah. Kepiting sawah canggih membuat lubang di pematang, selokan, sungai. Kepiting sawah lihai membobol pematang, tanggul. Sayang, kepiting sawah, kini, berada di perkantoran!

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi.kabarindonesia@gmail.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
17 Gubernur Raih Pembina K3 Award 2017oleh : Rohmah Sugiarti
20-Jul-2017, 14:57 WIB


 
  17 Gubernur Raih Pembina K3 Award 2017 Penghargaan Pembina K3 di tingkat provinsi diberikan kepada 17 Gubernur, yakni Jawa Timur, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Bali, Lampung, Riau, Nangroe Aceh Darussalam
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Ramadhan 15 Jun 2017 05:55 WIB

 
Awas Anemia! 17 Jul 2017 13:12 WIB


 

 
Hari Media Social 2017 11 Jun 2017 04:40 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia