KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Serba SerbiTradisi Lisan Masih Mendominasi Budaya Baca Bangsa oleh : Susi Susilowati
26-Nov-2014, 17:44 WIB


 
 
Tradisi Lisan Masih Mendominasi Budaya Baca Bangsa
KabarIndonesia - Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku, kita bisa mengetahui apa saja tentang dunia. Membaca merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat karena dengan membaca, kita bisa menambah pengetahuan yang sedang berkembang, menambah informasi dan meningkatkan kecerdasan. Kegiatan membaca
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 
Pelaku Judi Dadu Gurak Diamankan 17 Nov 2014 14:58 WIB

 
Kepiawaian Jemari Pencari Nafkah 21 Nov 2014 11:04 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Ibu, Kasihmu Tiada Dua 25 Nov 2014 10:37 WIB


 
 
OPINI

Pembangunan Kembali Karakter Pemuda
Oleh : Indra Kurniawan | 25-Okt-2012, 23:42:37 WIB

KabarIndonesia - Indonesia sesungguhnya memiliki modal besar untuk menjadi sebuah bangsa yang maju, adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat. Hal itu didukung oleh sejumlah fakta positif yang dimiliki bangsa ini yakni posisi geopolitik yang sangat strategis, kekayaan alam dan keanekaragaman hayati, jumlah penduduk yang besar, dan kemajemukan sosial-budaya. Namun modal dasar dan potensi yang besar itu tidak dikelola dengan optimal dan sering disia-siakan sehingga bangsa ini kehilangan banyak momentum untuk maju dengan cepat, sekaligus menimbulkan masalah yang kompleks. 

Di antara masalah yang menghambat dan menjadi faktor krusial dalam kehidupan bangsa ini ialah lemahnya karakter bangsa. Dalam kehidupan bangsa Indonesia dijumpai kecenderungan mentalitas yang tidak sejalan dengan etos kemajuan dan keunggulan peradaban seperti sifat malas, meremehkan mutu, suka menerabas (jalan pintas), tidak percaya pada diri sendiri, tidak berdisiplin murni, suka mengabaikan tanggungjawab, berjiwa feodal, suka pada hal-hal beraroma mistik, mudah meniru gaya hidup luar tanpa seleksi, bergaya hidup mewah, dan lain-lain.
Kendati kecenderungan mentalitas tersebut tidak bersifat menyeluruh tetapi manakala dibiarkan maka tidak mustahil akan menjadi penyakit mentalitas secara keseluruhan di tubuh bangsa ini.

Karena itu kita memandang dan menuntut langkah pemecahan bahwa dalam memasuki dinamika kehidupan bangsa di tengah pergulatan dunia yang sarat tantangan diperlukan revitalisasi karakter bangsa ke arah pembentukan manusia Indonesia yang berkarakter unggul.

Pendidikan Nasional harus menempatkan pendidikan karakter sebagai bagian penting dan strategis, bukan hanya menekankan pada sopan santun, tetapi pendidikan karakter dalam aspek yang luas dan progresif. Bahwa manusia yang berkarakter unggulan dicirikan oleh kapasitas mental yang membedakan dari orang lain seperti keterpercayaan, ketulusan, kejujuran, keberanian, ketegasan, ketegaran, kuat dalam memegang prinsip, dan sifat-sifat khusus lainnya yang melekat dalam dirinya.

Rasanya sangat lucu jika dalam rangka membentuk manusia Indonesia yang berkarakter unggul, kita menyampingkan keberadaan pemuda di dalamnya. Kaum tua baik yang sedang menjalani amanah bangsa maupun yang sekadar berharap kepada kaum muda, tentu akan mengakhiri masanya. Bangsa ini jangan dibiarkan berakhir hanya karena kaum tua berakhir masa pengabdiannya. Sungguh berbahaya jika pemuda sekarang hanya menunggu peralihan tugas dari kaum tua tanpa membekali diri dengan kualitas mumpuni.

Oleh sebab itu, diperlukan adanya pembekalan sedini mungkin bagi para pemuda harapan bangsa mendatang. Tidak berlebihan bila dikatakan “Jika kita ingin mengetahui bangsa ini sepuluh atau tiga puluh tahun yang akan datang, maka lihatlah pemuda kita sekarang.” Kalau memang demikian adanya, apakah karakter kaum tua saat ini buah dari pendidikan karakter mereka sewaktu muda sepuluh atau empat puluh tahun yang lalu? Coba kita inventarisir apa saja penyakit mereka yang saat ini mengemban amanah rakyat. Korup, tidak amanah, oportunis, tunduk pada tekanan asing, dan masih banyak lagi tentunya penyakit mental yang dimiliki mereka. Sejenak kita renungkan apakah mereka mengidap itu semua sewaktu muda? 

Memang dalam kenyataannya, proses menuju bangsa yang dewasa selalu diwarnai beragam dinamika. Begitu juga dengan perjalanan anak bangsa yang menyertainya. Bisa jadi kaum tua yang sedang asik mengeruk uang negara, mengkhianati amanat rakyat demi kepentingan pibadi dan asing, ketika muda justru lebih idealis dari pemuda sekarang. Toh, tidak ada rekaman untuk menggambarkan kehidupan mereka masing-masing sewaktu muda. 

Terlepas dari hal itu, hemat penulis, tanpa pondasi karakter yang kuat semua bisa saja berubah dari sesuatu yang baik atau bahkan lebih buruk. Pemuda masa lalu mungkin begitu ideal menempa diri namun karena pondasi karakternya tidak terlalu kuat atau kurang unggul sehingga membuat mereka menggadaikan idealisme-nya ketika tua. 

Senada dengan yang telah disebutkan di awal, bahwa pemuda yang berkarakter unggul dicirikan oleh kapasitas mental yang membedakan dari orang lain seperti keterpercayaan, ketulusan, kejujuran, keberanian, ketegasan, ketegaran, kuat dalam memegang prinsip, dan sifat-sifat khusus lainnya yang melekat dalam dirinya.

Lantas, bagaimana karakter para pemuda masa kini? Kira-kira akan seperti apa bangsa Indonesia sepuluh atau tiga puluh tahun mendatang? Akankah terwujud Indonesia sebagai sebuah bangsa yang maju, adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat? 

Wahai pemuda Indonesia di mana saja berada. Mari kita jadikan peringatan Sumpah Pemuda tahun ini sebagai momentum refleksi, pembangunan kembali karakter, kebangkitan serta persiapan untuk bersumpah, terus menjayakan bangsa dan negara Indonesia. (*)


*Penulis adalah peraih Beasiswa Unggulan P3SWOT Kemendikbud RI, tinggal di Moskow, Rusia.



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Crowne Plaza Semarangoleh : Kabarindonesia
20-Nov-2014, 19:12 WIB


 
  Crowne Plaza Semarang Crowne Plaza adalah sebuah hotel Internasional terbaru di Semarang. Hotel ini merupakan bagian dari Grup Hotel InterContinental, sebuah hotel baru yang dinamik dan terdapat di hampir 60 Negara di dunia.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 
PDAM Harus Benahi Pelayanan 26 Nov 2014 15:03 WIB


 
1795 RTS Pulpis Terima Dana PSKS 26 Nov 2014 15:05 WIB


 
Thailand Permalukan Singapura 2-1 24 Nov 2014 11:17 WIB

 
Dian Ediono, Pemimpin Masa Depan 07 Nov 2014 01:42 WIB


 
Menghargai, Pentingkah ? 26 Nov 2014 18:01 WIB

Menyontek “Membudayakah”? 26 Nov 2014 18:00 WIB

 

 
Tawas Ampuh Hilangkan Bau Badan 26 Nov 2014 17:31 WIB

Putri Tidur Dalam Realita 25 Nov 2014 10:38 WIB

 
Endemik Pulau Sumatra 26 Nov 2014 17:34 WIB

Pejuang Cilik 25 Nov 2014 19:26 WIB

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia