KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID - 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID - 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 

Hak Anak Mendapatkan ASI

 
OPINI

Hak Anak Mendapatkan ASI
Oleh : Hendra Sugiantoro | 31-Des-2009, 01:00:51 WIB

KabarIndonesia - Setiap anak sejak lahir memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan hidup dari orang tuanya. Hak anak untuk tumbuh berkembang secara baik tidak mungkin dilalaikan. Orang tua terutama ibu tidak cukup hanya melahirkan tanpa memberikan pengasuhan dan kasih sayang memadai. Menjadi kodrat seorang perempuan untuk melahirkan dan menyusui bayinya. Dengan tugas itulah seorang perempuan meraih kemuliaan. Disadari atau tidak, puncak prestasi sebenarnya dari perempuan adalah ketika menjadi seorang ibu yang berhasil mengasuh dan mendidik anaknya.

Terkait kewajiban ibu menyusui anaknya tentu saja tak dipungkiri. Air susu ibu yang disingkat ASI merupakan makanan terbaik di awal kehidupan seorang anak. Menyusui anak jelas tidak bisa diperankan laki-laki. Memang seorang perempuan bekerja tidak menjadi persoalan. Persoalan terjadi jika hak anak mendapatkan ASI tidak terpenuhi secara baik oleh perempuan yang telah menjadi ibu.

Ditinjau lebih jauh, ada manfaat pemberian ASI yang sebenarnya perlu diperhatikan. Menurut Adil Fathi Abdullah (2000), ASI kaya dengan zat-zat makanan yang diperlukan bagi bayi sebagaimana diutarakan sebelumnya bahwa ASI adalah makanan terbaik di awal kehidupan anak. Selain itu, ASI sesuai dengan bayi dari segi derajat kehangatan, kekentalan, dan dari segi kemanisan atau kepahitannya. ASI juga steril dari berbagai bakteri atau kuman-kuman lainnya dan mengandung antibiotika yang mampu mengusir mikroba yang berbahaya bagi bayi.  

Secara psikologis, pemberian ASI  secara alami akan menguatkan ikatan batin antara bayi dan ibunya yang sekaligus memberikan cinta dan kasih sayangnya. Khusus bagi ibu, pemberian ASI akan mencegah kanker payudara dan membantu rahim kembali ke bentuk semula sebagaimana sebelum melahirkan.

Dengan tetap menjaga kesehatan ibu, ASI bagi bayi memiliki manfaat bagi pertumbuhan fisik dan jiwa anak. Pemberian ASI adalah hak anak ketika lahir dan akan sempurna jika diberikan sampai usia dua tahun. Selain menjaga kesehatan, ibu juga perlu mengetahui cara-cara yang tepat dalam pemberian ASI.

Adapun pertimbangan bagi ibu yang bekerja di luar rumah bisa membawa bayinya saat bekerja sehingga bayi tetap diberikan ASI dari ibunya secara langsung. Tempat bekerja tentu saja tidak boleh melarang ibu membawa bayinya. Jika memang lebih baik, ibu boleh saja berhenti bekerja di luar rumah agar sentuhan kasih sayang dan kehangatan seorang ibu dirasakan anak sepanjang hari. Kedekatan psiko-emosional antara ibu dan anak akan berdampak positif bagi proses tumbuh kembang anak di masa awal kehidupannya. Wallahu a’lam. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
WUPID - 2017 Berfoto Bersamaoleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 00:06 WIB


 
  WUPID - 2017 Berfoto Bersama Para peserta, juri dan panitia WUPID Indonesia 2017, Jakarta (14-15/10/17), berfoto bersama di akhir acara. Dua dari 30 tim (berhak mewakili Indonesia di QUIP WUPID (World Universities Peace Invitational Debate) Global 2017, Malaysia (8-12/12/17). Aldwin & Ibrahim - Universitas
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB


 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia