KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Pelatihan Menulis Online Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanRiset Penyembuhan Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Ibu Ani Yudhoyono oleh : Kabarindonesia
14-Feb-2019, 12:25 WIB


 
 
KabarIndonesia - Ani Yudhoyono, istri mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sakit kanker darah. Bagaimana perkembangan metode peneliti untuk penyembuhan jenis penyakit ini?Dalam keterangan resmi melalui video yang diunggah di Youtube, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberitahukan bahwa istrinya, Ani
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
KPK "Banding" Vonis JB Kotjo 15 Feb 2019 11:05 WIB


 
SUARA HATI 10 Feb 2019 08:19 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Ideologi yang Terlupakan
Oleh : Nanda Harahap | 17-Des-2013, 19:16:44 WIB

KabarIndonesia - Dewasa ini siapa yang tak kenal dengan ideologi liberalisme, komunisme, dan fasisme? Ideologi-ideologi dunia yang sangat berkembang dan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap dunia. Tak sedikit pula yang mencoba masuk ke negara kita, menyisipkan pengaruhnya di sela-sela kemajuan perabadan. Lalu kita terlena dengan setiap kenyamanan yang diberikan, membuat kita melupakan suatu karya bangsa kita, Pancasila.

Mungkin suatu waktu nanti akan ada pertanyaan yang datang kepada kita: apa itu Pancasila, untuk apa ada Pancasila. Orang-orang akan melupakan hakikat Pancasila ini. Ir. Soekarno dengan usulannya dalam pembentukan Pancasila ini berharap bahwa Indonesia akan tumbuh dengan Pancasila sebagai ideologinya. Menggunakan Pancasila sebagai pegangan dalam menghadapi setiap problematika bangsa, bukan hanya dalam kalangan elite politik, tetapi juga hampir dalam setiap elemen masyarakat.

Namun fakta yang terjadi berkebalikan. Warga Indonesia sudah tak melihat lagi nilai dari Pancasila itu sendiri. Pancasila hanya seperti sebuah hiasan dinding di setiap ruangan-ruangan sekolah dan kantor di Indonesia. Publikasi tentang Pancasila dan nilai-nilainya juga sangat jarang dilihat di Indonesia. Pendidikan Pancasila dalam lembaga pendidikan hanya bersifat formalitas. Hal itu bisa dilihat dari beberapa anak pedalaman yang tidak hapal sila-sila Pancasila. Bagaimana kita bisa merealisasikan nilai Pancasila jika kita tidak mampu menghapal sila-sila itu?

Begitu pun dalam dunia perpolitikan. Elite politik bangsa, sebagai seorang aktor dalam dunia politik Indonesia, merupakan suatu kewajiban bagi mereka memberikan contoh tentang implementasi nilai Pancasila dalam kehidupannya. Akankah lingkup Pancasila adalah politik pada khususnya dan kehidupan pada umumnya? Tapi sayang para pemimpin kita telah melupakan semua itu.

Insiden G 30 S/PKI hanyalah sebuah tulisan sejarah menyakitkan tentang sebuah pengorbanan nyawa para pahlawan, tentang rasa sakit, tentang airmata dan keringat, dan tentang kesetiaan. Pengorbanan para pahlawan menjaga kemurnian Pancasila kini hanya tinggal tulisan sejarah.

Sampai kapan semua akan seperti ini? Akankah jasad yang tertimbun tanah itu hanya seonggok raga yang tak bernilai? Semua terletak di tangan kita sebagai masyarakat. Membangun kembali semangat kebangsaan, kecintaan pada karya bangsa, dan berani bertindak untuk kemajuan. Tidak hanya memprotes, tetapi juga memberikan solusi, dan memperbaikinya dari hal yang terkecil sebagai seorang warga negara, juga membangkitkan asa kemajuan dan memberi nilai untuk setiap rasa sakit para pahlawan kita.(*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Marc Marques Juara Dunia MotoGP 09 Feb 2019 02:01 WIB


 

 
 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB

 

 

 
Buktikan Tuhan Itu Ada! 15 Feb 2019 14:39 WIB

Menabur Neraka Menuai Sorga 14 Feb 2019 13:44 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia