KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalAROMA KEPENTINGAN DALAM AGENDA TERSENDIRI oleh : Tonny Djayalaksana
18-Aug-2019, 15:58 WIB


 
 
KabarIndonesia - Upaya-upaya lawan Jokowi untuk menjatuhkannya sangat militan sekali. Sebagai pelengkap telah saya sertakan tulisan Denny Siregar yang menggambarkan bagaimana sebuah konspirasi dijalankan untuk menjatuhkan pemerintahan Jokowi. Namun akhirnya perlindungan dari Allah bisa menggagalkan semua itu. 

Semua
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Dakwah Melalui Relasi Ekonomi
Oleh : Adis Setiawan | 09-Jul-2019, 10:30:49 WIB

KabarIndonesia - Pada hari Jum'at tanggal 21 Juni 2019, secara tak sengaja saya bertemu dengan salah satu ketua cabang organisasi Muhammadiyah yang ada di Kab. Bekasi. Kejadian itu terjadi pada saat sedang mau shalat Jum'at bertempat di kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Bekasi.
 
Usai selesai shalat kami berbincang-bincang karena sudah lama tidak bertemu. Seperti kawan lama yang bertemu kembali, menanyakan kabar, perkembangan persyarikatan dan lain sebagainya.

Beberapa tahun yang lalu saya rutin ikut pengajian ditempat beliau, namun beberapa bulan belakangan ini saya jarang hadir karena mulai menyibukkan diri. Setelah pulang kerja berangkat kuliah, jadi waktunya cukup sibuk hanya bisa ikut pengajian seandainya kuliah sedang libur saja.

Beberapa pelajaran yang saya tangkap dari bertemunya dengan ketua cabang, walaupun sebetulnya obrolan ini tidak resmi dan tidak seperti ceramah dipengajian. Obrolan santai suasana tidak tegang, penuh dengan bercandaan khas seorang ketua cabang yang selama ini saya kenal. 

Beliau mengatakan bahwa sekarang perkembangan dakwah menggunakan relasi ekonomi sedang ditekuninya, Selama ini kita terjebak dalam dakwah dilingkungan saja, Lebih tepatnya berdakwah sesama dengan anggota organisasi saja, Relasi pertemanan hanya dapat dari satu organisasi saja, kurang bergerak keluar jadinya.

Dengan mengadakan suatu terobosan baru yang dinamakan "Belanja Kolektif", Dari sini kita bisa bertemu dengan beberapa masyarakat dengan berbagai macam paham keagamaan yang lain, tidak hanya satu organisasi saja. Lebih tepatnya dibuka untuk umum siapa saja boleh ikut, 


Terobosan ini adalah mencari jalan agar lebih mudah mendapatkan relasi pertemanan dan menyatukan ekonomi umat. Ketika suatu saat ada kegiatan yang bermanfaat bisa kita panggil relasi relasi yang sudah kita kenal, dengan begitu persatuan umat akan terjalin baik. Kerukunan berwarga negara akan berjalan dengan baik.

Sebetulnya tujuan utama dari Sistem Belanja Kolektif bukan hanya soal relasi pertemanan, Tapi lebih kepada membangun ekonomi umat yang mandiri, Ketika menjadi bagian dari anggota Belanja Kolektif Ini, kita bisa mempromosikan barang dagangan, Misalkan kita punya produk pasta gigi, Saudara kita punya produk sabun mandi, Tetangga kita punya produk Deterjen, Terus kita kumpulkan dan kita bentuk satu paket yang isinya beberapa macam produk kebutuhan sehari hari, nanti kita jual kepada anggota Belanja Kolektif tersebut, dari kita untuk kita kepada kita, bisa juga kita tawarkan kepada masyarakat sekitar walaupun tidak masuk menjadi anggota Belanja Kolektif.

Dari hasil jualan paket yang isinya beberapa macam produk yang mana produk tersebut dari para anggota Belanja Kolektif, Kita bisa mengambil keuntungan untuk kepentingan agama dan umat, lebih tepatnya memotong harga penjualan paket tersebut, misalnya harga asli Rp.150.000 kita buat harga jual menjadi Rp.160.000 dan yang Rp.10.000 bisa digunakan untuk kepentingan agama. Misalkan Rp.5.000 untuk Infaq, dan Rp.5.000 untuk kas Masjid.

Contoh lain, misalnya mengadakan sebuah acara seperti pengajian atau kegiatan lainya, ketika membutuhkan dana, kita lebih mudah jadi tidak perlu seperti membuat proposal bantuan, kita gunakan dana kas tersebut, Untuk membayar Ustadz yang mengisi pengajian, Untuk santunan Anak yatim dan Untuk Berdonasi kepada orang yang kurang mampu.

Jadi belanjalah ditoko tetangga atau lebih tepatnya untuk membantu ekonomi umat sekitar kita, Belilah barang dagangan mereka kita tidak tahu hasil keuntungan dari penjualan mereka bisa digunakan untuk kepentingan mereka misalkan melunasi Utang, Kita tidak tahu mereka jualan seperti itu untuk kebutuhan keluarga yang sangat darurat misalnya anggota keluarga ada yang sedang sakit, sedangkan orang tersebut mengandalkan keuanganya dari hasil keuntungan perdagangan tadi.

Dengan begitu secara tidak langsung sebetulnya kita membantu sesama saudara lewat proses jual beli, Janganlah kita menawar harga kepada pedangang kecil dengan kasar dalam arti memojokkan terus si penjual agar memberi harga lebih murah, Kita tidak tahu sesungguhnya mereka di belakang sedang amat sangat membutuhkan keuntungan tersebut walaupun kecil, yang penting halal. (*)    

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
KETAKUTAN ADALAH DASAR AGAMA? 17 Aug 2019 14:18 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia