KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiProgram-Program PMOH untuk Top Reporter HOKI, Pegawai Negeri, dan Swasta oleh : Redaksi-kabarindonesia
11-Feb-2018, 16:42 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ikuti Program Istimewa bagi yang pernah menjadi Top Reporter HOKI kapan pun Anda terpilih dan berhasrat memperdalam ilmu menulis dan tertarik mengikuti Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH).

Program Instansi pun diberikan kepada Instansi Pemerintah atau Swasta yang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Lucunya Negeri Ini 21 Feb 2018 04:39 WIB

Keindahan Khatulistiwa 12 Feb 2018 16:21 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Hapus Tatto Gratis 27 Jan 2018 12:27 WIB

 
 
OPINI

Aneh, Panglima TNI Gagal Hadiri Undangan Pangab USA
Oleh : Iin Suwandi | 23-Okt-2017, 06:18:38 WIB

KabarIndonesia - Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan istri beserta delegasi gagal berangkat ke Amerika Serikat lantaran diberitahukan oleh Maskapai Penerbangan Emirates. Dengan adanya kasus tersebut telah memunculkan reaksi yang cukup beragam dari kalangan warga negeri ini. Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyebut penolakan terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo oleh otoritas imigrasi Amerika Serikat patut dipertanyakan. Pasalnya, kunjungan Gatot atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata Negeri Paman Sam.

Dengan adanya kasus ini jelas merupakan permasalahan yang sangat serius dan harus ditanggapi secara tepat oleh pemerintah Amerika Serikat sebab bila tidak maka akan berakibat pada hubungan Indonesia-AS. Bagimana mungkin seorang Panglima diundang oleh Panglima AS lalu kemudian ditolak. Penolakannya juga dengan pemberitahuannya dengan ecek-ecek dan tidak diberikan melalui saluran resmi. Melainkan melalui pemberitahuan maskapai yang akan dinaiki oleh Panglima TNI.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa TNI sudah memberikan penjelasan melalui Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto di kantor Panglima TNI, di Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (22/10). Kapuspen menjelaskan panglima kecewa atas sikap AS, karena awalnya Panglima TNI diundang Pangab Amerika Serikat Jenderal Joseph F. Dunford Jr untuk menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization (VEOs) pada 23 dan 24 Oktober 2017. Menurutnya, panglima menerima undangan sebagai sahabat juga junior dari Dunford.
Ketika akan melakukan check in pada Sabtu, (21/10), maskapai Emirates menolak karena dilarang oleh keimigrasian Amerika Serikat. "Panglima siap berangkat dengan Maskapai Emirates 17.50 WIB. Namun beberapa saat, ada pemberitahuan bahwa Panglima dan istri tidak boleh memasuki wilayah AS oleh US Custom and Border Protection," jelas Wuryanto. Padahal, saat mengurus visa dan administrasi tidak ada masalah sama sekali. 
Oleh karenanya pemerintah AS jangan memancing rakyat Indonesia untuk bertindak tegas. Kasus ini sangat ajaib, Bagaimana mungkin pejabat AS yang mengundang lalu membatalkan secara sepihak. Itupun dengan alasan yang masih susah dicerna oleh akal sehat. Apakah ini ada hubungannya dengan kasus komunis dan alutsista? Yang jelas perlakuan semacam ini sudah melukai dan menampar bangsa Indonesia. Maka jangan salahkan pemerintah jika melakukan pengusiran atau persona non grata terjadap diplomat AS yang ada di Indonesia. Nah lho....  (*) 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEKoleh : Rohmah Sugiarti
12-Feb-2018, 22:21 WIB


 
  Astra International Investasi USD150 Juta di GO-JEK Menteri Komunikasi & Informasi RI Rudiantara (kedua kiri) bersama Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto (kedua kanan), Chief Executive Officer & Founder Go-Jek Nadiem Makarim (kiri) dan President & Co-Founder Go-Jek Andre Soelistyo berswafoto bersama seusai konferensi pers
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 
 

 

 

 

 

 
Walk to Museum Bahari Yogyakarta 12 Feb 2018 16:23 WIB

 

 

 

 
Nasehat Mengelola Amarah 04 Feb 2018 11:15 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia