KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalWUPID 2017 Ajang Debat Menantang! oleh : Johanes Krisnomo
20-Okt-2017, 16:38 WIB


 
 
KabarIndonesia - Jakarta, 20 Oktober 2017 - Gaduhnya para mahasiswa saat istirahat makan siang, mengikuti ajang debat WUPID 2017, tak sejalan dengan keseriusannya berkompetisi. Mereka berdebat mempertahankan argumentasinya, baik pro dan kontra, berdasarkan data akurat dan pola pikir kritis.

Bicara.co yang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sabar dan Syukur 12 Okt 2017 01:07 WIB

Di Padepokan Om Jin 12 Okt 2017 01:06 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
"Tangisan" Ridho Irama 12 Okt 2017 10:00 WIB


 

 
 
OPINI

Peran Teritorial dan Babinsa TNI
Oleh : Iin Suwandi | 13-Jun-2017, 12:37:53 WIB

KabarIndonesia,- Saat ini Babinsa (Bintara Pembina Desa) yang berada di tengah masyarakat harus diakui telah  berperan penting di masyarakat. Dengan kehadiran Babinsa dalam masyarakat secara diharapkan citra TNI akan selalu baik di mata rakyat. Sesungguhnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan ujug-ujug, melainkan harus menguasai wilayah desa binaannya, sehingga bisa mengetahui berapa jumlah penduduk di desa binaan, dan sebagainya.

Beberapa tahun yang lalu pemerintah telah menggulirkan swasembada pangan.  Dalam program baru ini tentunya sangat diharapkan peran Babinsa sebagai ujung tombak program di daerah. Bagi masyarakat yang tidak terjangkau oleh para penyuluh pertanian, Babinsa lah yang harus terjun langsung untuk menyampaikan gagasan dan saran kepada para petani yang kurang produksinya. Inilah peran ganda Babinsa, selain sebagai pembina masyarakat Desa juga sebagai penyuluh dan terjun langsung membantu, mengawal dan mengarahkan petani untuk dapat berhasil dalam bertaninya.
 
Ujung tombak TNI AD di bidang teritorial adalah Babinsa. Dalam melaksanakan tugasnya, Babinsa sudah dibekali beberapa kemampuan teritorial, diantaranya kemampuan cegah dini, deteksi dini dan lapor cepat. Selain itu juga Babinsa dituntut  untuk mempunyai kemampuan komunikasi sosial. Artinya, babinsa harus pandai bicara, berpidato, ceramah dan menguasai segala ilmu pengetahuan. Penguasaan ilmu seni kepemimpinan sangat mempengaruhi keberadaan Babinsa di lapangan.
 
Menurut pengamatan dan laporan, saat ini masyarakat sangat simpati dan percaya terhadap apa yang disampaikan oleh para Babinsa. Hal ini terkondisi karena Babinsa memiliki peran penting bagi masyarakat, baik dalam kerukunan hingga masalah ketahanan masyarakat. Babinsa tidak pernah jauh dari masyarakat binaannya. Oleh karena itu Babinsa harus senantiasa selalu berkomunikasi dengan masyarakat binaannya untuk menjalin silaturrahmi dan membahas hal-hal yang dapat membantu masyarakat. 
Kehadiran Babinsa harus bisa dirasakan masyarakat, memberikan solusi, meringankan masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya seperti yang tertuang dalam delapan wajib TNI. Selain itu juga, Babinsa harus terus meningkatkan komunikasi sosial, manajemen teritorial, pengumpulan data dan analisa sesuai aspek geografi, demografi dan kondisi sosial di lapangan.  Hal ini harus terwujud dalam rangka menghadapi ancaman nyata. Memang sukses itu berat akan tetapi sukses itu nikmat, apabila hal ini dapat terwujud oleh Babinsa dalam mengoptimalkan bimbingan teritorial dengan baik di lapangan. 
Untuk mencapai hasil yang ideal peran TNI diarahkan untuk meningkatkan kemampuan prajurit TNI sebagai insan teritorial yang memiliki sifat sebagai  pembuka jalan, penunjuk arah, dan pemberi dorongan bagi masyarakat untuk maju, sedangkan yang bersifat ke dalam, TNI senantiasa mengembangkan kemampuan dan meningkatkan sistem manajemen teritorial yang semaksimal mungkin diarahkan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
Berangkat dari Instruksi Presiden beberapa waktu yang lalu, TNI diharapkan sebagai salah satu  komponen bangsa yang memiliki jatidiri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional dapat berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. 

Harapan Presiden tersebut akan dapat diwujudkan ke depan. Di masa damai TNI sebagai kekuatan pertahanan yang dipersiapkan untuk menghadapi ancaman militer yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa Indonesia.  TNI juga sebagai kekuatan untuk membantu pemerintah dalam proses pembangunan nasional yang pada akhirnya dapat menumbuhkan kepekaan masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI di masa sekarang dan masa yang akan datang.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017oleh : Johanes Krisnomo
19-Okt-2017, 13:37 WIB


 
  Sandy dan Syagung, Sukses di Ajang Debat - WUPID 2017 Sandy Sanjaya Awaluddin (kiri) dan Syagung Gunawan May (kanan) dari Universitas Gajah Mada, terpilih sebagai 1st breaking team, dalam ajang debat Bahasa Inggris WUPID - World Universities Peace Invitational Debate, di Jakarta (14-15/10/17). Bersama Aldwin dan Ibrahim dari
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi JK 20 Okt 2017 15:13 WIB

 

 

 

 

 
Pimpinan Redaksi HOKI 2017 09 Okt 2017 20:02 WIB


 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia