|
|
|
| |
KabarIndonesia - Tayangan televisi kian tidak ramah anak. Nyaris tidak ada tayangan yang mendidik seperti mengajari anak agar hormat kepada orang tua dan guru, rajin menabung dan hidup berhemat, suka bekerja keras atau hidup berprihatin.
Yang ada adalah selengkapnya....
|
|
|

OPINI
Kritik itu Membangun untuk Perubahan (4)
Oleh : Rachmad Yuliadi Nasir | 31-Des-2009, 13:56:46 WIB
|
KabarIndonesia - Anda pernah dengar kritikan? Anda pasti pernah di kritik. Setiap orang selalu dikritik, tidak peduli siapa saja dari presiden hingga rakyat jelata sering di kritik oleh orang lain.
Bagaimana dengan para pengamat kita, baik pengamat politik dan pengamat ekonomi, mereka dikritik karena terlalu banyak bicara tetapi tidak ada aksi, No Action Talk Only (NATO).
Presiden B.J. Habibie berkata, “NATO itu bukan singkatan dari No Action Talk Only tetapi No Ampau Thanks Only, artinya setelah berbicara di seminar tidak pernah dibayar,” ujar Habibie beberapa saat yang lalu di gedung BPPT.
Presiden Soeharto mundur karena dikritik tidak becus mengurus Negara akibat krisis ekonomi dan moneter “KRISMON” pada tanggal 21 Mei 1998. Presiden Abdurrachman Wahid/ Gus Dur dikritik karena bila ada apa-apa selalu seenaknya berbicara, ”Gitu saja kok repot.”
Gus Dur akhirnya terkena batunya, pada saat di ujung tanduk kekuasaannya, beliau dikritik oleh para demonstran, “Gus Dur mundur, gitu saja kok repot.”
Perdana Menteri Singapura mengkritik B.J. Habibie. Katanya, “Kalau Habibie jadi Wakil Presiden, maka ia akan ditolak pasar apalagi kalau sampai jadi Presiden, maka Indonesia akan terpecah-belah.”
“It’s oke …I show you, baik akan saya tunjukkan pada kamu,” ujar Habibie dengan nada geram. B.J. Habibie balas mengkritik PM Singapura, Lee Kuan Yew dengan sebutan untuk Negara Singapura ”Red Dot In The Map, Negara kecil hanya sebuah titik merah saja di peta kok bertingkah.”
Menurut Habibie lebih lanjut saat ia menjadi Presiden dan berhasil menurunkan nilai tukar rupiah terhadap dolar dari Rp 15.000 per dolar menjadi Rp 7.000 per dolar, PM Singapura menyurati beliau, “Habibie Anda sukses dan berhasil, maaf saya keliru memprediksi Anda.”
Habibie juga sering dikritik bila pidato dan berbicara terlalu lama seperti pada saat Hut THC, The Habibie Center kemarin tanggal 10-11 November 2009, beliau dikritik oleh moderator hingga dua kali.
Penulis lebih senang melihat orang yang mengkritik para pejabat daripada orang itu selalu menjilat/cari muka, ABS (Asal Bapak Senang). Pimpinan/ Manager suatu perusahaan berkata, ”Kritiklah aku nanti kamu akan saya jitak/ pecat.” (*)
SELAMAT MENGKRITIK DAN DIKRITIK
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/ Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com//
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
TERBALIK: Sebuah mobil APV BA 805 SR terbalik di kawasan Rimbo datar, Padang( 8/9). Diduga kuat kejadian naas itu terjadi gara-gara sopir mengantuk saat berkendara. Tidak ada korban jiwa dari kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut, tiga orang selengkapnya.... |
|
|
|
|
|