KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 

Menyongsong Tahun Baru yang Lebih Bermakna dengan Lingkungan yang Lebih Sehat

 
OPINI

Menyongsong Tahun Baru yang Lebih Bermakna dengan Lingkungan yang Lebih Sehat
Oleh : M. Amar Ma'ruf | 29-Des-2007, 13:46:19 WIB

KabarIndonesia - Hanya dalam beberapa hari, jam/menit/detik lagi kita akan menyongsong tahun baru dan akan meninggalkan tahun yang lama. Berbagai peristiwa telah kita alami.

Tinggal saatnya kita membuat suatu harapan agar apa yang kita telah capai ataupun telah kita lalui dan temukan menjadi sesuatu yang lebih bermakna.  Pergantian tahun bukanlah berarti meninggalkan dan melupakan semua peristiwa dan menghilangkan suatu harapan yang belum tercapai.

Namun, pergantian tahun ini, haruslah diisi dengan suatu perwujudan dari suatu harapan yang akan membawa kita semua pelaku sejarah ke arah yang lebih baik melalui suatu cara yakni dengan saling berintrospeksi diri ke arah  perbaikan terhadap segala kekurangan agar langkah-langkah kita nantinya menjadi kebaikan untuk semua orang di tahun-tahun mendatang.
           
Apabila kita melihat ke belakang, kita telah menyaksikan berbagai kejadian yang memilukan menimpa saudara-saudara kita di berbagai belahan tanah air begitupun di belahan dunia lainnya. Kerusakan yang datang silih berganti nampak sangat mewarnai pergantian waktu dalam tahun yang akan kita tinggalkan ini.

Kerusakan itu terjadi  baik yang disebabkan murni oleh "alam" dan kerusakan yang memang disebabkan oleh kekurang arifan kita sebagai manusia di dalam menangani lingkungan sekitar. Kejadian seperti bencana alam baik banjir, tanah longsor, kekeringan pun melanda sementara bencana kekerasan manusia antar manusia pun masih ditemukan di belahan wilayah lainnya dikarenakan agenda kemasyarakatan yang masih diwarnai oleh aksi-aksi anarkis.

Peristiwa ini menyisakan suatu pekerjaan rumah yang tidaklah ringan yang kita semua masih harus memperbaiki diri. 
Secara nyata, kejadian di atas, tidaklah dapat lagi kita sembunyikan karena memang perkembangan teknologi dan pola pikir masyarakat telah  mengalami perubahan yang membuat kejadian tidak lagi terbatas dalam suatu wilayah namun kejadian tersebut telah pula menjadi konsumsi pemberitaan dan pembahasan di wilayah lain. 

Namun demikian kita pun masih banyak melihat sebagian besar pula pola pikir masyarakat di tanah air pun telah mengarah pada upaya perubahan diri untuk membangun suatu pribadi yang mandiri yang sangat bermanfaat bagi kelanjutan pembangunan diri, masyarakat dan bangsa Indonesia. Berbagai kegiatan pengembangan kreatifitas diri dengan menciptakan karya-karya yang  bermanfaat bagi orang banyak telah menjadikan masyarakat pun termotivasi untuk tetap memberikan yang terbaik bagi kehidupannya di masa-masa mendatang.

Dalam kaitan dengan persiapan menyongsong tahun baru  ini,  sungguh banyak pekerjaan rumah yang memang harus kita selesaikan. Pekerjaan rumah yang memang berasal dari sisa-sisa pekerjaan yang telah kita lakukan dengan tujuan dalam tahun ke depannya, pekerjaan rumah itu akan menjelma sebagai suatu karya yang baik dan bermanfaat bagi kita khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Apabila kita ambil satu kasus dalam masyarakat kita, yakni masalah lingkungan, kita masih menghadapi ancaman bencana di masa-masa mendatang. Dalam kasus ini pada dasarnya kita dituntut untuk dapat mendukung suatu pola hidup yang sehat dan meninggalkan cara hidup yang tidak sehat dan tidak ramah lingkungan.

Dalam upaya ini, memang perlu dilakukan langkah-langkah yang holistik yang melibatkan diri-diri dalam suatu kegiatan peduli lingkungan yang hasilnya, Insya Allah, akan mencakup seluruh elemen masyarakat, tidak hanya dapat dilakukan dan dirasakan secara sendiri-sendiri, dikarenakan kita, adalah manusia, yang hidup secara sosial ataupun bermasyarakat. Artinya, kebiasaan hidup sehat tersebut selain kita harus terapkan dahulu dalam kehidupan pribadi kita, kita  pun dituntut untuk mengajak sekeliling kita.

Dalam kaitan ini, lembaga pengawasan pun tidak menjadi tanggung jawab orang lain, namun semua pengawasan ada pada setiap individu sehingga pengawasan tersebut menjadi pengawasan yang melekat dalam hati dan perilaku setiap individu. Apakah cara demikian akan efektif ?

Cara di atas bukanlah bermaksud meniadakan suatu sistem yang secara institusional telah terbentuk dalam suatu kepemerintahan baik ditingkat yang lebih tinggi hingga yang paling rendah. Namun, cara ini adalah cara yang saling komplementer yang memang sudah saatnya dilakukan dan di terapkan kembali.

Cara ini pada dasarnya, bukan lah cara baru yang ada pada masyarakat Indonesia, yang memang tumbuh dari berbagai keragaman budaya mereka. Karena, syukurnya perkembangan budaya dalam masyarakat Indonesia yang berada dalam satu kesatuan Republik Indonesia ini tergolong sebagai suatu masyarakat yang kebudayaannya telah tersentuh dengan  norma-norma luhur agama.

Yakni norma-norma yang mengajarkan bahwa Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, mengajarkan manusia untuk senantiasa bersikap arif terhadap hubungan dengan sekitarnya/manusia dengan lingkungan sekitarnya, baik itu hubungan antara manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam sekitar dan yang terpenting pula, hubungan manusia dengan Sang Pencipta-Nya, Al-Khalik.

Pola ini yang pada dasarnya senantiasa dapat menjadi pupuk penyubur dalam  individu-individu manusia Indonesia untuk senantiasa melakukan upaya pengawasan diri terhadap upaya peningkatan kwalitas lingkungan hidup alam sekitarnya.   Dengan demikian pribadi-pribadi tidak akan merasa terpaksa dan pribadi-pribadi pun tidak akan berupaya memaksa karena yang terjadi disini adalah suatu perwujudan tanggung jawab individu terhadap keberlangsungan hidup manusia secara menyeluruh ke depannya.

Dengan demikian, diharapkan, upaya reformasi yang terjadi dapat mengarah kepada suatu perbaikan yang dapat mengubah secara komprehensif suatu tatanan hidup masyarakat Indonesia yang tidak hanya mementingkan aspek-aspek dunia tanpa berpikir untuk juga mempunyai tabungan untuk kehidupan yang lebih abadi  ketika setiap orang tentunya akan menghadapi suatu kematian.

Dan bagi masyarakat Indonesia yang Ber-Ketuhananan Yang Maha Esa, harus yakin bahwa kematian itupun bukanlah akhir. Dunia bukanlah segala-galanya. Namun ada suatu peristiwa yang lebih kekal akan ditemui melalui suatu phase yang dapat disebut sebagai phase kematian atau Qiamat bagi mereka yang ditakdirkan untuk mengalaminya sebagai pintu untuk memasuki alam baru yang lebih kekal setelah alam dunia ini.

Dalam kaitan itulah, sebaiknya dalam masa-masa mengakhiri waktu di tahun 2007 ini, kita pun harus mengajak diri-diri pribadi untuk memenangkan pertarungan yang terjadi dalam setiap diri manusia, yakni pertarungan antara yang hak dan yang bathil dengan kembali mengatur strategi dan memperbaiki diri sebagai seorang diri/hamba yang memang mempunyai keterbatasan dan suatu saat akan dipanggil untuk menemui Sang Pencipta. Ketika itu pula kita diminta pertanggungjawaban terhadap apa-apa yang telah kita perbuat.

Mudah-mudahan dengan upaya dan perbuatan kita di dalam menjaga lingkungan hidup yang didasari oleh keyakinan dengan diikuti perbuatan kita yang berupaya turut pada ajaran Sang Pencipta/al-Khalik/Allah azza wa Jalla, Sang Pencipta sendiri akan menerima amalan kita di dunia dan menghapuskan segala keburukan dan dosa-dosa kita, khususnya masyarakat dan bangsa Indonesia. Amin. Wallahu'alam bishawab.

Penulis adalah Pengurus Buletin Media Ilmu "Ulil al-Bab" Musholla Baiturrahman-KBRI New Delhi

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 
Kemendiknas Luncurkan #Teman KIP 05 Aug 2020 10:35 WIB


 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia