KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia – Serang, Guna memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja(BLK) yang sudah ada selama ini, Kementerian Ketenagakerjaan terus matangkan penerapan konsep Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Pasalnya konsep ini diyakini mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Bubar Riyaya 22 Jul 2017 01:58 WIB

Anak Beranak Kanak 22 Jul 2017 01:56 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Hijrah Wanita

 
OPINI

Hijrah Wanita
Oleh : Citra Ayu Nanda | 09-Jun-2017, 06:22:17 WIB

KabarIndonesia - Ini mengenai sebuah prasa, keutuhan analisa logika yang mengatasnamakan akal-manusiawi. Dunia telah membuat begitu banyak aturan-aturan yang kadang sulit untuk dipenuhi atau sekedar dipahami beberapa golongan. Termasuk kami, para wanita muslim era modern.

Kartini, Cut Nya Dien, dan sebagian besar pahlawan pejuang hak wanita lainnya mempersuarakan pendidikan sama pentingnya bagi seorang wanita. Terlebih lagi di masa sekarang ketika seseorang ditantang untuk mengkolaborasikan mimpi dengan usaha di atas sebuah kertas ijasah yang perlu 16 tahun memperjuangkannya.

Hitung saja. Mungkin ada segelintir wanita yang berhasil, sukses menjalani 16 tahun proses pembelajaran di bangku pendidikan tapi nyatanya hidup tidak seramah itu.

Saat usia memasuki kepala dua, adat istiadat akan memaksa wanita untuk mulai mengurung mimpi. Istilahnya, "semakin tua semakin peyot saja". Sungguh menggelikan ketika datang ke acara pernikahan teman seangkatan, sepupu ataupun tetangga yang sedang dimabuk asmara pada pelaminan raja dan ratu semalamnya lalu kita dicekoki pertanyaan mainstream sekali bagi wanita yang akan meminang usia seperempat abadnya. Kapan nyusul?

Huh. Pasti wanita sepertiku akan mengeluh. Mengalihkan pembicaraan adalah jurus jitu makhluk seperti kami. Setidaknya kita tidak harus dicecar begitu banyak pertanyaan selanjutnya yang akan membuat kita lupa jam tidur dan kapan harus mengisi daya perut yang berteriak menyembah sepiring nasi, ciri khas indonesia. Tapi mau gimana lagi? Seperti itu lah penyesalan menerima undangan pernikahan tanpa pasangan.

Sungguh. Wanita saat ini sudah sangat modern baik pemikiran maupun perbuatan. Tapi tidak untuk beberapa wanita yang dibesarkan dalam ruang lingkup orang tua diktator, kuno. Begitulah dunia menyebutnya. Mungkin benar, meski tidak untuk wanita sepertiku.

Sekali lagi, hidup tidak seramah itu. Pendidikan memang penting dan orang tua ku mendukung dalam sikap overprotect-nya. Tidak ada hari untuk merasakan satnite ataupun liburan bersama kekasih. Dan kesekian kalinya aku tegaskan, hidup tidak seramah itu. (*)


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mensos Khofifah: Kampung Berseri Astra Jadi Role Modeloleh : Rohmah Sugiarti
24-Jul-2017, 06:03 WIB


 
  Mensos Khofifah: Kampung Berseri Astra Jadi Role Model Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) menandatangani prasasti Desa Sejahtera Mandiri untuk Kampung Berseri Astra Keputih didampingi oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras (kanan), Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Awas Anemia! 17 Jul 2017 13:12 WIB

 

 

 
Uang Bukanlah Sumber Kebahagiaan 26 Jul 2017 16:09 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia