KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 
 
OPINI

Jangan Sampai Terlibat Narkoba
Oleh : Iin Suwandi | 16-Des-2015, 04:17:31 WIB

KabarIndonesia - Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan obat terlarang, atau juga biasa disebut Napsa marupakan kepanjangan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiaktif. Narkoba pada umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya.
Pada dasarnya obat ini digunakan untuk membius pasien saat hendak dioperasi, namun saat ini sering disalahgunakan diluar dosis yang semestinya sehingga mengakibatkan si pengguna bisa melakukan hal-hal yang tidak wajar.
Di era sekarang ini narkoba sudah merambah keberbagai kalangan, baik itu mahasiswa, pelajar bahkan anak-anak di bawah umurpun tidak sedikit yang sudah kena pengaruh dari narkoba tersebut. Sudah sering ditemukan anak-anak d ibawah umur tertangkap sebagai pengguna bahkan sebagai pengedar narkoba. Hal ini bisa saja anak-anak di bawah umur tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja ingin merusak masa depan mereka.
Hal di atas yang semakin membuat orang tua resah, oleh sebab itu harus selalu menjadi perhatian kita semua untuk selalu waspada, jangan sampai penyalah gunaan narkoba semakin berkembang. Seperti apa yang telah direncanakan/ dicanangkan oleh pemerintah, bahwa ke depan negara kita harus bisa bebas dari narkoba. 
Sebagai warga negara yang baik kita harus ikut bertanggung jawab menjaga agar ke depan penyebaran narkoba tidak semakin merajalela, karena hal tersebut akan merusak masa depan bangsa kita. Sehubungan dengan itulah, maka pemerintah telah menetapkan kondisi darurat narkoba, yang menuntut segenap elemen masyarakat ikut berpartisipasi untuk mengatasinya.
Memang, pemberantasan narkoba membutuhkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, TNI, Polri dan lainnya. Jangan sampai TNI dan Polri sebagai penegak hukum justru malah terlibat sebagai pengguna maupun sebagai pengedar narkoba. Selama ini, hasil pantauan kami, para pimpinan TNI maupun Polri telah rutin mengadakan pengecekan terhadap anggotanya, untuk menghindari keterlibatan anggotanya terhadap narkoba, seperti dengan cara pengecekan rutin lewat tes urine. 
Dengan demikian akan mudah untuk mengetahui siapa-siapa anggotanya yang terlibat narkoba. Sudah sering kali ditekankan oleh pimpinan TNI maupun Polri, bagi anggotanya yang melanggar akan ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku, bahkan bila pelanggaran itu dianggap fatal bisa diancam dengan hukuman pemecatan.
Sadarilah, bahwa TNI/Polri adalah contoh tauladan buat masyarakat. Dengan perannya sebagai penjaga kedaulatan negara negara dan pelindung rakyat, hendaknya dapat tampil sebagai penjuru dalam upaya pemberantasan narkoba. Jadi TNI/Polri seharusnya tidak boleh malah terlibat kasus narkoba, baik sebagai pengguna dan apalagi sebagai pengedar/backing/bandar dan sejenisnya.
Dampak Penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus-menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat (SSP) dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal. Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai.
Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
1. Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap fisik
Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf tepi Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur. Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid) Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi over dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian.
2. Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap psikis
Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri.
3. Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap lingkungan sosial
Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan Merepotkan dan menjadi beban keluarga Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi (bahasa gaulnya sugest). Gejala fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll. 
Kami berharap agar seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segera terhadap setiap perkembangan situasi disekeliling kita, selalu koordinasi kepada aparat keamanan setempat, baik itu aparat TNI maupun Kepolisian agar dapat dengan cepat menangkap dan menindak tegas, baik bagi para pengguna narkoba maupun pengedarnya. Hindari dan jauhi narkoba, Narkoba merusak mental dan masa depan.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.comBerita besar hari ini. Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia