KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalPresiden Jokowi: Awasi Penyaluran Bansos, Libatkan KPK, BPKP Dan Kejaksaan oleh : Danny Melani Butarbutar
19-Mei-2020, 13:27 WIB


 
  KabarIndonesia Mengutip infoKABINET.id, dikabarkan bahwa terkait penyaluran bansos terkait pandemi covid-19 yang ditengarai salah sasaran dan diduga disalahgunakan, Presiden Jokowi secara tegas meminta untuk diawasi.

“Untuk sistem pencegahan, minta saja didampingi dari KPK, BPKP, atau dari Kejaksaan. Kita
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Melawan Hoax Virus Corona 21 Mei 2020 15:19 WIB


 
Aroma Kematian 09 Mei 2020 13:56 WIB

Selamat Malam Kehidupan 25 Apr 2020 14:27 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Kisah Anies Baswedan Menolak Menjadi Pembicara Bergengsi di Eropa

 
OPINI

Kisah Anies Baswedan Menolak Menjadi Pembicara Bergengsi di Eropa
Oleh : Ilus Trian Dayano | 18-Des-2017, 07:09:08 WIB

KabarIndonesia - Kisah ini terjadi pada saat Anies Baswedan menjadi rektor di Universitas Paramadina. Kisah yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk mengambil hikmahnya.

Ada seorang rektor yang menyampingkan ketenaran dan lebih memilih sebuah komitmen. Suatu waktu Anies berkumpul bersama wakil-wakil rektor untuk membicarakan berbagai isu strategis tentang pengembangan universitas Paramadina.

Di sela-sela musyawarah tersebut, Anies mendapatkan sebuah panggilan, ia pun bergegas izin keluar sebentar. Anies mendapatkan telepon dari seorang pejabat tinggi dari kedutaan besar sebuah negara di Eropa. Maksud panggilan tersebut adalah mengajak Anies agar mau menjadi pembicara dalam suatu acara di negara tersebut.

Namun, bagaimana jawaban seorang rektor ini? Sungguh diluar dugaan, ia menolak untuk menjadi pembicara bergengsi di sebuah negara Eropa tersebut. Lalu apa yang ada dalam pikiran Anies? Padahal karena hal itu, reputasi dia akan meningkat, ia bisa keliling Eropa gratis dan mendapatkan uang dari seminar tersebut.
Ternyata Anies tidak hanya mendapatkan panggilan sekali ini saja. Beberapa waktu berlalu, ia telah ditelepon oleh pihak penyelenggara acara agar berkenan menjadi pembicara bergengsi itu. Anies benar-benar menolaknya karena ia memilih sebuah komitmen. Sebuah komitmen?

Setelah menutup teleponnya, Anies kembali bergabung bersama wakil-wakil rektor untuk melanjutkan musyawarah. Sebagai basa-basi, Anies berkata, "saya sudah menolak untuk hadir, tetapi tetap saja mereka menghubungi terus," katanya lirih. "Pada tanggal yang sama, saya sudah berjanji untuk menjadi saksi pernikahan salah seorang alumnus kita."

Menjadi saksi pernikahan? Bagaimana mungkin menjadi saksi pernikahan bisa mengalahkan menjadi pembicara bergengsi dalam suatu acara yang megah? Mengapa Anies tidak mencontoh kebanyakan orang yang bisa saja dengan ringan menolak janjinya itu. Janji Anies juga tidak terlalu penting, hanya menjadi seorang saksi pernikahan saja.

Dalam momen ini, Anies menunjukkan bahwa ia berbeda dengan orang lain. Anies bisa berpegang teguh menepati omongannya dan janjinya menghadiri pernikahan alumnus kampusnya sekaligus menjadi saksinya. Barangkali Anies berpikiran bahwa kehadirannya sebagai saksi pernikahan juga merupakan momen yang besar. Mahasiswanya akan mengenang kenangan bersejarah yang hanya terjadi sekali seumur hidup itu. Ia akan bahagia karena pernikahannya dihadiri oleh seorang rektor kampusnya.

Anies, selamat untuk Anda! Anda memang berbeda daripada yang lain. Tetaplah teguh untuk memegang janji-janjimu layaknya Anda menepati janji seperti kisah di atas. Anies, rakyat akan bahagia jika pemimpinnya bisa menunaikan janji-janjinya!.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Saus Sate Indonesia Buatan Thailandoleh : Fida Abbott
22-Mar-2020, 03:07 WIB


 
  Saus Sate Indonesia Buatan Thailand Saus sate Indonesia ini saya temukan di toko kelontong daerah Chester, negara bagian Pennsylvania, AS. Harganya turun drastis dari $6.99 menjadi $0.99. Jumlahnya banyak sekali yang disetok di rak. Senang melihat salah satu saus terkenal Indonesia dijual di AS. Sayangnya,
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 
MANG UCUP ITU CHINA BANANA 28 Jan 2020 00:52 WIB

 

 

 

 

 

 
SATU DETIK SETELAH KEMATIAN 26 Mei 2020 08:28 WIB

BACA ALKITAB ITU MENYEHATKAN 23 Mei 2020 12:40 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia