KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 
 
OPINI

Ayo Berantas Teroris
Oleh : Iin Suwandi | 16-Des-2015, 04:13:49 WIB

KabarIndonesia - Peristiwa aksi terorisme di Perancis beberapa hari lalu mengetuk nurani kemanusiaan dan mengangetkan dunia Internasional, betapa tidak, aksi yang dilakukan kelompok teroris secara serentak dan bersamaan waktunya di satu negara menimbulkan jumlah korban yang sangat besar. Lebih dari 125 nyawa manusia melayang hanya dalam hitungan menit, dan ratusan lainnya mengalami luka-luka, setelah beberapa lokasi menjadi sasaran pengeboman dan penembakan yang dilakukan oleh kelompok teroris.
Tindakan aksi terorisme semacam ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, hal ini menuntut kita semua baik aparat keamanan maupun semua lapisan masyarakat untuk selalu waspada untuk mencegah terjadinya aksi-aksi teroris maupun tindakan kejahatan bersenjata lainnya.
Terorisme dapat didefinisikan sebagai sebuah aksi kekerasan terencana dengan motivasi politik. Kekerasan dalam terorisme bisa terjadi terhadap negara atau terhadap kelompok tertentu. Aksi terorisme bertujuan untuk intimidasi atau memaksakan kepentingan tertentu karena dianggap cara lain sudah tidak mungkin dilakukan.
Selain itu hal tersebut, teroris mempunyai keyakinan bahwa kekerasan adalah suatu cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan yang diperkuat dengan tafsir dogma secara parsial (pemahaman agama yg tidak utuh).
Makin maraknya aksi pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api yang mematikan, jangan dianggap suatu hal biasa saja, tidak menutup kemungkinan, bahwa aksi-aksi kejahatan tersebut dilakukan kelompok teroris untuk mencari dana dengan melakukan perampokan yang disertai pembunuhan terhadap korbannya.
Pemerintah harus bertindak tegas kepada setiap orang yang menggunakan senjata api tanpa dilengkapi dengan surat ijin. Hal tersebut untuk mengantisipasi terhadap tindak kejahatan yang menggunakan senjata api.
Beberapa waktu lalu kita ketahui bersama bahwa negara kita tidak henti-hentinya diteror dengan berbagai aksi teroris berupa peledakan bom di lokasi-lokasi strategis, seperti tempat keramaian, mall, tempat ibadah, kantor kedutaaan negara sahabat maupun lokasi-lokasi yang memberikan dampak korban yang cukup banyak.
Selain itu dalam melakukan aksinya kelompok yang ditengarai sebagai para teroris disinyalir ingin mencoba memisahkan antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan Bangsa ini. Upaya memecah persatuan TNI dan Polri itu dimaksudkan agar kekuatan penegak hukum melemah, hal itu adalah taktik dari para teroris dalam upayanya memecah kekuatan negara. Teroris adalah musuh negara, tidak bisa dihadapi satu instansi saja.
Untuk itu diharapkan semua instansi baik TNI, Polri dan pemerintah serta masyarakat bersatu padu dalam memberantas terorisme di tanah air.
Beberapa tahun belakangan ini TNI telah rutin menggelar latihan gabungan penanggulangan terorisme guna meningkatkan koordinasi dan keterampilan pasukan, dan untuk mengantisipasi aksi teror yang sering di lakukan oleh kelompok radikal, terutama di daerah Sulawesi yang dinilai rawan aksi teroris seperti di daerah Kabupaten Poso. Diharapkan dengan latihan tersebut pasukan TNI bisa mendapat gambaran yang jelas berbagai hal tentang teroris sekaligus mencari langkah penanganan yang tepat untuk melumpuhkan aksi para teroris.
Di beberapa wilayah di negara Indonesia, disinyalir banyak dijadikan lokasi untuk tempat latihan dan menggalang kekuatan kelompok teroris, seperti Poso, Banten dan daerah-daerah lainnya. Menjadi suatu hal yang menyulitkan aparat keamanan untuk menghentikan aksi mereka dikala mereka berbaur dengan masyarakat. Peran serta aktif dari masyarakat tentang adanya kegiatan-kegiatan dari orang-orang yang tidak mereka kenal dan mencurigakan akan sangat membantu aparat keamanan lebih cepat bertindak dan mengantisipasi terjadinya aksi-aksi teroris yang lebih jauh lagi.
Pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme harus kita dukung bersama, tidak mungkin penanggulangan teroris hanya diserahkan pada pihak Kepolisian maupun instansi pemerintah seperti Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT). Unsur pemerintah, aparat keamanan dan seluruh komponen bangsa dan masyarakat harus bersatu dalam mencegah paham-paham radikal masuk ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat Indonesia.
TNI memiliki sejarah yang panjang melawan terorisme bila digabungkan dengan aparat Kepolisian akan menjadikan organisasi yang sangat kuat, berwibawa dan akan ditakuti oleh para teroris yang masih ada di Indonesia. Harapan Kita bersama agar TNI dan Polri selalu bersatu dalam memberantas para terorisi dengan dukungan dari masyarakat untuk selalu memberikan informasi tentang aktifitas kelompok-kelompok tertentu maupun perorangan di lingkungannya yang mencurigakan.
Semoga peristiwa di Perancis, dan peristiwa-peristiwa aksi terorisme yang pernah terjadi di negara kita jangan sampai terjadi lagi, cukup sudah korban tak berdosa berjatuhan dari aksi para teroris. Mari kita peduli lingkungan untuk mencegah aksi terorisme.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.comBerita besar hari ini. Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia