KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiMenulis di KabarIndonesia Dapat Rp 5 Juta oleh : Romi Febriyanto Saputro
01-Sep-2015, 00:34 WIB


 
 
Menulis di KabarIndonesia Dapat Rp 5 Juta
KabarIndonesia - Kekuatan media online ternyata tidak kalah dengan media cetak. Setidaknya inilah yang saya rasakan ketika pada Kamis pagi, 20 Agustus 2015. Saya menerima pesan WA dari Panitia Lomba Penulisan BMKG yang mengabarkan bahwa tulisan saya di KabarIndonesia, 6
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Sop Merah 19 Aug 2015 12:53 WIB

Renung Rembulan Tertutup Awan 10 Aug 2015 13:52 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Wow "Bigbang" Spektakuler 10 Aug 2015 13:51 WIB

 
Gaun Terbuat dari Roti? 21 Aug 2015 19:08 WIB


 

Bencana Lebih Dahsyat, Siapkah Kita?

 
OPINI

Bencana Lebih Dahsyat, Siapkah Kita?
Oleh : Berthy B Rahawarin | 27-Okt-2010, 01:20:27 WIB

KabarIndonesia - Tsunami Mentawai pukul 22.00 WIB, (25 Oktober 2010) tiba-tiba menghantar pergi korban jiwa di atas tiga ratus orang di beberapa pulau Mentawai dan beberapa pulau di sekitarnya. Di Jakarta, setelah pengumuman BMKG yang menyebutkan bahwa peringatan Tsunami telah dicabut dan disiarkan beberapa stasiun TV, kita kembali tidur terlelap.

Siang harinya, Selasa (26/10) kita terkejut bahwa ternyata tsunami melanda Pulau Mentawai dan pulau-pulau sekitarnya.


Padahal, sampah "tsunami-darat" Wasior belum sempat dirapikan. Saat tsunami Mentawai terjadi, staf khusus Presiden untuk penanganan bencana, Andi Arif, merasa kecolongan karena sedang tengah mempersiapkan mitigasi bencana di pesisir Sumatera Barat.

Kota Padang baru memperingati setahun Gempa menghancurleburkan kota Padang dan pesisir selatan-barat Sumatera (17 Juli 2009 yang dihadiri kurang lebih 43 tamu Negara. Pelbagai daerah lain, termasuk Aceh hingga Yogya, bekas bencana belum hilang sama sekali atau malah membentuk "peringatan" tentang dahsyatnya alam yang bekerja dengan hukum-hukumnya.

Tentunya saya harus setengah frustrasi menulis ketika ingat mitigasi bencana Merapi juga tengah disiapkan. Mengingatkan erupsi Gunung Merapi segera terjadi dalam waktu dekat.

Pelbagai studi dan pernyataan tentang Indonesia sebagai wilayah dengan potensi-potensi bencana darat dan laut dari yang kecil hingga yang mahadahsyat, terus diingatkan dari seluruh pelosok dunia, termasuk dari dalam negeri. Potensi bencana itu, betapa pun terkadang bercampur mitos di tengah kisah masyarakat. Pelbagai penelitian ilmiah memperkuat prakiraan dan perkiraan yang mendekati kebenaran dan kepastian bencana.

Release peta gempa Indonesia yang dilakukan 8 Juli 2010 di Bandung, melibatkan belasan ahli dari pelbagai disiplin ilmu memberikan gambaran betapa wilayah negara Indonesia menyimpan potensi-potensi bencana yang perlu diantisipasi dini.

Danny Hilman, ahli geoteknologi menegaskan akan terbukanya bencana-bencana yang lebih mengerikan karena bergesernya lempengan kulit bumi, antara lain sejak tsunami Aceh. Sebuah peta bencana bukan untuk menakut-nakutkan tapi juga untuk ditonton.


McCloskey dan Demitologisasi Bencana

Catatan tentang akan terjadinya bahaya di pesisir selatan Sumatera, beberapa bulan setelah Padang diporak-poranda gempa, diingatkan Mc Closkey dan tim ahli seismologi. Hal itu dilansir kantor berita AFP, Senin (18/1). Peringatan itu dituangkan dalam surat untuk jurnal Nature Geoscience.

Ilmuwan terkemuka John Mc Closkey, profesor di Institut Riset Sains Lingkungan Hidup di Universitas Ulster, Irlandia Utara, mengetuai tersebut dan hitungan-hitungannya menjadi acuan pakar. McCloskey terkenal sejak prediksi gempa Sumatera yang relatif akurat di tahun 2005.

Pendapat mereka, kemudian hari ikut menjadi acuan Danny Hilman tentang bahaya di pesisir Sumatera yang berasal dari penumpukan tekanan yang terus-menerus dalam dua abad terakhir di belahan parit Sunda (Sunda Trench). Salah satu zona gempa paling mengerikan di dunia yang berlangsung paralel ke pantai Sumatera bagian barat. Mc Closkey dan timnya tidak berbicara tentang waktu yang pasti, jelas memperingatkan, khususnya penduduk Kota Padang, dengan 850 ribu jiwa penduduk yang terletak di wilayah yang beresiko tersebut, agar tetap bersiaga.

“Ancaman untuk peristiwa itu adalah jelas dan kebutuhan untuk aksi mendesak sangatlah tinggi,” demikian peringatan para ahli seismologi tersebut.

Mc Closkey juga dihormati karena kebenaran peringatannya akan bencana gempa, 28 Maret 2005, dengan kekuatan 8,6 SR menerjang Pulau Simeulue dan menciptakan tsunami setinggi 3 meter.

Sumber Yahoo News, mengutip Tim Mc Closkey mengatakan, kini tim Mc Closkey mengingatkan pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah-langkah guna menyiapkan diri terhadap resiko gempa bumi berikutnya di Padang usai gempa dahsyat di Padang pada 30 September 2009. Tim Mc Closkey selanjutnya mengatakan, penting sekali bahwa pemerintah Indonesia dengan bantuan komunitas Internasional dan organisasi-organisasi non pemerintah, memastikan mereka menuntaskan upaya bantuan dan pembangunan tahan gempa usai gempa bumi tersebut dan bekerjasama dengan rakyat Padang untuk membantu mereka menyiapkan diri untuk gempa berikutnya.

Gempa dan tsunami Mentawai, kemungkinan hanya sebuah permulaan dari yang ingin dikatakan. Tim Mitigasi Bencana pesisir seperti implisit dalam pernyataan Staf-khusus Presiden Andi Arif, kecolongan "Tsunami Melawai". Kalau yang "kecil" kita kecolongan, yang lebih dahsyat, kita hanya akan mendengar berita dari luar negeri tentang seluruh peristiwa bencana di halaman negeri kita.  (*)




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Menumbuhkan Tanaman Kacang Panjang di Pennsylvania, USAoleh : Fida Abbott
31-Aug-2015, 22:34 WIB


 
  Menumbuhkan Tanaman Kacang Panjang di Pennsylvania, USA Tanaman kacang panjang ini tumbuh subur di Pennsylvania, USA. Tidak banyak terserang penyakit. Pemeliharaannya cukup dengan mengairi, pemupukan NPK 9-12-12, pemangkasan daun-daun kering dan tidak sehat, serta penyiangan. (Juli 2015)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Pisah Sambut DANREM 044/GAPO 25 Aug 2015 14:40 WIB


 

 
Pedagang Bendera Serbu Kota Tegal 13 Aug 2015 14:23 WIB

 

 

 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 
Ford "SYNC The Day" 24 Aug 2015 04:38 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia