KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia - Pada Nukilan Buku Jokowi Utusan Semesta: Sekali Lagi Semesta Membuktikan Tidak Pernah Ingkar janji bagian (10), telah saya sampaikan alasan-alasan kenapa KH Ma'ruf Amin merupakan salah satu sosok yang paling tepat mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 kemarin.
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
JENUH 17 Jul 2019 15:06 WIB

Sayapku Telah Patah 08 Jul 2019 10:34 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
PWI Jaya Gelar Orientasi Wartawan 17 Jul 2019 16:02 WIB


 

Pancasila, Paradigma Pertahanan Negara

 
OPINI

Pancasila, Paradigma Pertahanan Negara
Oleh : Aulia Asep Ralla | 25-Des-2011, 12:45:22 WIB

BU

KabarIndonesia -
Pertahanan Negara hendaknya selalu mendasarkan pada tujuan demi tercapainya kesejahteraan hidup sebagai manusia yang bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Pertahanan Negara harus menjamin hak-hak dasar seperti persamaan derajat dan kebebasan kemanusian yang diperuntukan demi terwujudnya keadilan dalam masyarakat agar negara benar-benar meletakkan fungsi sebenarnya sebagai suatu Negara hukum dan bukannya suatu Negara yang berdasarkan atas kekuasaan.

Secara jelas Pancasila memberikan dasar-dasar nilai yang fundamental bagi bangsa Indonesia untuk hidup secara terus menerus hidup rukun dan damai dalam kehidupan beragama di Negara Indonesia ini. Dalam konteks ini maka dalam UUD pada pokok pikiran alinia ke IV disebutkan bahwa Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pada sila ini telah terdapat kandungan ilmu pengatahuan yang sangat luas makna dan artinya. Kandungan maksudnya tersebut secara jelas telah sanggup mengkomlementasikan antara ilmu pengetahuan dan mencipta, antara keseimbangan rasional, irasional, rasa, akal dan kehendak. Berdasarkan sila inilah pengetahuan tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan akan tetapi apa yang cipatakan juga dapat dipertimbangkan dampak yang dapat ditimbulkan bagi manusia di sekitarnya.

Dengan demikian maka aktualisasi Pancasila terdapat dua kandungan yaitu aktualisasi objektif dan subjektif. Aktualisasi objektif dalam negera meliputi kelembagaan meliputi legislatif, yudikatif dan eksekutif. Sedangkan aktualisasi subjektif adalah aktualisasi Pancasila pada setiap individu terutama dalam aspek moral dalam kaitannya hudup dalam kenegaraan dan berbangsa. Aktualisasi ini tidak ada pengcualian baik selaku warga Negara biasa, aparat penyelenggara Negara, penguasa Negara terutama penguasa Negara. Sehingga akan muncul kesetaraan dalam konteks kemanusian dan kedilan sebagai warga yang selalu mendasarkan Pancasila yang tidak ada perbedaaan.

Tidak adanya perbedaan tersebut secara jelas akan menimbulkan tidak adanya warga yang merasa dipinggirkan. Dengan tidak adanya perbedaan tersebut secara otomatis akan menimbulkan iktan kuat yang kokoh serta kebersamaan dan kita tidak akan mendengar dan melihat ada warga Indoneisa yang hendak mendirikan Negara dalam Negara. Karena jika dihayati dan dilami makna kandungan Pancasila yang sangat melimpah memungkinkan Pancasila selalu dijadikan dasar sebagai paradigma pertahanan Negara. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia