KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (10), telah saya sampaikan alasan-alasan kenapa KH Ma'ruf Amin merupakan salah satu sosok yang paling tepat mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 kemarin.
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
PWI Jaya Gelar Orientasi Wartawan 17 Jul 2019 16:02 WIB


 

Kalau Pimpinan KPK tidak Takut dan tak Mau di Intervensi

 
OPINI

Kalau Pimpinan KPK tidak Takut dan tak Mau di Intervensi
Oleh : Muhammad Nur,se ( Okt ) | 16-Des-2011, 21:23:02 WIB

KabarIndonesia - Reuters memberitakan bahwa pada Hari Jum'at tanggal (16/12/11) pendiri Surat Khabar Chernovix di Provinsi Dagestan Rusia Gadzimurat Kamalot tewas ditembak saat hendak meninggalkan Kantornya, kabarnya karena memberitakan masaalah Korupsi di Pemerintahan.

Chernovix tengah melakukan Investigasi terhadap Korupsi yang dilakukan oleh Pemerintah setempat, dari keterangan Polisi setempat Kamalov ditembak sebanyak 8 kali disekujur tubuhnya kamis malam dan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Itulah sekedar Ilustrasi bagaimana kejamnya para Koruptor memberangus pihak-pihak yang melkukan pemberitaan maupun pencegahan apalagi bila Sang Koruptor dalam kondisi terjepit mereka lalu menghalalkan segala cara dengan memberangus para pemberantas Korupsi.

Ketua KPK priode 2011-2015 Abraham Samad di Istana Negara siang tadi usai dilantik Oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berujar kepada wartawan bahwa " Lembaga Anti Korupsi akan menjaga jarak dengan Lembaga Kepresidenan demi menjaga Indevendensinya, KPK tak akan terpengaruh dengan Intervensi dari semua pihak terkait penanganan kasus korupsi.

Menyimak hal ini sangatlah riskan untuk ditanggapi dengan serius dimana saat ini Korupsi sudah mendarah daging dalam sendi kehidupan para penyelenggara Negara dari hulu hingga ke hilir.

Seorang Pimpinan KPK yang punya misi dan visi untuk memberangus Korupsi bila hanya berpijak pada satu kaki ( seorang diri saja pen.) melawan Koruptor yang jumlahnya lebih besar dan lebih bermodal tentu lebih berkuasa,  bukan pekerjaan mudah dan gampang  bisa saja senjata makan tuan, balik diberantas bila tak berhati-hati dan pandai bermain api.

KPK sebagai lembaga Indevenden yang harus menolak Intervensi tetapi sebaliknya yang memilih dan mengangkat para pimpinan KPK inilah adalah Lembaga tinggi Negara yang punya wewenang tertentu dan lebih besar meniadakan KPK bila dikehendaki lewat revisi Undang-Undang misalnya KPK-pun bisa dilemahkan bila mereka sepakat.

Masih segar dalam ingatan Kisah Tragis yang dialami oleh Pa Antasari Ashar Ketua KPK Priode ke-2 yang kasusnya sampai saat ini belum tuntas, Pa Antasari seorang Ketua KPK didakwa melakukan pembunuhan penyebabnya hanya karena seorang Keddy Golf Modern Land RY, apa Iya Pa Antasari tega menjadi Otak pembunuhan hanya karena soal Asmara, mengingat beliau adalah Jaksa Karier yang tahu seluk beluk hukum, soal kasus ini hanya Pa Antasari dan Tuhan yang tahu soal kebenaran fakta yang diungkap dalam persidangan.

KPK  menolak Intervensi dari pihak manapun itu pernyataan Ketua KPK. Soal ini dapat diklarifikasi lewat pernyataan Politisi partai Demokrat, Ketua Komisi III Benny K Haraman dalam pernyataannya yang dimuat di Kompas.com ( 16/12/11) mengatakan bahwa " Justru Pimpinan KPK jilid II pernah melobby para Anggota Komisi III, lobbi-lobbi juga dilakukan oleh Capim jilid III yang akan dilantik.

Kalau karena Lobi-Lobi itu para Capim KPK terpilih maka sulit rasanya mengharapkan tak ada intervensi dalam upaya pemberantasan Korupsi di Indonesia.

Kalau saja betul KPK tak mau di Intervensi oleh kekuatan apapun dan melakukan pemberantasan Korupsi tanpa tebang pilih, maka Rakyat akan memberikan dukungan  penuh, namun Koruptor akan menjadikannya target utama untuk diberantas, Semoga semua ini hanya hayalan Saya**


Foto : Abraham Samad Ketua KPK Foto : Tribunnews oleh Haeruddin


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia