KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniPembenaran Tafsir Anarkis oleh : Anjrah Lelono Broto
05-Sep-2010, 23:55 WIB


 
 
Pembenaran Tafsir Anarkis
KabarIndonesia - Adalah sesuatu yang sangat logis untuk menilai bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang sedang gagap menyikapi terbukanya pintu kebebasan. Bebas untuk berpendapat, bebas untuk beribadah, dan sederet pohon prima kebebasan yang lain ternyata gagap dipahami masyarakat Indonesia secara
selengkapnya....


 

Enthusiasm by Fida R. Abbott

 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Lowongan Jurnalis 25 Jul 2010 19:29 WIB

Lowongan Desainer Grafis 19 Mei 2010 14:56 WIB

 
Tim Pencari Fakta Insiden Biau 02 Sep 2010 02:14 WIB

Polda Kepri Bekuk Jambret 29 Aug 2010 21:06 WIB

 
Cuaca 05 Sep 2010 23:59 WIB

Narsisus 05 Sep 2010 23:58 WIB

 
Floriade, Festival Bunga 20 Aug 2010 12:47 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Meneguhkan KeIndonesiaan Kita 29 Aug 2010 21:03 WIB

Purnama Theatre, Nasibmu Kini 19 Aug 2010 04:04 WIB

 

Islam Tidak Mengenal Pengangguran

 
OPINI

Islam Tidak Mengenal Pengangguran
Oleh : Adi Supriadi | 30-Des-2007, 14:13:16 WIB

KabarIndonesia - Suatu hari ketika Imam Abu Hanifah sedang berjalan-jalan melalui sebuah rumah yang jendelanya masih terbuka, terdengar oleh beliau suara orang yang mengeluh dan menangis tersedu-sedu. Keluhannya mengandungi kata-kata, "Aduhai, alangkah malangnya nasibku ini, agaknya tiada seorang pun yang lebih malang dari nasibku yang celaka ini. Sejak dari pagi lagi belum datang sesuap nasi atau makanan pun di kerongkongku sehingga seluruh badanku menjadi lemah longlai. Oh, manakah hati yang belas ikhsan yang sudi memberi curahan air walaupun setitik."

Mendengar keluhan itu, Abu Hanifah berasa kasihan lalu beliau pun balik ke rumahnya dan mengambil bungkusan hendak diberikan kepada orang itu. Sebaik saja dia sampai ke rumah orang itu, dia terus melemparkan bungkusan yang berisi wang kepada si malang tadi lalu meneruskan perjalanannya.

Dalam pada itu, si malang berasa terkejut setelah mendapati sebuah bungkusan yang tidak diketahui dari mana datangnya, lantas beliau tergesa-gesa membukanya. Setelah dibuka, nyatalah bungkusan itu berisi uang dan secarik kertas yang bertulis, " Hai manusia, sungguh tidak wajar kamu mengeluh sedemikian itu, kamu tidak pernah atau perlu mengeluh diperuntungkan nasibmu.

Ingatlah kepada kemurahan Allah dan cubalah bermohon kepada-Nya dengan bersungguh-sungguh. Jangan suka berputus asa, hai kawan, tetapi berusahalah terus."

Pada keesokan harinya, Imam Abu Hanifah melalui lagi rumah itu dan suara keluhan itu kedengaran lagi, "Ya Allah Tuhan Yang Maha Belas Kasihan dan Pemurah,sudilah kiranya memberikan bungkusan lain seperti kelmarin, sekadar untuk menyenangkan hidupku yang melarat ini. Sungguh jika Tuhan tidak memberiku, akan lebih sengsaralah hidupku, wahai penentu nasibku."

Mendengar keluhan itu lagi, maka Abu Hanifah pun lalu melemparkan lagi bungkusan berisi uang dan secarik kertas dari luar jendela itu, lalu dia pun meneruskan perjalanannya. Orang itu terlalu riang sebaik saja mendapat bungkusan itu. Lantas terus membukanya.

Seperti dahulu juga, di dalam bungkusan itu tetap ada carikan kertas lalu dibacanya, "Hai kawan, bukan begitu cara bermohon, bukan demikian cara berikhtiar dan berusaha. Perbuatan demikian 'malas' namanya. Putus asa kepada kebenaran dan kekuasaan Allah. Sungguh tidak ridha Tuhan melihat orang pemalas dan putus asa, enggan bekerja untuk keselamatan dirinya. Jangan..jangan berbuat demikian.

Hendaklah suka pada bekerja dan berusaha kerana kesenangan itu tidak mungkin datang sendiri tanpa dicari atau diusahakan. Orang hidup tidak perlu atau disuruh duduk diam tetapi harus bekerja dan berusaha. Allah tidak akan perkenankan permohonan orang yang malas bekerja.

Allah tidak akan mengkabulkan doa orang yang berputus asa. Sebab itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah sedapat mungkin dengan pertolongan Allah. Insya Allah, akan dapat juga pekerjaan itu selama kamu tidak berputus asa. Nah.carilah segera pekerjaan, saya doakan semoga capat sukses".

Sebaik saja dia selesai membaca surat itu, dia termenung, dia insaf dan sadar akan kemalasannya yang selama ini dia tidak suka berikhtiar dan berusaha.

Pada keesokan harinya, dia pun keluar dari rumahnya untuk mencari pekerjaan. Sejak dari hari itu, sikapnya pun berubah mengikut peraturan-peraturan hidup (Sunnah Tuhan) dan tidak melupakan nasihat orang yang memberikan nasihat itu.

Dalam Islam tiada istilah pengangguran, istilah ini hanya digunakan oleh orang yang picik dan jumud. Islam mengajar kita untuk maju ke depan dan bukan mengajarkan kepada kita untuk tersisih di tepi jalan. Terus berusaha wahai pemuda, jadikan dirimu yang terbaik.Wallahu'alam.

*) Penulis adalah Trainer, Writer & Public Speaker. Mahasiswa Program Pasca Sarjana Universitas Winaya Mukti Bandung, Jawa Barat. 

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sinabung Meletus Lagioleh : Andi Cristop
03-Sep-2010, 21:33 WIB


 
  Sinabung Meletus Lagi Letusan kali ini adalah letusan susulan terkuat yang terjadi kemarin pagi (3/9/2010) sekitar pukul 04.40 sampai 04.50 WIB dan merupakan letusan terkuat sejak 29 Agustus lalu. Gunung Sinabung meletus sekitar pukul pukul 04.38 WIB hingga 04.51 WIB. Gunung tersebut menyemburkan asap
selengkapnya....
 
 

 
BERITA LAINNYA
 
Gerakan Anti Malaysia 05 Sep 2010 23:38 WIB


 
PBB Dirikan Akademi Anti Korupsi 05 Sep 2010 14:44 WIB

Ancaman Banjir Mengintai Pakistan 05 Sep 2010 00:06 WIB

 
Perubahan APBD Jambi 06 Sep 2010 22:54 WIB

Anggota Satpol PP jadi DPO 06 Sep 2010 22:49 WIB

 
DFO Bermasalah dan Feng Shui 17 Aug 2010 23:37 WIB

 
Bantuan untuk 39 Atlet Siak 02 Sep 2010 14:37 WIB

Liga Inggris: Aroma Laga Terendus 29 Aug 2010 21:13 WIB

 
Belajar dari Warren Buffet 26 Jul 2010 22:59 WIB

Ustadz SolMed, Saingan UJE? 26 Jul 2010 22:29 WIB

 
Tips Libur Lebaran Berkesan 06 Sep 2010 18:06 WIB


 

 
Mabuk Pakai Kopi Kuda 03 Sep 2010 04:59 WIB


 
Eloknya Si Plirik van Java 31 Aug 2010 13:49 WIB

 
Sarana Komunikasi Tersendat 28 Aug 2010 02:10 WIB

Situs Porno Resmi Diblokir 19 Aug 2010 03:17 WIB

 
Prasangka dan Dengki 06 Sep 2010 17:53 WIB

IIP Santuni Anak Yatim Piatu 25 Aug 2010 12:53 WIB

 
Yayasan Peduli Hutan Lestari
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia