KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalBusa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan oleh : Dedi Sugiri
25-Jun-2016, 09:45 WIB


 
 
Busa Anti Api Temuan Korem 044/GAPO, Murah dan Efektif Padamkan Kebakaran Hutan
KabarIndonesia - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus diatasi secara cepat.  Karenanya, Korem 044/Gapo selalu melaksanakan pemantauan secara terus menerus di wilayah yang disinyalir rawan kebakaran. Dengan begitu, apabila terjadi kebakaran akan cepat diatasi.

Selain melaksanakan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Kala Senja di Tanah Gayo 24 Jun 2016 12:58 WIB

Ramdhan Kali Ini 24 Jun 2016 12:58 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 

Kepiting Sawah

 
OPINI

Kepiting Sawah
Oleh : Js Kamdhi | 23-Nov-2009, 14:50:12 WIB

KabarIndonesia - Merefleksi pemanggilan Penanggung jawab Kompas dam Koran Sindo membuat kita miris. Pertama, amburadulnya tata kerja pemanggil (apalagi alasan pemanggilan berganti-ganti).

Bayangkan, rekaman sudah menjadi milik "publik" karena telah didengar luas masyarakat dari Sabang-Merauke. Kedua, kedua teman harus menandatangi berita interviu (BI).

Dari alur pemikiran tersebut, kita dapat melihat bahwa 'misteri Betsabe" (cerita ini terjadi pada Raja Daud): kebohongan yang satu akan muncul kebohongan yang lain. Pembohong adalah orang yang sangat kreatif. Kita menyadari bangsa Indonesia, khususnya wong cilik, sangat bijaksana. Mudah mengampuni orang yang meminta maaf. Kenapa harus bertahan? Kenapa harus berpura-pura? Kenapa tidak langsung aja: Rakyat Indonesia kami bersalah!Saya sangat yakin rakyat memaafkan.

Berbeda masalahnya, ngototnya penegak hukum untuk menyeret Bibit-Chandra (untuk mengetahui 'kesalehan dan kebersihan Bibit bacalah di Media Indonesia, Minggu 22 November) ke meja hijau? Kami yang tinggal di lereng bukit pun sadar bahwa karya rekayasa tak ubahnya karya fiksi. Ditulis dengan daya imajinasi tinggi, seolah ada tetapi tidak ada. Seolah terjadi, tetapi tidak terjadi. Logis, rasional tetapi hanya ada di benak atau nalar, dan tidak pernah terjadi dalam kehidupan nyata.

Jiwa besar, dengan meminta maaf kepada rakyat lebih mulia daripada 'ngotot' karna rekayasa. Sebab, bagaimana pun, kami (rakyat di pedesaan) CAPAI. Sangat capai!

Kenapa para pemimpin tidak berpikir akan kesulitan hidup rakyat? Kenapa rakyat malah dipaksa ikut memikirkan masalah yang sebenarnya tidak ada? Kami terbiasa bergaul dengan kepiting sawah. Kepiting sawah canggih membuat lubang di pematang, selokan, sungai. Kepiting sawah lihai membobol pematang, tanggul. Sayang, kepiting sawah, kini, berada di perkantoran!

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com  
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi.kabarindonesia@gmail.com  
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 

 

 

 
Sayur untuk Hidup 13 Jun 2016 09:27 WIB


 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia