KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilEyang Dokter dan Kemenangan Kehidupan oleh : Kabarindonesia
22-Mei-2019, 08:38 WIB


 
 
KabaIndonesia - Bagi sebagian besar orang, menulis narasi kehidupan dalam bentuk autobiografi adalah percuma dan membuang-buang waktu. Tidak sedikit pula orang yang menganggap bahwa hidup terlalu biasa untuk dituliskan menjadi sebuah autobiografi. Tidak ada yang menarik dalam kehidupan, begitulah anggapan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Menunggu 19 Mei 2019 16:15 WIB

SYEH SITI JENAR 16 Mei 2019 15:44 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Mengenang Peristiwa 21 Mei 1998 22 Mei 2019 14:14 WIB

 
 
OPINI

Pancasila, Gotong Royong dalam Perbedaan Agama
Oleh : Janu Wijayanto | 16-Des-2011, 21:24:21 WIB

KabarIndonesia - Indonesia memiliki karakteristik masyarakat mengedepankan nilai spiritualitas. Masyarakat yang demikian sebenarnya membutuhkan sentuhan kebijakan yang memperhatikan pemenuhan kesejahteraan yang bukan hanya materiil tetapi juga secara moril atau yang bersifat kerohanian. Lepas dari perkembangan masyarakat modern yang mengedepankan rasio tetapi perihal kerohanian tersebut tetap menjadi corak bangsa Indonesia. Namun saat ini nampaknya kerohanian semakin kering mempersatukan watak dan tak jarang justru perbedaan agama menghadirkan konflik. Disitulah Pancasila relevan menjadi bintang penunjuk arah (leitstaar dinamis) sebagaimana istiliah pendiri negara (Soekarno:1945)

Bangsa Indonesia Bertuhan

Bagaimana Pancasila memberikan petunjuk arah kebersamaan dalam keberagaman menjadi penting mengingat bangsa Indonesia memiliki corak umum sebagai bangsa yang ber-Tuhan.

Corak kerohanian bangsa Indonesia nampak secara manifes dalam salah satu sila Pancasila sebagai ideologi negara yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Bahkan didalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sangat jelas secara ekstrinsik disebutkan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia tercapai atas berkat rahmat Allah.

Semua ini mencerminkkan sikap berketuhanan dari bangsa Indonesia yang kemudian ditegaskan lagi di dalam ideologi negara Indonesia yakni Pancasila pada sila pertamanya Ketuhanan Yang Maha Esa yang sekaligus memberikan payung bagi kehidupan beragama di Indonesia.

Untuk dapat memaknai keberagaman di Indonesia sebagaimana dijamin Pancasila maka sangat perlu untuk mendekatkan pandangan kita menuju proses kelahiran dari Pancasila itu sendiri. Pancasila sebagai ideologi telah menjadi kesepakatan oleh para pendiri negara bahwa bangsa Indonesia adalah berdasarkan pada nilai Ketuhanan. Pancasila sebagai dasar negara (state fundamental norm) yang jelas merupakan konsensus dasar yang sudah tidak perlu lagi diutak-atik sebab ideologi negara adalah dasar sebuah negara yang harus dipertahankan untuk eksistensi sebuah negara.

Dalam pidato lahirnya Pancasila 1 Juni 1945 Bung Karno menyebutkan pada saat itu bahwa yang dibutuhkan secara mendasar untuk membentuk negara Indonesia merdeka adalah satu philosofische grondslag (Bahasa Belanda) itulah pundamen, sebuah filsafat, sebuah pikiran yang sedalam-dalamnya, yang merupakan jiwa hasrat yang merupakan fondasi yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung negara Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi.

Fakta di seluruh negara-negara di dunia memiliki dasar negaranya, seperti San Min Chu I di China, Islam di Arab, nasional-sosialisme di Jerman, Marxisme, historis – materialisme di Soviet, Tenoo Koodoo Seishin di Jepang, Declaration of Independent di Amerika dan masih banyak negara lainnya, menemukan kekokohannya karena ada dasar negara dan mempertahankan dasar negaranya.


Terkait perbedaan beragama sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa pada dasarnya merupakan dasar pengikat dari kehidupan beragama di Indonesia bahwa Indonesia pada dasarnya bertuhan dan mengakui keberadaan banyak agama untuk berkembang. Substansi ketuhanannya tetap hanya saja seiring perkembangan corak hidup dan fase hidupnya masyarakat terdapat perbedaan persepsi tentang Tuhan. Tetapi sebagai nilai dasar maka Ketuhanan Yang maha Esa itulah yang menjadi corak umum bangsa Indonesia.

Mekanisme Gotong Royong dalam Keberagaman

Untuk menyelenggarakan kehidupan beragama yang tertib damai maka Pancasila sebagai fondasi bangunan negara menjadi sesuatu yang sifatnya statis. Negara dan pemerintah tidak bisa membiarkan kehendak sekelompok golongan untuk merubah atas dalih apapun.

Dalam perkembangan kontemporer Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia rasanya terus mengalami kemunduran dalam praktek bernegara. Pancasila sebagai dasar untuk menyempurnakan masyarakat di seberang jembatan emas kemerdekaan negara Indonesia juga seperti menghilang dari praktek ketauladanan pemimpin dan penyelenggara negara. Ini tentu masalah serius bagi ketatanegaraan di Indonesia. Pancasila juga jangan sampai tereduksi hakikinya sebagaimana maksud penggali juga seperti terpisah dari pergulatan sejarah yang melatarinya yang membuatnya milik bersama seluruh bangsa sekaligus pemandu seluruh bangsa.

Pertama yang harus memperjuangkan sehebat mungkin eksistensi Pancasila adalah pemerintah sebagai pelaksanaan mandat rakyat. Hilangnya rasa memiliki Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang plural dapat memperlemah negara.

Indonesia yang memiliki mayoritas muslim membutuhkan Pancasila untuk turut menjaga kerukunan dalam keberagaman. Dan tentu logikanya untuk tetap menjadikannya mayoritas yang tidak perlu berperangai seakan menjadi golongan minoritas yang harus dibela-bela hak-haknya bahkan dengan tindak kekarasan tertentu. Justru bagaimana Pancasila membuat mayoritas tetap menjaga posisi mayoritasnya untuk mewujudkan dirinya sebagai pengayom perbedaan beragama dan melindungi minoritas. Itulah makna gotong royong Pancasila dalam perbedaan beragama di Indonesia.

Janu Wijayanto (Pemerhati Masalah Kebangsaan)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 



Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia