KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Nantikanlah Kedatanganku 25 Apr 2017 23:06 WIB

Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Hak Anak Mendapatkan ASI

 
OPINI

Hak Anak Mendapatkan ASI
Oleh : Hendra Sugiantoro | 31-Des-2009, 01:00:51 WIB

KabarIndonesia - Setiap anak sejak lahir memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan hidup dari orang tuanya. Hak anak untuk tumbuh berkembang secara baik tidak mungkin dilalaikan. Orang tua terutama ibu tidak cukup hanya melahirkan tanpa memberikan pengasuhan dan kasih sayang memadai. Menjadi kodrat seorang perempuan untuk melahirkan dan menyusui bayinya. Dengan tugas itulah seorang perempuan meraih kemuliaan. Disadari atau tidak, puncak prestasi sebenarnya dari perempuan adalah ketika menjadi seorang ibu yang berhasil mengasuh dan mendidik anaknya.

Terkait kewajiban ibu menyusui anaknya tentu saja tak dipungkiri. Air susu ibu yang disingkat ASI merupakan makanan terbaik di awal kehidupan seorang anak. Menyusui anak jelas tidak bisa diperankan laki-laki. Memang seorang perempuan bekerja tidak menjadi persoalan. Persoalan terjadi jika hak anak mendapatkan ASI tidak terpenuhi secara baik oleh perempuan yang telah menjadi ibu.

Ditinjau lebih jauh, ada manfaat pemberian ASI yang sebenarnya perlu diperhatikan. Menurut Adil Fathi Abdullah (2000), ASI kaya dengan zat-zat makanan yang diperlukan bagi bayi sebagaimana diutarakan sebelumnya bahwa ASI adalah makanan terbaik di awal kehidupan anak. Selain itu, ASI sesuai dengan bayi dari segi derajat kehangatan, kekentalan, dan dari segi kemanisan atau kepahitannya. ASI juga steril dari berbagai bakteri atau kuman-kuman lainnya dan mengandung antibiotika yang mampu mengusir mikroba yang berbahaya bagi bayi.  

Secara psikologis, pemberian ASI  secara alami akan menguatkan ikatan batin antara bayi dan ibunya yang sekaligus memberikan cinta dan kasih sayangnya. Khusus bagi ibu, pemberian ASI akan mencegah kanker payudara dan membantu rahim kembali ke bentuk semula sebagaimana sebelum melahirkan.

Dengan tetap menjaga kesehatan ibu, ASI bagi bayi memiliki manfaat bagi pertumbuhan fisik dan jiwa anak. Pemberian ASI adalah hak anak ketika lahir dan akan sempurna jika diberikan sampai usia dua tahun. Selain menjaga kesehatan, ibu juga perlu mengetahui cara-cara yang tepat dalam pemberian ASI.

Adapun pertimbangan bagi ibu yang bekerja di luar rumah bisa membawa bayinya saat bekerja sehingga bayi tetap diberikan ASI dari ibunya secara langsung. Tempat bekerja tentu saja tidak boleh melarang ibu membawa bayinya. Jika memang lebih baik, ibu boleh saja berhenti bekerja di luar rumah agar sentuhan kasih sayang dan kehangatan seorang ibu dirasakan anak sepanjang hari. Kedekatan psiko-emosional antara ibu dan anak akan berdampak positif bagi proses tumbuh kembang anak di masa awal kehidupannya. Wallahu a’lam. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia