KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilLita Tamzil Ingin Berbagi dengan Ilmu Gaul oleh : Redaksi-kabarindonesia
09-Feb-2010, 05:53 WIB


 
 
Lita Tamzil Ingin Berbagi dengan Ilmu Gaul
KabarIndonesia - Nama Lita Tamzil semakin banyak dibicarakan setelah buku pertamanya "Belajar Gaul, Jadi Manusia Unggul" terbit. Buku setebal 218 halaman yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama ini, merupakan bukti kesuksesan Lita Tamzil, yang atas prakarsa suaminya, Paulus Tamzil,
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Best Jobs from Kawanku Magazine 07 Feb 2010 15:30 WIB


 

 
LOMBA PUISI: Jelas Sudah 09 Feb 2010 13:48 WIB

 
1500 Orang Preman Ancam Pendemo 06 Feb 2010 19:39 WIB



 
BERITA LAINNYA
 

 

Awas, Komunis Masih Ada! | HOKI | Harian Online KabarIndonesia
 

Awas, Komunis Masih Ada!

 
OPINI

Awas, Komunis Masih Ada!
Oleh : Aulia Asep Ralla | 04-Feb-2009, 00:43:15 WIB

KabarIndonesia - Atas kekejaman PKI, maka pemerintah mengeluarkan Tap MPRS Nomor 25 tahun 1966 tentang larangan ajaran komunis beredar di Indonesia, namun kenyataannya sampai saat ini Tap MPRS tersebut tidak diindahkan oleh mereka. Buktinya, di bulan September itu selalu ada isu tentang kebangkitan kembali PKI, seperti terjadi penangkapan oleh aparat keamanan terhadap warga yang menjual kaos berlambang PKI, yaitu palu arit di Bogor, penyiksaan terhadap mahasiswa Trisakti oleh sekelompok orang yang menggunakan atribut PKI, dan laporan dari keluarga mantan Presiden Soekarno atas terbitnya buku Soekarno File karangan ilmuwan Belanda Antonie CD Dake terbitan PT. Aksara Kurnia yang dianggap oleh keluarga Soekarno sebagai pemutarbalikan fakta sejarah yang dapat mencemarkan nama baik Soekarno.

Dalam upaya perjuangan jangka panjangnya, PKI telah berusaha menghapuskan keterlibatannya dalam peristiwa pengkhianatan dan pemberontakan pada tahun 1965 di daerah-daerah. Operasi kebohongan-kebohongan telah dimulai sejak perencanaan konsep G.30.S oleh polit biro CC PKI. Apalagi gerakan ini gagal, maka PKI sebagai partai tidak terlibat atau cuci tangan, dan pada saat yang tepat akan balik menuduh, bahwa peristiwa berdarah itu terjadi sebagai akibat dari persoalan yang terjadi di dalam tubuh TNI-AD.
 
Hal ini sekarang mereka buktikan dengan membentuk Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965-1966 (YPKP 1965-1966). Kegiatan YPKP 1965-1966 saat ini melakukan rapat-rapat tertutup, seperti baru-baru ini dengan PAKORBA melaksanakan rapat di Tangerang, mereka membahas untuk membongkar kebohongan sejarah tahun 1965-1966, pelanggaran HAM oleh Orba dan TNI-AD pimpinan Soeharto. Menolak Pancasila sebagai dasar Negara. Selain itu, mereka menuntut pencabutan Tap MPRS Nomor 25 dan UUD 45 pasal 32 dan pasal 33, pelurusan sejarah peristiwa 1965, serta penegakkan demokrasi.

Di bidang ekonomi, mereka mengembangkan peternakan sapi di Malang dan peternakan unggas di Pamanukan, Subang. Semua kegiatannya mendapat dukungan dana dari NGO luar negeri dan hibah dari yayasan Tifa, HOM dan HIFOS.

Pengaburan fakta sejarah ini dimaksudkan agar terjadi  disinformasi sejarah terhadap generasi muda, sehingga akan menimbulkan keraguan, dan pada akhirnya ada perbedaan persepsi antara generasi yang mengalami dan generasi yang tidak mengalami peristiwa G.30.S/PKI. Ini sangat berbahaya, generasi muda bangsa akan terbawa dan terhanyut oleh opini-opini yang diciptakan oleh kaum komunis dalam perjuangan jangka panjangnya. Sementara tidak ada lagi reaksi dari masyarakat karena pada umumnya sudah lupa atau bahkan tidak tahu lagi kejadian yang sebenarnya, sehingga tidak lagi peduli. Oleh sebab itu seluruh lapisan masyarakat harus tetap waspada terhadap penyebaran ajaran komunis.

Ingat, komunis itu masih ada! 



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com
  

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Tumpukan Sampaholeh : James P Pardede
05-Feb-2010, 09:36 WIB


 
  Tumpukan Sampah Sejumlah turis asing dan lokal tidak menghiraukan tumpukan sampah yang ada di sepanjang Pantai Kuta Bali beberapa waktu lalu. Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya mengatasi permasalahan sampah kiriman tersebut agar tidak merusak citra pariwisata Pulau Bali. Peran serta semua elemen
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 

 
Ledakan Bom di Athena 10 Jan 2010 04:03 WIB

 
Menulislah dan Ayo Angkat Pena! 09 Feb 2010 05:31 WIB


 

 

 
Gus Dur dan Kebebasan Beragama 21 Jan 2010 12:51 WIB

 

 

 
Air Minum yang Aman Tanpa Direbus 08 Feb 2010 20:00 WIB


 

 

 
Rasa Ingin Tahu 08 Feb 2010 19:16 WIB

Mesjid Dipindah, Warga Resah 06 Feb 2010 15:44 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia