KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalOJK Umumkan Pemenang Annual Report Award (ARA) 2016: ANTAM Kembali Sabet Predikat Juara Umum oleh : Wahyu Ari Wicaksono
19-Sep-2017, 18:18 WIB


 
 
KabarIndonesia – Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), dan Ikatan Akuntan Indonesia kembali menggelar Annual Report Award (ARA) 2016.   Mengusung
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Surat Cinta Kepada-Nya 18 Sep 2017 14:09 WIB

Komputer 17 Sep 2017 09:59 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Pemerintah Remehkan Persoalan Papua
Oleh : Frans Tomoki K | 18-Aug-2010, 01:30:12 WIB

KabarIndonesia - Pemerintah pusat dinilai cenderung mengecilkan akar masalah Papua dan otonomi khusus (otsus). Perlindungan dan pemberdayaan terhadap orang asli Papua hanya terjebak pada retorika.

Muridan, Koordinator Tim Papua LIPI mengritisi sikap pemerintah yang dinilai belum mau melakukan koreksi atas kegagalan kebijakan politik, hukum, dan keamanannya. Adapun pakar International Crisis Group Sidney Jones mengingatkan, permasalahan Papua terdiri dari banyak dimensi. Di antaranya, soal seberapa banyak kekuasaan yang rela diberikan pemerintah pusat kepada Papua dan tidak dianggapnya ancaman bagi Papua sebagai ancaman nasional.

Menanggapi situasi di Papua, Sekjen Dewan Ketahanan Nasional, Letjen (Purn) Bambang Darmono menilai perlu kehendak bersama untuk melanjutkan pendekatan kesejahteraan terhadap Papua. Caranya, kata dia, dengan meredesain draf Otsus Papua dengan melibatkan masyarakat Papua.  Bambang menilai otsus dan Inpres No. 5/ 2007 belum mampu menyelesaikan masalah Papua. Penyebabnya antara lain, peningkatan radikalisasi masyarakat Papua, budaya kekerasan, serta perlawanan bersenjata antara warga Papua dan aparat keamanan nasional.

Gubernur Berang

Sementara itu, menanggapi soal audit dana otsus Papua, Gubernur Papua Bamabas Suebu justru terkesan berang. "Itu bukan tugas dari Kemendagri sama sekali. Itu menurut UU Keuangan Negara, UUD 1945, dan itu sudah dilakukan (oleh BPK)," ujar Suebu.

Diketahui, total dana otsus yang digelontorkan untuk masyarakat Papua rata-rata Rp 2 triliun per tahun. Jika ditotal, mencapai lebih dari Rp 23 triliun sepanjang delapan tahun terakhir. Sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan akan melakukan audit menyeluruh dana otsus Papua.

"Biaya pembangunan per kapita dari 33 provinsi yang paling tinggi adalah Papua. Baru Aceh, baru yang lain-lain. Jadi kalau tidak bergerak, tidak ada kemajuan, kita harus tahu mengapa," tegas Presiden.

Pihak Kemendagri juga menegaskan, evaluasi pelaksanaan otsus Papua baru akan dilakukan pada 2011. (*)


Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://kabarindonesia.com/



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Inspirasi 60 Tahun Astra Untuk Aman Berlalu Lintas di Medanoleh : Rohmah Sugiarti
18-Sep-2017, 21:14 WIB


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Untuk Aman Berlalu Lintas di Medan Head of Public Relations PT Astra International Tbk Yulian Warman didampingi Ketua Koordinator Wilayah Grup Astra Medan Sutadi (kanan) dan Ketua Panitia HUT ke-60 Astra di Medan Badrun Radhi (kiri) berdialog dengan rekan-rekan wartawan pada acara media gathering HUT ke-60
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia