KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
RohaniDualitas Ghaib-Nyata (2): Menemukan Resonansi Ilahi oleh : Tonny Djayalaksana
10-Des-2018, 15:05 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pada tulisan "Dualitas Ghaib-Nyata Bagian 1" telah dipaparkan tentang adanya fenomena manusia yang bisa berbicara dengan flora dan fauna. Temuan kenyataan tersebut serupa dengan yang diceritakan dalam Al Quran tentang Nabi Daud dan Nabi Sulaiman yang diberi keutamaan
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pelajaran Cinta di PBA UIN Malang

 
OPINI

Pelajaran Cinta di PBA UIN Malang
Oleh : Jurnalis Pba Uin Malang | 09-Feb-2018, 08:54:01 WIB

KabarIndonesia - Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteksnya filsosifi cinta merupakan sifat yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang, atau pendapat lainnya. Cinta adalah aksi atau perbuatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, kasih sayang, perhatian, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.

Namun ada salah satu konsep cinta, yang jalur cintanya tidak seperti cinta sampah, cinta monyet yang biasa dilakukan oleh generasi muda masa kini. cinta itu adalah cinta Ilahi (Al hubb al-ilah) yang dikonsep oleh Rabiah al adawiyah. Hal ini dalam pandangan kaum sufi memiliki nilai tinggi, bahkan kedudukan mahabbah dan ma'rifat merupakan kembar dua yang satu sama lainnya tidak bisa dipisahkan. Mirza Wildan mengatakan: Cinta para sufi dan ma'rifat itu timbul dari pandangan dan pengetahuan mereka tentang cinta yang abadi dan tanpa pamrih kepada Allah Swt. Cinta itu timbul tanpa ada maksud dan tujuan apapun.

Rabiah mengisyaratkan adanya dua bentuk cinta. Pertama, cinta yang lahir dari kesaksian kepada kemurahan Allah Swt, dalam bentuk kecukupan hajat hidup insani dan kenikmatan indrawi, serta kehormatan diri. Sehingga tidak di sangkal jika hati cenderung dan tergiring untuk mencintai Dzat pemberi kemurahan itu. Cinta seperti inilah yang disebut dengan hubbul hawa, cinta karea kecenderungan hati.

Kedua, cinta yang lahir dari kesaksian hati kepada adanya kesempurnaan. Jika hijab yang menyelimuti seorang hamba di buka oleh Allah Swt, maka tampaklah oleh hamba tersebut keindahan dan kesempurnaan Tuhan dalam segala hal. Pada saat demikian, secara otomatis lahir rasa cinta yang kokoh.

Cinta yang kedua inilah yang paling hakiki, karena seorang hamba tidak lagi melihat seberapa besar Allah Swt memberikan kecukupan hajat hidupnya, melainkan sebuah cinta yang ada dalam ruang dan waktu serta mengatasi segala keadaan, baik suka maupun duka, baik ketika berkecukupan ataupun tidak.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australiaoleh : Rohmah S
10-Des-2018, 22:14 WIB


 
  Pergelaran Swimrun Pertama di Asia Tenggara-Australia 20 pelari dari 6 negara: Indonesia, Australia, Amerika, Inggris, New Zealand dan Swedia ikuti swimrun di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dengan jarak lari 20km dan berenang 3km. Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto (kiri)
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia