KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalOJK Umumkan Pemenang Annual Report Award (ARA) 2016: ANTAM Kembali Sabet Predikat Juara Umum oleh : Wahyu Ari Wicaksono
19-Sep-2017, 18:18 WIB


 
 
KabarIndonesia – Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Direktorat Jenderal Pajak, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), dan Ikatan Akuntan Indonesia kembali menggelar Annual Report Award (ARA) 2016.   Mengusung
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Surat Cinta Kepada-Nya 18 Sep 2017 14:09 WIB

Komputer 17 Sep 2017 09:59 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Penurunan Tarif Dorong Komunikasi Intensif
Oleh : Arba'iyah Satriani | 30-Des-2008, 17:47:54 WIB

KabarIndonesia - Sejak April 2008, operator telepon seluler di Indonesia menurunkan tarif layanan, baik percakapan maupun pesan pendek (short message service, SMS). Penurunan tarif ini dikarenakan pemerintah menerbitkan aturan mengenai tarif interkoneksi yang harus sudah diimplementasikan operator pada 1 April 2008.

Dalam formula yang diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo No.12 tahun 2006 mengenai interkoneksi, komponen biaya lintas operator secara keseluruhan untuk semua jenis layanan telekomunikasi mengalami penurunan hingga sebesar 20 persen.

Tentu saja, penurunan tarif ini disambut gembira oleh para pengguna ponsel. Meskipun, sementara kalangan menilai bahwa penurunan tarif ini masih kurang alias seharusnya bisa lebih rendah lagi. Hal ini dikarenakan penurunan tarifnya tidak seragam, berbeda antara operator satu dengan lainnya.

Di sisi lain, Kabag Umum dan Humas Depkominfo, Gatot S. Dewa Broto, seperti dikutip endonesia.com (Kamis, 13/3), mengimbau agar para operator telepon seluler terbuka saat memberikan informasi yang detail dan jelas mengenai penurunan tarif telepon dan interkoneksi itu. Ia menilai bahwa masyarakat, sebagai konsumen dan target pasar, tidak sepenuhnya mengerti mengenai kebijakan tersebut. Pasalnya, informasi yang disampaikan oleh para operator seluler itu hanyalah iklan yang menggiurkan konsumen dengan menawarkan tarif termurah.

Kian Berkembang
Apapun, kebijakan penurunan tarif ini telah mendorong bisnis operator telekomunikasi di negeri yang berpenduduk sekitar 220 juta jiwa ini semakin berkembang.

Mengapa? Karena semakin murah tarif berkomunikasi (baik percakapan langsung maupun via SMS dan MMS) menyebabkan semakin banyak orang yang tergerak untuk memiliki ponsel dan menggunakannya. Dengan kata lain, semakin banyak jumlah pengguna ponsel di Indonesia, semakin besar pula keuntungan yang diperoleh perusahaan operator telekomunikasi. Hal ini memacu perkembangan bisnis di bidang telekomunikasi secara keseluruhan.

Penurunan tarif ini juga dibarengi dengan kian mudahnya memperoleh handset atau pesawat telepon genggam di pasaran. Dengan harga yang relatif murah, mulai dari Rp 250 ribu, konsumen bisa berkomunikasi melalui ponsel, bahkan, untuk masyarakat dengan penghasilan terbatas sekalipun.

Kini, pasar ponsel bekas (second) lebih bergariah. Masyarakat yang senang berganti-ganti pesawat telepon, bisa dengan mudah memperolehnya di pusat-pusat perbelanjaan yang memang kian memanjakan konsumen.

Kondisi tersebut juga didukung oleh kenyataan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, pemasangan telepon tetap atau fixed line yang di masa lalu menjadi salah satu kebutuhan mendasar banyak rumah, kantor dan pemilik usaha, kian sulit dilakukan.

Kian tumbuh suburlah bisnis telekomunikasi, khususnya jaringan nirkabel ini.Bagaimana tidak, komunikasi adalah bagian penting dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, baik di tingkat bawah apalagi di level atas. Tanpa komunikasi yang baik, tak akan terjadi silaturahmi antarkeluarga dan antarteman. Tanpa komunikasi yang intensif, peluang bisnis dan kesempatan meraup keuntungan usaha akan hilang.

Berbagai Keunggulan

Saat ini, masyarakat memang sudah bisa kembali mendapatkan sambungan untuk telepon tetap. Hanya saja, sebagian besar masyarakat kini lebih memilih mengaktifkan ponsel mereka, ketimbang telepon tetap.

Pasalnya, banyak keuntungan yang diperoleh dari layanan ponsel ketimbang telepon tetap - yang karena menggunakan jaringan kabel, kualitas suaranya lebih bagus. Namun, keunggulan ponsel lebih banyak. dari sisi fisik, ponsel sekarang ukurannya kecil sehingga ringan, tak memakan tempat dan yang paling utama adalah bisa dibawa ke manapun pemiliknya pergi. Ini tak mungkin bisa dilakukan oleh pesawat telepon tetap.

Keunggulan itu masih ditambah lagi dengan semakin banyaknya aplikasi teknologi informasi yang memudahkan para pemilik ponsel untuk mengakses informasi di mana saja, kapan saja.

Teknologi GPRS, 3G, dan HDSPA telah membuat hidup masyarakat semakin nyaman dan mudah. Di mana saja pemilik ponsel berada - asalkan dia menggunakan ponsel yang sesuai - bisa mengakses informasi dari belahan bumi manapun hanya beberapa menit dari sebuah peristiwa berlangsung.

Bagi kalangan menengah dan kalangan bawah, yang kemungkinan tak memerlukan kecanggihan aplikasi ponsel keluaran terbaru, ponsel tetap memberikan manfaat lebih. Jika membandingkan dari sisi harga, memang telepon tetap lebih murah - untuk kondisi tertentu. Namun kalau mengingat murahnya tarif menelpon sesama operator, maka klausul itu langsung terbantahkan.

Murahnya biaya percakapan dan harga ponsel menyebabkan banyak orang tua dari kelas menengah, membekali anaknya dengan ponsel sehingga sang anak bisa dengan mudah dipantau keberadaannya. Para pemilik usaha kecil, seperti pedagang bakso atau rujak yang mangkal di dekat perkantoran, bisa menerima pesanan dari konsumen mereka yang notabene adalah karyawan kantor, melalui ponsel mereka. Keuntungannya, pedagang ini bisa mengerjakan pesanan sebelum konsumen datang, sementara konsumennya bisa menghemat waktu. Ketimbang menunggu antrean yang panjang dan melelahkan, akan lebih bermanfaat kalau waktu mereka digunakan untuk hal lain, sebelum makanan yang mereka pesan tersedia.

Tak cuma itu, murahnya tarif telepon sekaligus ponselnya telah membuat beberapa kalangan, umumnya pengusaha (baik skala besar maupun usaha kecil) mempunyai lebih dari satu ponsel. Demi efisiensi sekaligus peluang untuk dihubungi secara lebih mudah. Apalagi saat ini ada ponsel yang bisa dipasangi dua kartu SIM sekaligus dan aktif keduanya.

Seorang pengusaha kerajinan tangan di Bandung, memiliki tiga ponsel dengan tiga nomor dari operator yang berbeda. Alasan dia, biaya komunikasi menjadi jauh lebih murah, saat menghubungi nomor dari operator yang sama. Ia tak secara sengaja memiliki tiga ponsel tersebut, tapi karena kemudian bermanfaat, ia tak keberatan menenteng ketiga unit ponselnya - yang tidak baru dan seri lama - di dalam tasnya. Ia memasukkan ketiga unit pesawat itu ke dalam tas ponsel yang kini banyak tersedia di pasaran.

Murahnya tarif telepon seluler saat ini juga telah menyebabkan silaturahmi antarsaudara dan antarteman lebih intensif. Jika dulu, untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara yang berada di kota lain atau pulau lain bahkan negara lain, kita mengalami kesulitan karena tingginya biaya transportasi atau jika bertelepon, biayanya juga selangit, maka kini tak terjadi lagi. Salah satu operator telepon seluler bahkan mengeluarkan iklan yang membandingkan biaya percakapan ke kota di dalam negeri, lebih mahal ketimbang menelpon ke kota di luar negeri.

Lebih Efisien dan Produktif

Jika dulu, untuk menelpon kepada relasi bisnis atau saudara sebagian besar masyarakat harus menunggu tengah malam, demi harga yang murah, kini percakapan penting bisa dilakukan kapan saja. Pasalnya, operator ponsel menawarkan harga yang murah untuk percakapan antarsesama pelanggan. Operator ponsel yang lain, menawarkan tarif flat untuk pelanggannya yang memenuhi syarat tertentu. Sedangkan operator ponsel yang lain, memberikan harga yang berbeda pada jam tertentu, tetapi tidak pada tengah malam.

Perang tarif antaroperator memang sangat gencar saat ini. Sebagian bahkan membuat konsumen bingung. Namun di lain pihak, hal itu memberikan banyak pilihan kepada konsumen sehingga mereka bisa memilih layanan yang sesuai dengan isi kantong dan kebutuhannya; apakah untuk bisnis maupun bersosialisasi.

Penurunan tarif telepon juga membuat biaya usaha bisa ditekan, sebab komunikasi via telepon lebih murah ketimbang bertemu langsung. Janji bisnis, tawar-menawar hingga deal bisnis, bisa dilakukan via telepon sehingga unsure biaya transportasi dalam berbisnis bisa dihilangkan. Orang pun terdorong untuk lebih efisien dalam memanfaatkan waktu yang ada. Pada ujungnya, kegiatan produksi menjadi lebih produktif dan lebih murah.

Jika terus ditarik garis lebih jauh, maka penurunan tarif ponsel akan membuat masyarakat lebih efisien dalam berkegiatan sehari-hari, sehingga waktu mereka akan menjadi lebih produktif.

Kekhawatiran mengenai dampak negatif dari penurunan tarif juga sudah terjadi. Sebagai contoh, orang bisa dengan mudah berganti-ganti nomor ponsel demi melakukan kecurangan atau penipuan kepada pihak lain. Mereka yang mempunyai utang bisa dengan mudah menghindar dari tagihan karena berganti nomor setiap hari, bahkan bisnis seks pun meningkat. Namun, sudah menjadi sunatullah (hukum alam) bahwa semua hal mempunyai dua sisi, seperti mata uang, ada sisi positif dan sisi negatif.

Tinggal bagaimana kita memilihnya, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya... Karena itu, penurunan tarif ini juga sudah selayaknya dibarengi dengan evaluasi dari pemerintah maupun pihak operator ponsel, secara berkala, untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen, sekaligus peluang yang masih bisa dimanfaatkan dari kondisi yang ada.

Pemerintah sebagai regulator juga harus terus memantau perkembangan penurunan tarif ini secara ketat, sehingga unsur negatifnya bisa ditekan sembari terus mendorong peningkatan manfaat dari kebijakan ini bagi masyarakat Indonesia di mana saja, khususnya di daerah terpencil, agar mereka tak lagi ketinggalan informasi sehingga bisa lebih sejahtera dalam kehidupan sehari-hari.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Inspirasi 60 Tahun Astra Untuk Aman Berlalu Lintas di Medanoleh : Rohmah Sugiarti
18-Sep-2017, 21:14 WIB


 
  Inspirasi 60 Tahun Astra Untuk Aman Berlalu Lintas di Medan Head of Public Relations PT Astra International Tbk Yulian Warman didampingi Ketua Koordinator Wilayah Grup Astra Medan Sutadi (kanan) dan Ketua Panitia HUT ke-60 Astra di Medan Badrun Radhi (kiri) berdialog dengan rekan-rekan wartawan pada acara media gathering HUT ke-60
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia