KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupGunakan Rantang sebagai Pembungkus Makanan oleh : Irma Susilawati Dana
03-Sep-2010, 01:33 WIB


 
 
Gunakan Rantang sebagai Pembungkus Makanan
KabarIndonesia - Kampanye lingkungan, sudahkan berdampak positif pada perubahan gaya hidup? Pertanyaan itu ditujukan untuk kita, khususnya masyarakat yang tinggal di kota besar, seperti Jakarta.

Armely Meiviana, mewakili Green Life-style, sebuah komunitas atau tepatnya mailing list yang anggotanya kerap
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Tim Pencari Fakta Insiden Biau 02 Sep 2010 02:14 WIB

Polda Kepri Bekuk Jambret 29 Aug 2010 21:06 WIB

 
Seleramu yang Puitis 01 Sep 2010 00:37 WIB

Pekarangan Tubuh 30 Aug 2010 02:19 WIB

 
Floriade, Festival Bunga 20 Aug 2010 12:47 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Meneguhkan KeIndonesiaan Kita 29 Aug 2010 21:03 WIB

Purnama Theatre, Nasibmu Kini 19 Aug 2010 04:04 WIB

 

Aku Orang Indonesia

 
OPINI

Aku Orang Indonesia
Oleh : Henny Listyowati | 11-Jun-2009, 18:38:54 WIB

KabarIndonesia - Masihkah saya bangga menjadi warga negara Indonesia? Pertanyaan itu mengganggu pikiran saya selama 3 bulan terakhir ini. Tidak, bukan itu ternyata yang mengganggu. Rasa sedih dan prihatin yang mendera hati sehingga timbul pertanyaan itu.

Sedih karena apa? Tidakkah kita sedih mendengar kabar bahwa setiap 2 tahun kita kehilangan 2 bahasa suku, maksud saya ada 2 bahasa suku bangsa yang punah? Tidakkah kita sedih mendengar kabar bahwa beberapa naskah kuno peninggalan kerajaan Melayu Tua berhasil dibeli, sekali lagi dibeli oleh negara tetangga kita yang terhormat Malaysia, sebagai bahan legitimasi bahwa Malaysia is The Truly Asia.

Tidakkah kita sedih melihat sedikit demi sedikit tarian-tarian indah Melayu, Jawa, dan Bali lebih dikuasai oleh warga negara lain dibandingkan warga negara Indonesia sendiri? Saya bukanlah orang yang anti modernisasi atau globalisasi, tidak, saya justru mendukung hal itu karena memang perubahan dan perkembangan adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari. Tetapi seiring dengan perubahan dan perkembangan itu ada sesuatu yang hilang sedikit demi sedikit, dan kita tidak menyadarinya.

Apa itu? Karakter, jati diri, identitas kita sebagai warga bangsa yang bernama Indonesia yang dibangun oleh (bukan diatas) keragaman budaya, keragaman bahasa, keragaman hasil budaya lainnya. Itu yang terkikis sedikit demi sedikit. Dalam tulisan terdahulu saya mengatakan bahwa budaya adalah akar bangsa ini. Indonesia dibangun oleh budaya-budaya agung yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote.

Modernisasi dan globalisasi jangan membuat kita menjadi gagap terhadap diri kita sendiri, satu contoh yang saya maksud dengan gagap disini; suatu hari saya bertemu dengan teman semasa SMA setelah ngobrol sana sini bernostalgia entah darimana akhirnya pembicaraan mengalir ke arah buku, teman saya ini sedang memburu novel berseri yang bercerita tentang kehidupan cinta bangsa vampire dan bangsa manusia (ya...tentu kita sudah tahu semua novel yang sedang digandrungi hampir semua warga dunia yang kemudian novel ini diangkat menjadi sebuah film layar lebar)

Teman saya dengan antusias bagaimana dia terobsesi dengan tokoh-tokoh dalam cerita itu, dasar saya jahil, ditengah-tengah cerita saya bertanya pernah dengar atau baca novel karya Mas Langit Kresna, sejenak dia terdiam...pertanyaan saya lanjutkan (wong saya masih jahil mode on) oke deh, pernah baca novel triloginya almarhum Romo Mangun, lagi-lagi dia terdiam...(jahil mode off) sekarang giliran saya yang tersenyum (hati saya menangis) kemudian memintanya melanjutkan cerita.

Contoh tersebut kalau boleh saya katakan itulah bagian yang tanpa kita sadari sedikit demi sedikit terkikis. Kesadaran inilah yang kita butuhkan, kesadaran bahwa seiring dengan modernisasi dan globalisasi ada sesuatu yang akan hilang jika kita tidak segera sadar dan memperbaikinya. Bagaimana caranya? Gak usah muluk-muluklah, mulailah dari diri kita sendiri. Akar budaya saya adalah Jawa tepatnya Yogyakarta, kami sekeluarga (kedua orangtua, dan adik-adik) sedang melakukan pembelajaran pada keponakan saya (sampai saat ini masih satu-satunya) tentang budaya Jawa dan budaya Indonesia.

Koleksi buku cerita atau cakram digital (cd) kami lengkapi dengan cerita-cerita lokal semacam Ciung Wanara, Cindelaras, Batu Menangis, Banyuwangi, dan semacamnya. Tujuannya adalah selain dia mengenal tokoh Putih Salju atau Cinderela, dia juga akrab dengan tokoh dalam cerita rakyat. Kami sekeluarga bercita-cita kelak ketika dia dewasa, dengan bangga dia mengatakan saya orang Indonesia. (*)

Sumber gambar: Google

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pengungsi Terancam ISPA dan Diareoleh : Andi Cristop
31-Aug-2010, 23:11 WIB


 
  Pengungsi Terancam ISPA dan Diare Hari kelima (31/8) pasca pengungsian akibat adanya letusan Gunung Sinabung, keadaan 1.500 pengungsi di pos penampungan Jambur Taras, Berastagi mulai terganggu masalah kesehatannya. Tim medis yang bertugas mengatakan bahwa penyakit ISPA dan diare mulai menyerang para pengungsi. (*)
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
DFO Bermasalah dan Feng Shui 17 Aug 2010 23:37 WIB

Penganggur Usia Muda Meningkat 17 Aug 2010 13:45 WIB

 
Bantuan untuk 39 Atlet Siak 02 Sep 2010 14:37 WIB

Liga Inggris: Aroma Laga Terendus 29 Aug 2010 21:13 WIB

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 

 

 
Arah Perjuangan Baru JOTHI 20 Aug 2010 04:16 WIB

 
Eloknya Si Plirik van Java 31 Aug 2010 13:49 WIB

Perketat Pengawasan Tambang 27 Aug 2010 13:52 WIB

 
Sarana Komunikasi Tersendat 28 Aug 2010 02:10 WIB

Situs Porno Resmi Diblokir 19 Aug 2010 03:17 WIB

 
IIP Santuni Anak Yatim Piatu 25 Aug 2010 12:53 WIB


 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia