KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPakar Jerman Tentang Hasil Pilpres 2019: Konservatisme Bakal Makin Kuat oleh : Kabarindonesia
18-Apr-2019, 08:00 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan hitung cepat tampaknya menang jauh dalam Pilpres 2019. Apa artinya bagi perkembangan politik di Indonesia? Wawancara DW dengan pengamat Indonesia asal Jerman ,Timo Duile.

Hasil awal hitung cepat dari lima
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Bakul Kejujuran

 
OPINI

Bakul Kejujuran
Oleh : Afini Hidayah | 17-Okt-2018, 13:02:26 WIB

KabarIndonesia - Disela penatnya menyelesaikan tugas akhir, aku berkeliling melihat suasana kampus yang lama tak ku kunjungi. Maklum jika sudah akhir begini, tempat ternyaman hanya seputar kamar dan perpustakaan. Seperti biasa, salah satu kampus ternama di kota Malang tempatku menimba ilmu ini dipadati oleh civitas akademika, adanya gedung-gedung perkuliahan, gazebo tempat mahasiswa berdiskusi ringan, ditambah bunga “sakura lokal” yang sedang bermekaran karena musim panas.

Tapi diantara semua itu ada hal menarik yang sebelumnya tidak aku temukan. Aku menamainya “bakul kejujuran.” Terlihat dibeberapa sudut gedung perkuliahan, gazebo, bahkan dipinggir jalan mahasiswa menaruh barang dagangan (makanan) disebuah kotak dengan dilengkapi kotak uang disebelahnya. Biasanya hal demikian dilakukan di kos-kosan yang notabene tertutup, tapi kemudian merambah ke kampus tempat tebuka yang siapapun bisa ada disana. Ini sangat menarik. Berjualan tanpa ada penjual yang menunggu barang dagangannya. Ya, dagangan ditinggal begitu saja.

Lalu apa untung, resiko dan tantangannya? Untungnya bagi si Bakul dia tidak perlu repot-repot menunggu dagangannya, tapi harus terima resiko kalau ternyata barang/uangnya raib tanpa diketahui siapa pelakunya. Sementara keuntungan bagi pembeli adalah tidak perlu repot ke kantin yang masih berjarak, pembeli cukup menyantap makanan yang ada didepan mata untuk mengisi perut keroncongan usai perkuliahan. Lalu apa tantangannya bagi pembeli? 
Tantangan bagi pembeli adalah kejujuran. Sangat mudah sekali ikut menikmati dagangan tanpa membayar. Karena tidak ada mata si Bakul yang mengawasi. 
Tapi disinilah akan tampak karakter asli seseorang. Bukan masalah jujur pada siapapun, tapi jujur pada diri sendiri. Bukan malu pada siapaun, tapi malu pada diri sendiri apabila tidak jujur. Disinilah keyakinannya diuji, bahwa ada mata yang tidak alpa melihat meski tidak terlihat. Dan bagiku, ini yang dijual bukan sekadar makanan, tapi kejujuran.(*)

Penulis: Afini hidayah, Mahasiswi Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Pertanyakanlah Tuhanmu (2) 18 Apr 2019 13:54 WIB

Pertanyakanlah Tuhanmu (1) 18 Apr 2019 13:52 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia