KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi oleh : Wahyu Ari Wicaksono
18-Des-2014, 08:24 WIB


 
 
Rupiah Terpuruk, SBY Optimis Jokowi Mampu Temukan Solusi
KabarIndonesia - "Saya tetap mengikuti perkembangan situasi di tanah air, termasuk terjadinya gejolak ekonomi akibat jatuhnya nilai rupiah akhir-akhir ini. Saya juga mencermati perbincangan masyarakat terhadap persoalan ekonomi terkini, termasuk sejumlah pernyaatan pihak pemerintah.Memang yang paling mudah adalah mencari "kambing
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Terima Kasihku Untukmu 20 Des 2014 11:39 WIB

Jiwaku Gatal 20 Des 2014 11:32 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Wanita Paling Berharga 18 Des 2014 19:54 WIB


 
 
OPINI

Kurikulum 2013, Dukamu atau Gembiramu
Oleh : Istiningsih | 06-Feb-2013, 00:19:06 WIB

KabarIndonesia - Beberapa bulan lagi tepatnya pada tahun ajaran 2013/2014 pemerintah melalui kementrian pendidikan nasional akan menerapkan kurikulum baru dengan tujuan seperti yang diungkapkan Muhammad Nuh (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) adalah untuk menciptakan anak didik yang kompeten dan bisa dipertanggungjawabkan (29/11/2012).

Penerapan kurikulum baru ini masih mendapat respons negatif dari masyarakat terutama masyarakat pendidik dengan berbagai argumennya. Respons negatif masyarakat terhadap penerapan kurikulum baru ini sangat wajar karena melihat dari pengalaman-pengalaman yang lalu.  Penerapan kurikulum di Indonesia terkesan sudah tidak wajar lagi, tergesa-gesa dan bahkan persepsi masyarakat yang berkembang saat ini adalah ganti menteri ganti kurikulum.

Kalau memang tujuannya baik, maka pemerintah harus dapat membuktikan itu semua pada masyarakat karena yang diubah bukan seperti mengonversi minyak ke gas tetapi membentuk manusia yang kalau salah cetak maka akan berdampak sepanjang zaman.


Substansi Kurikulum 2013

Beberapa hal yang menjadi substansi kurikulum tersebut menyangkut standar isi, standar proses dan standar penilaian. Dalam kurikulum 2013 mata pelajaran di tingkat SD bersifat tematik-integratif. Misalnya dalam satu tema mendiskripsikan tentang air, maka dalam materi pelajaran air tersebut ada mata pelajaran bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan alam dan mata pelajaran lain. Sementara di tingkat SMA penjurusan sosial dan pengetahuan alam diganti mata pelajaran pilihan. Siswa diberi ruang untuk memilih mata pelajaran yang disenangi. Sehingga tidak ada penjurusan IPA dan IPS. Dalam hal penilaian, guru dituntut tidak terfokus hanya pada penilaian kognitif tapi juga sikap dan keterampilan melalui observasi dan portofolio.

Akibat perubahan penilaian ini jika akan dilakukan maka akan menambah waktu jam belajar bagi siswa. Prinsip kurikulum ini dalam hal jam pelajaran akan ditambah, dan beberapa mata pelajaran akan dikurangi. Hal ini memang sudah banyak dilakukan di beberapa negara. Mereka menambah jam pelajaran dan mengurangi mata pelajaran, sehingga pendalaman dan waktu untuk mengeksplorasi kompetensi dasar pelajaran lebih mendalam.

Kurikulum yang diubah itu bukan mengganti semuanya, tetapi lebih pada penyempurnaan pada bagian-bagian tertentu. Seperti Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang dilaksanakan tahun 2004, yang kemudian diganti dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada 2006, dan selanjutnya diubah menjadi Kurikulum 2013.

Kalau dicermati ketiganya, sangat banyak persamaannya, terutama tekanannya pada penguasaan kompetensi dan pengaktifan siswa semaksimal mungkin dalam belajar. Masalah bagi guru dari pihak dunia pendidikan, khususnya guru dan peserta didik janganlah menjadi sebuah objek dari sebuah implementasi kurikulum. Kesiapan guru dalam setiap sebuah revisi kurikulum sangat diperlukan. Peningkatan kompetensi dan kualifikasi pendidikan guru sangat diperlukan untuk menyambut setiap kebijakan yang ada. Kreatifitas dan inovasi guru dalam setiap kegiatan pembelajaran dengan mengacu pada pedoman kurikulum saat itu harus segera di tingkatkan. Perubahan jaman dan kebutuhan belajar peserta didik dari waktu ke waktu terus berbeda dan guru diharapkan dapat meningkatkan kualitas dirinya agar tidak terlindas oleh jaman, dan peserta didik bukan lagi menjadi kelinci percobaan dari setiap implementasi kurikulum.

Entah apa pun nama dan misi dari sebuah kurikulum, harus dicermati lebih mendalam tentang latar belakang dan tujuannya. Sigap dan cermat akan lebih baik daripada mengeluh sepanjang waktu dan akhirnya menghambat sebuah program yang seharusnya dilaksanakan. Derita atau gembira tergantung dari mindset yang dibentuk oleh diri sendiri. Percaya dan yakin bahwa apa pun itu, kebijakan pendidikan yang disodorkan oleh pemerintah, tapi itulah yang dianggap terbaik saat itu.
Jika menurut sebagian praktisi pendidikan itu tidak baik, maka jadikanlah menjadi baik melalui kreatifitas dan inovasi yang dibentuk sendiri tanpa meninggalkan acuan kurikulum saat ini.(*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com// 
 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Profesi Pembersih Ayam Potongoleh : Jumari Haryadi
11-Des-2014, 12:16 WIB


 
  Profesi Pembersih Ayam Potong Beragam jenis pekerjaan tersedia di sekitar kita, asal kita mau dan tidak malu melakukannya. Salah satu pekerjaan itu adalah menjadi pembersih ayam potong broiler. Tampak beberapa ibu yang tinggal di sekitar kandang ayam Cikeuting Farm Bekasi milik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
Semakin Putih Semakin Sibuk 17 Des 2014 19:12 WIB

Satu Aktor Dua Peran 08 Des 2014 18:44 WIB

 
Budaya Menyontek Mendarah Daging 16 Des 2014 19:19 WIB

Antri Demi Kemajuan Bangsa 16 Des 2014 18:00 WIB

 

 
Menghilangkan Stres dengan Musik 15 Des 2014 12:26 WIB

 

 
Etika Social Media 16 Des 2014 19:24 WIB


 
Shalat Dhuha vs Rezeki Lancar 20 Des 2014 11:38 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia