KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPemerintah Harus Bersatu Demi Pulihkan Wilayah Terkena Bencana oleh : Rohmah S
17-Okt-2018, 15:20 WIB


 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat rawan terhadap berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan lainnya. Hal ini karena secara geografis Indonesia berada di kelilingi "cincin api (ring of fire)" sehingga potensi terjadi
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

Tentang Dia 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Deklarasi Garda Relawan Jokowi 13 Sep 2018 12:43 WIB

 

Antara Peradaban Barat dan Timur

 
OPINI

Antara Peradaban Barat dan Timur
Oleh : Ricki Maldini | 22-Mei-2018, 13:51:33 WIB

KabarIndonesia - "Jika ada suatu wilayah yang menjadi pelopornya dunia modern saat ini tidak lain sumbangan nya ada di genggaman Barat dan Timur, karena keduanya menuliskan riwayat !".

Sudah menjadi hukum alam yang berlaku di dunia ini yakni kelahiran (ide), perkembangan, dan perubahan secara evolusi maupun revolusi niscaya terjadi, hukum-hukum ini dipelajari dalam ilmu sejarah. Pertanyaannya, bagaimana kemudian dunia berubah sedemikian rupa?.  Apakah itu adalah alamiah atau ada peran dari manusia itu sendiri ? Tentu jawaban nya adalah peran kita, semua setuju hal tersebut, lalu pertanyaan pembuka yang terakhir peran apa kemudian yang bisa merubah dunia sedemikian rupa?  Jawabannya adalah, tulisan, riwayat, babad, atau sejarah (yang diabadikan/ditintakan).

Lalu dari mana asal tulisan-tulisan tersebut ? Timur dan Barat adalah jawabannya, kedua wilayah di dunia yang mengisi peradaban dengan kecemerlangan religious, intelektual, dan kebudayaan.

Kemudian mari kita bedah apa itu Timur dan Barat:
1. Timur : Diidentifikasikan sebagai wilayah Asia.
2.  Barat : Diidentifikasikan dengan wilayah Eropa Barat dan Amerika Utara.

Kemudian setelah kita bedah perbedaan antara kedua wilayah tersebut, kita akan bahas sumbangan dari kedua wilayah tersebut, Apa saja itu? Pernahkah kita berfikir bahwa Agama-agama yang ada di dunia ini terlahir di wilayah Asia ? Sebut saja: Islam (Arab Saudi) Buddha, Hindu (India), Kristen, Yahudi ( Israel, Palestina, Yerusalem ), Shinto (Jepang ), dan masih banyak lagi kepercayaan-kepercayaan yang hakikatnya adalah pengakuan terhadap kekuatan diluar diri manusia dalam bentuk dewa-dewa, roh nenek moyang, ataupun persembahan kepada benda-benda atau alam.

Asia atau Timur adalah wilayah dengan karakteristik kefilsafatan (pandangan hidup ) pengakuan terhadap kekuatan yang ada di luar diri manusia. Orang-orang timur mempunyai karakteristik dengan penekanan utama lebih diberikan kepada karya intuisi dan perasaan (mempertemukan akal budi dengan intuisi, inteligensia dengan perasaan), juga penekanan lebih pada hidup batiniah, spiritual dan mistis.

Atas dasar ini tujuan belajar bagi orang Timur adalah lebih untuk mencapai kebijaksanaan dan kebaikan hidup (harmoni dengan kosmos) dari pada penyebaran pengetahuan dan informasi sebagai akibat penekanan pada akal budi dan karya intelek sebagaimana dunia Barat.

Jelas disini kita bisa menekankan bahwa nilai kebaikan hidup yang berasal dari Ketuhanan adalah sumbangan Tuhan yang diberikan kepada orang-orang Asia agar menyebarkannya ke belahan dunia manapun secara keseluruhan, sekaligus pelopor dari peradaban anti penindasan, pembunuhan, dan segala keburukan.

Dan kita sebagai orang Timur harus merefleksikan hakikat sejarah tersebut dalam bentuk pemahaman dan tindakan, bukan pemaksaan karena Agama kembali lagi adalah kedamaian, perbedaan adalah hakikat, jadi binalah perbedaan itu dengan saling menghormati dan memancarkan nilai ke-Agama-annya masing-masing.

Pernahkan sejenak kita memikirkan dari mana kemoderenan dunia hari ini ?. IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi ) yang mutakhir adalah bentuk dari kelahirannya di dunia Barat dari rahim empirisme dan rasionalisme, perdebatan, dialog, dialektika, sehingga bersintesa semakin tinggi dan semakin tinggi dan tak akan pernah ada akhir jika pikiran itu tidak dibatasi.

Di dunia Barat penekanan hanya pada akal budi yang menjadi dasar atas penguasaan alam dunia melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, kapitalisme, penemuan-penemuan dunia baru dan imperialism. Di dunia Barat, pengetahuan dan informasi sangat mendapat perhatian dan penyebaran nya pun mendapat tempat utama.

Barat mendapatkan tingkat budaya intelektual nya melalui kaki peradaban yunani yang tertulis di manuskrip-manuskrip kuno dan menekankan pada logos. Jadi kita telah melihat bagaimana sumbangan dunia Barat dan Timur memainkan peranan nya di altar waktu peradaban Dunia besar kita ini, yang menyebarkan nya ke pelosok-pelosok dunia. Itulah, hakikat antara Barat dan Timur.

Kemudian jika kita melihat dunia hari ini sepertia apa, kita bisa menggambarkan nya seperti air teh yang diberikan sedikit gula, tentunya ia menyatu dan memberikan sebuah rasa, maksudnya dunia hari ini tidaklah pakem seperti apa yang telah dituliskan dalam artikel ini, artikel ini mengacu kepada dasar dari mana sebuah wilayah menganut sebuah pandangan hidup.

Namun kita melihat dunia hari ini telah berkontradiksi, berdialektis, bercampur menjadikan nya tingkat-tingkat peradaban yang lebih tinggi misalnya : Orang Indonesia tidak digambarkan seperti orang-orang Asia/Timur pada awal mulanya, bersifat harmonis, ketuhanan, dan hidup berdampingan dengan alam, namun sekarang alam dijadikan sebuah kebutuhan dan komoditas untuk menopang dunia modern, berfikir logis, mempelajari ilmu pengetahuan.

Intinya kedua peradaban tersebut sekarang ini sudah saling mengisi dan itu tidak akan pernah lepas dari pernah ada nya penjajahan dunia Barat atas Dunia Timur di masa yang lalu. Konsekuensinya globalisasi adalah ide tunggal yang memancar, semoga itu bukanlah keserakahan jenis baru yang dibuat Barat atas Timur, tetapi suatu terjemahan ide atas kejadian masa lampau yang tragis atas dunia yang lebih baik di masa mendatang.Sumber bacaan: Kebung Konrad. Filsafat Berfikir Orang Timur. Jakarta. PT. Prestasi Pustakaraya. 2011.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasioleh : Djuneidi Saripurnawan
28-Aug-2018, 06:07 WIB


 
  BPBD Papua Belajar Analisis dan Pengembangan Organisasi TATTs Program: Analisis dan Pengembangan Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Selamat HUT TNI Ke-73 13 Okt 2018 19:46 WIB

 

 

 

 

 
Sang Perancang Mode Batik 14 Apr 2018 18:54 WIB


 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia