KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 
 
OPINI

Manunggaling TNI dengan Rakyat
Oleh : Iin Suwandi | 10-Aug-2017, 14:15:18 WIB

KabarIndonesia - Kedekatan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dengan rakyat boleh dikatakan tidak ada sekat yang menghalangi. Terbukti pada beberapa dekade terakhir ini, antara rakyat dan TNI telah menjadi penopang kekuatan bangsa ini. Kekuatan seperti ini tentu saja dalam upaya  untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagaimana kita pahami bersama bahwa bangsa ini bebas dari penjajahan dan mendeklarasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 atau sekitar kurang lebih 72 tahun lalu. Berkat hubungan yang harmonis dan kekompakan rakyat dengan tentara, mereka berhasil mengusir penjajah dari bumi Nusantara ini.

Sejarah mencatat, cikal bakal TNI berawal dari pembentukan wadah organisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR) dulu.   
Lalu kemudian dari BKR berubah  menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Selanjutnya menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 3 Juni 1947 oleh Presiden RI Pertama, Ir Soekarno.   
Peran rakyat akan cikal-bakal pembentukan TNI, tentu tidak bisa dilupakan begitu saja, bahkan berkat kerja sama yang baik antara rakyat dengan TNI, bangsa ini bebas dari penjajahan, menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat sampai saat ini. Menurut saya "Kemanunggalan antara rakyat dengan TNI inilah yang harus tetap kita jaga, karena TNI itu sebenarnya berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,".     
Untuk tetap menjaga hubungan baik, antara TNI dengan masyarakat, maka dimulailah suatu kemitraan terencana antara TNI dengan masyarakat. Maka lahirlah gagasan TNI untuk membantu rakyat dari belenggu keterbelakangan dengan  mencetuskan ABRI Masuk Desa (AMD) beberapa puluh tahun silam.  
Program AMD ini digelar di beberapa daerah di Indonesia. Lokasi yang dipilih, terutama di daerah tertinggal, terisolasi, perbatasan, daerah kumuh perkotaan, serta daerah lain yang terkena dampak bencana. Dalam perkembangannya, nama program AMD ini berubah menjadi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Saat ini, kami peroleh informasi bahwa program TMMD sudah memasuki ke 99. 
Jika dilihat program TMMD  tersebut, adalah salah satu bukti bahwa TNI bukan hanya dekat dengan rakyat, malah tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Sebab substansi tujuan TMMD  yakni membantu memajukan daerah tertinggal, serta mendekatkan hubungan antara TNI dengan masyarakat.  Oleh karenanya, dalam menumbuhkan semangat nasionalisme yang kokoh. Dibutuhkan kerja sama yang harmonis dalam membangun bangsa yang bermartabat tanpa adanya perbedaan. Apalagi sekarang pemerintah lagi memproklamirkan slogan "Saya Indonesia, Saya Pancasila". Dengan slogan ini tentunya TNI sudah membuktikan bahwa antar slogan dan pembuktian di lapangan telah sejalan. Artinya perkataan yang jujur akan lahir ketulusan untuk saling mencintai sesama anak bangsa tanpa adanya skat yang menghalangi.   
Terutama sebentar lagi kita akan memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke 72 tahun 2017. Momentum  perayaan kemerdekaan bangsa Indonesia membuat kita untuk saling menghormati satu dengan lainnya, sehingga hubungan yang emosional antara rakyat dengan TNI dan eleman lainnya harus terus terjaga dalam kelangsungan bangsa dan negara yang kita cintai yaitu bangsa Indonesia.(*) 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia