KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniAmanah vs Khianah oleh : Riezky Adrian
06-Jul-2015, 22:45 WIB


 
 
Amanah vs Khianah
KabarIndonesia - Di segala aspek kehidupan bermasyarakat maupun pribadi, seringkali kita berhadapan dengan kedua karakter ini. Orang yang bisa dipercaya secara lisan maupun perbuatan seakan langka dijumpai, namun ketika khianah mendarah daging dan tumbuh subur dalam segala aspek kehidupan, maka
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Penantian Semu 06 Jul 2015 22:47 WIB

Mbok Minah Si Pencari Daun 06 Jul 2015 22:41 WIB

 
Curug Pelangi Menyimpan Potensi 29 Jun 2015 03:49 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenal Pasar Rumput 06 Jul 2015 22:53 WIB

Mengenal Hak-Hak Konsumen 29 Jun 2015 03:55 WIB

 
 
OPINI

Masih Perlukah OSPEK?
Oleh : Mailany | 22-Apr-2010, 01:33:54 WIB

KabarIndonesia - Ospek dapat menjadi sebagai suatu tradisi pada kampus-kampus mengadakan pengkaderan massal(OSPEK) kepada mahasiswa-mahasiswi baru pada kampus mereka. Kegiatan Ospek, perlu diperhatikan disini adalah tujuan dan esensi yang diupayakan dari kegiatan tersebut, dan perlu diperjelas, ospek dengan metode semi militeristik ini “hanya” akan efektif bila dijalankan oleh pihak militer itu sendiri.

Suatu hari saya ber-chatting ria dengan seorang pemudi yang bernama Ita(nama samaran) di Internet, dan ternyata dia adalah seorang mahasiswa baru di kampus dia berada. Secara iseng saya bertanya bagaimana kegiatan ospek di kampusnya, lalu dia mulai bercerita panjang lebar. Intinya, ospek yang dilaksanakan di kampusnya memang tidak memakai metode semi militeristik, tetapi mahasiswa pelaksana ospek disana menggunakan metode “membentak”, “berteriak-teriak kasar”, “memukul-mukulkan kertas karton ataupun kayu ke tanah”, menurut saya tindakan ini juga termasuk metode semi militeristik tapi semi militeristik “dalam hati”, dimana setiap orang memiliki kerentanan psikologis yang berbeda-beda, sehingga hukuman yang serampangan ataupun perlakuan yang menekan mental pada ospek dapat menimbulkan suatu “Trauma Psikologis” tersendiri bagi beberapa orang.

Trauma ini pada akhirnya akan menimbulkan abnormalitas kejiwaan pada seseorang. Dan ketika Ita mengemukakannya semua pada saya, ternyata “Trauma” itu pada dia, dan sikap dia pun berubah, tanpa sadar dia menjadi orang yang suka marah dengan meledak-ledak, berteriak-teriak persis ketika para “senior” berteriak-teriak di kupingnya. Ini hal yang miris sekali, bahwa pengaruh “Trauma” tersebut dapat mengubah karakter jiwa seseorang menjadi tidak baik.

Sungguh disayangkan jika kegiatan ospek tersebut diisi dengan kenangan-kenangan buruk yang melekat pada jiwa seseorang, sehingga ketika mahasiswa baru tersebut selesai mengikuti Ospek, ada rasa “kebencian” yang melekat pada “senior-senior” mereka, mereka akan menjadi orang yang berpura-pura hormat pada “senior”, padahal di pikiran dan hati mahasiswa tersebut melekat kenangan buruk tentang Ospek yang mereka ikuti. Padahal jika dilihat dari dalam Ospek ini sangat berperan bagi mahasiswa baru yang sama sekali belum mengenal lebih dalam tentang apa “isi” kampus yang mereka pilih, bukan lebih mengenal “ke-kekuasaan”, “ke-senioritasan”, tapi lebih “ke-familiaran”, dan “kenyamanan”

Dalam dunia ke- “MAHASISWA” -an, saya sangat tidak setuju dengan adanya sebutan “senior-junior”, sepertinya ada jurang yang membedakan dimana “senior” ditempatkan dan “junior” berada, dalam dunia ke- “MAHASISWA” -an, adalah dimana kita bisa mendapatkan kasih yang tidak kita dapatkan jauh di luar sana, dimana kampus menjadi seperti “rumah kedua” yang menjadi tempat untuk kita nyaman berada. Jadikan otoritas bukan untuk berkuasa, tapi memimpin, sebagai pemimpin yang baik, ia tidak selalu mengucapkan kata “saya” tapi “kita”, tidak selalu menjadi “bos” tapi tetap menjadi pemimpin yang baik. Salam Mahasiswa!

Mailany, Mahasiswi Politeknik Batam


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindon

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Konstruksi MRT Jalan Thamrinoleh : Dicky Ari Wibowo
29-Jun-2015, 22:47 WIB


 
  Konstruksi MRT Jalan Thamrin Sejumlah warga melintasi area konstruksi MRT di jalan Thamrin pada saat car free day, Jakarta, Minggu (28/6/2015). MRT atau Mass Rapid Transit merupakan sebuah sistem transportasi transit cepat yang sedang dibangun di Jakarta.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 
Kemandag Mengadakan Pasar Murah 06 Jul 2015 22:58 WIB

Isu Beras Nasional 29 Jun 2015 06:06 WIB

 
Jadwal Copa America 2015 11 Jun 2015 13:43 WIB


 
Mengenang Chris Siner Key Timu 13 Mei 2015 18:00 WIB

Badan Kecil, Semangat Tinggi 30 Apr 2015 07:41 WIB

 

 

 
Deteksi Kanker Sejak Dini 06 Jul 2015 22:55 WIB


 

 
Ekspektasi Bosch di Ajang Bisnis 06 Jul 2015 22:57 WIB


 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia