KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Terima Kasihku Untukmu 20 Des 2014 11:39 WIB

Jiwaku Gatal 20 Des 2014 11:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 

Indonesia di Ambang Krisis Ideologi

 
OPINI

Indonesia di Ambang Krisis Ideologi
Oleh : Ahmad Sidqi | 17-Mei-2011, 03:19:26 WIB

KabarIndonesia - Babeberapa hari ini tersiar di media massa, baik di media cetak elektronik maupun di media elektronik mengenai aksi gerakan terorisme dan gerakan fundamentalisme Islam yang berbau penggulingan ideologi negara Indonesia. Hal ini perlu dikritisi kembali mengenai akar permasalahan yang utama, yaitu ketidaksadaran masyarakat mengenai pentingnya sebuah ideologi dalam sebuah kenegaraan.

Ideologi adalah sebuah ilmu gagasan mengenai cita-cita sebuah negara yang di dalamnya berdasarkan karakteristik bangsa, dan tatanan geografis wilayah. Fakta sejarah negara Indonesia berideologi Pancasila disepakati dan disahkan pada tanggal 1 Juni 1945.

Pancasila sebagai ideologi Indonesia menerangkan bagaimana sikap dan perilaku dalam tataan kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap sila dalam Pancasila memiliki keterkaitan antara yang satu dengan yang lain dan sifatnya hierarkis, yaitu menyudut pada dua hal kefilsafatannya, yaitu:

  1. Pancasila mempercayai adanya Tuhan sebagai Maha Pencipta
  2. Pancasila mengkaji manusia dan secara khusus mengkaji manusia Indonesia dan aspek-aspeknya tersebut dalam setiap silanya.
Filsafat Pancasila yang terbangun sedemikan luasnya dalam memaknai silanya,  disalahpahami oleh kalangan Islam fundamentalis sebagai ideologi kafir, karena tidak sesuai dengan sistem syariat. Golongan Islam fundamentalis menginginkan bentuk khilafah islamiyah.  Hal ini dikaitkan sejarah gerakan Negara Islam Indonesia (NII) dengan martirnya Kartosuwiryo. Pemberangusan NII berakhir pada bulan September 1962.

NII yang vakum dari gerakan, kini menunjukkan eksistensinya kini bangkit dan mengibarkan bendera melalui gerakan kaderisasi yang sangat halus dan invisible. Selama kurang lebih 49 tahun itu juga Pancasila 'tidur'. Kini dengan kebangkitan NII membuat masyarakat dan seluruh elemen pemerintahan 'kebakaran jenggot', dan mencoba membangunkan Pancasila dari 'tidur' panjangnya.

Disorientasi Pancasila

Pancasila dalam sejarahnya adalah ideologi yang bernafaskan nasionalisme. Nasionalsme yang berdasarkan pada karakteristik bangsa Indonesia. Nasionalisme yang merangkul seluruh agama, budaya, bahasa, dll. Hal ini menunjukkan bahawasannya Pancasila memberikan wadah kepada setiap golongan.

Nasionalisme yang mempersatukan seluruh golongan. Bukan merangkul pada satu golongan. Pemetaan disorientasi Pancasila terletak pada pendidikan kritis mengenai ideologi. Dalam kurun waktu 49 tahun Pancasila diremehkan dan tidak memiliki nilai keutamaan.  Jikalau kita sebagai warganegara memiliki rasa  paradigma kepancasilaan, negara Indonesia tidak akan mudah dihasut oleh masalah-masalah yang mengandung sara.

Prof. Dr. Mahfud MD mengutarakan argumentasi dalam sebuah acara Sarasehan Pancasila, yang bertema; "Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menegakkan Konstitusionalitas Indonesia" pada tanggal 2 Mei 2011 di UGM beliau mengatakan: ditinjau dari aspek UUD 1945 anutan pluralisme Pancasila, ditegaskan lebih spesifik melalui frasa-frasa seperti "mengakui", "menghormati", "menjamin", dan memberikan perlindungan terhadap keberagaman bangsa Indonesia.  Argumentasi Prof. Dr. Mahfud MD menguatkan pemahaman tentang tafsir Pancasila melalui nilai-nilai keutamaan tentang kekritisan pemahaman visi dan misi Pancasila.

Penguatan Nilai-Nilai Pancasila
        

Tafsir Pancasila perlu ditekankan mengenai nilai-nilai filosofis dari segi historis hingga konteks kekinian. Strategi penguatan nilai-nilai Pancasila dilihat dari 3 aspek terpenting. Pertama ditinjau dari aspek pendidikan ala kepancasilaan. Pendidikan kepancasilaan yang kritis yang menguatkan kostruksi ideologi tersebut. Kedua, dari aspek legitimasi konstitusi yang mana memberikan kebijakan-kebijakan filosofis mengenai kenegaraan. Ketiga, dari aspek kesadaran bersama dalam hal pembangunan negara.

Hasil yang diperoleh dari ketiga aspek tersebut tidak lain adalah terciptanya harmonisasi dan keadilan bagi masyarakat dan tegaknya negara Indonesia. Hal ini juga dijawab dalam tafsir Bhineka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetap satu jua. Perbedaan adalah suatu rahmat dari Tuhan untuk kita saling memahami, bukan untuk saling menjatuhkan.

Harmonisasi penguatan dari nilai-nilai Pancasila juga membentuk masyarakat pancasilais, yang mencintai negaranya. Jiwa patriotisme yang kental demi membentuk kerukunan warganegara. Sudah saatnya kita sebagai warganegara Indonesia mengorganisir kehendak kebersamaan dalam satu tekad yang kuat, yaitu membangun negara Indonesia agar berjaya. Tranformasi ini yang telah dikonsepkan oleh founding father kita dalam mendirikan negara. Semoga kita menjadi bangsa yang sadar akan pentingnya ideologi negara. (*)
           
 
Ahmad Sidqi,
Alumni Fakultas Filsafat UGM. Mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DPC Yogyakarta




Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:

www.kabarindonesia.com


 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 
Shalat Dhuha vs Rezeki Lancar 20 Des 2014 11:38 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia