KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
OpiniTeologi Inklusif Sebagai Alternatif oleh : Gunoto Saparie
18-Des-2017, 07:04 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mendengar istilah "teologi inklusif", saya langsung teringat kepada Nurcholish Madjid. Nurcholish adalah salah seorang cendekiawan muslim yang concern cukup mendalam terhadap persoalan hubungan agama-agama dan dialog antaragama. Ia secara teoritis mengedepankan pencarian dan konsep titik temu agama-agama secara eksplisit
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Jatuh Cinta Kepada Telaga 26 Nov 2017 11:31 WIB

Dunia Imitasi 23 Nov 2017 15:40 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Medsos dan Hoax
Oleh : Iin Suwandi | 26-Jul-2017, 16:30:55 WIB

KabarIndonesia - Pada kehidupan di era  modern saat ini masyarakat tidak bisa dipisahkan dengan media sosial. Media sosial memiliki banyak fungsi yang positif bagi kehidupan masyarakat seperti untuk berkomunikasi dengan cepat dan murah. Media sosial (medsos) juga berfungsi sebagai tempat memromosikan usahanya dan banyak fungsi lainnya.

Selain memiliki fungsi positif media sosial juga memiliki dampak yang negatif. Medsos akan berdampak negatif apabila dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, seperti penggunaannya untuk melakukan penipuan, melakukan provokasi, penyebaran berita palsu atau hoax, yang bisa menyebabkan masyarakat terprovokasi.

Sudah banyak orang yang akhirnya harus berurusan dengan hukum lantaran kebablasan menggunakan media sosial. Mulai dari komentar bernada hujatan hingga status yang berbau ujaran kebencian di medsos, membuat pemiliknya harus mendekam di penjara.

Saya terkesan dan salut apa yang dilakukan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0710/Pekalongan, Rere Heri Bambang Wahyudi, saat berkunjung ke Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 09 Bojong, Minggu (23/7) lalu. Mereka secara meminta khusus para isteri Tentara untuk membentengi diri, agar tidak terjebak dengan perkembangan medsos yang sangat pesat saat ini.

Sebab memang disadari medsos saat ini dianggap suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari setiap orang, tak terkecuali istri prajurit. Dengan dasar itulah para  istri TNI AD di wilayah Pekalongan diminta berhati-hati menggunakan medsos. Jangan sampai ikut-ikutan menyebarkan berita hoax yang tak jelas sumbernya apalagi yang berbau ujaran kebencian.
      
Berita palsu atau hoax sangat marak dan sangat mudah ditemukan di media sosial saat ini. Hal ini bisa dilihat hampir di semua media sosial: facebook, twitter, instagram, pesan di whatsapp dan bbm. Berita hoax tersebut tersebar di media sosial dalam bentuk tulisan, berita dari sumber yang tidak kredibel, gambar-gambar yang diedit, serta pesan berantai yang disebar lewat broadcast di whatsapp dan bbm.   

Dengan semakin pesatnya perkembangan medsos tersebut maka masyarakat hendaknya memiliki ketahanan informasi agar tidak terjebak dengan medos yang dapat mencelakakan penggunanya. Harus diakui bahwa sulit untuk membendung beredarnya berita palsu atau hoax di media sosial, karena berita hoax bisa dikirim oleh siapapun, darimanapun, dan kapanpun sehingga berita hoax bisa cepat menyebar dan menjadi ramai di media sosial. Namun yang diperlukan  adalah bagaimana berita hoax itu kita tidak sebarkan kepada orang lain.   

Berita palsu atau hoax sering muncul pada saat ada momen-momen tertentu, seperti saat akan pemilu, pilkada, serta saat pemerintah mengeluarkan kebijakan baru. Hal tersebut dikarenakan berita palsu atau hoax ini ditujukan untuk menjatuhkan lawan. Dalam pemilu atau pilkada hal ini kerap terjadi. Yang sangat memprihatikan bila ada berita hoax untuk menyerang pemerintah karena keluarnya kebijakan-kebijakan baru.    

Berita palsu atau hoax ini biasa disebarkan sebagai propaganda untuk melakukan penggiringan opini di masyarakat. Dalam penggiringan opini di masyarakat, berita palsu atau hoax ini dihembuskan dengan isu-isu yang berkembang saat ini. Sehingga berita palsu atau hoax ini berperan dalam penggiringan opini di masyarakat yang berkembang serta membentuk mentalitas masyarakat dalam menghadapi isu yang sedang berkembang.   

Dengan demikian, permasalahan provokasi di media sosial ini memerlukan sebuah kebijakan yang tegas dari pemerintah, dan sikap bijak dari masyarakat dalam menanggapi informasi yang beredar. Oleh karenanya masyarakat dihimbau untuk tidak mudah percaya dan kritis terhadap berita yang dibacanya serta memberikan informasi ke masyarakat yang lain bahwa berita tersebut palsu atau hoax.

Apa yang dilakukan oleh ibu-ibu TNI beberapa waktu yang lalu merupakan suatu upaya untuk saling mengingatkan agar jangan sampai kebablasan dalam bermain medsos sehingga mengakibatkan kerugian. Sudah waktunya kita semua berupaya lebih baik  lagi dalam meminimalisir berkembangnya berita palsu atau hoax di dalam masyarakat.(*)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017oleh : Rohmah Sugiarti
16-Des-2017, 22:18 WIB


 
  Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama main dealer di 36 kota Indonesia gelar kembali Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki (KAWIR). KAWIR pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2014 dan 2015 lalu. Kali ini
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia