KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Remaja Menjadikan Media Sosial Tempat Sampah Persoalan

 
OPINI

Remaja Menjadikan Media Sosial Tempat Sampah Persoalan
Oleh : Emanuel Bamulki | 03-Feb-2017, 17:44:12 WIB

KabarIndonesia - Akhir-akhir ini ada banyak remaja, entah lelaki maupun wanita seringkali menjadi perhatian dunia maya. Remaja menjadi buah bibir, kadang pula remaja menjadi bahan ejekan. Semua bermula dari aktifitas para remaja yang meng-upload status di media sosial, yang dinilai kurang sehat, kurang baik, dan terlihat memalukan. Misalnya, saat ingin makan pasti yang dahulu remaja lakukan adalah upload Foto di media social dengan status membanggakan makanan yang dirinya saja belum sentuh. Ada juga yang membesar-besarkan aktifitasnya. Semua kegiatan mengupload status dan foto yang dinilai tak masuk akal itu dilakukan oleh remaja di media sosial, dengan gayanya yang lucu, seperti orang stress yang hendak bunuh diri.
Remaja juga meng-upload berbagai status yang dinilai terlalu pribadi dan kurang baik untuk ditayangkan di media sosial, seperti curhatan isi hati kepada kekasih, ungkapan cinta kepada lawan jenis, dan beberapa kegiatan lainnya.  

Ketika remaja menjadi korban di dunia nyata, maka sasaran pertama adalah media sosial. Media sosial akan menjadi korban dari ketidakpuasan remaja. Remaja akan terus mengeluh dan menyudutkan media sosial, seakan-akan media sosial adalah pelaku. Berbagai masalah dunia nyata ditujukan dan dilemparkan ke media sosial, media sosial diadili oleh para remaja.  

Bila ada masalah yang menyakitkan dalam dunia nyata maka media sosiallah solusinya. Tentu saja apa pun itu, entah bentuk makian, hinaan, unsur SARA, piknik, makan, minum, mandi dan lainnya.  Pastilah media sosial akan menjadi jalan yang mulus untuk menyatakan/melampiaskan semua itu. Namun ada kalanya media sosial menjadi tempat promosi. Promosi barang, promosi diri, promosi tempat, dan promosi dalam bentuk lainnya.  

Lalu yang kini sedang ngetrend di media sosial adalah siaran langsung, dari tua sampai bayi, kini telah menjadi artis di dunia maya. Dunia maya menjadi tempat penyiaran yang tepat dan menjadi solusi terbaik bagi orang-orang yang berupaya menjadi artis. Segala kegiatan dilakukan siaran lansung, semua perasaan dilakukan siaran lansung. Marah, sakit, bahagia, dan lainnya pasti saja akan ada siaran langsung. Siaran langsung yang tak mempunyai aturan, yang bebas, dibebaskan kepada siapa saja dan dalam bentuk apa saja. Realitasnya kini, pengguna media sosial telah menjadi artis, mengalahkan artis-artis yang dahulunya dikenal di media perfilman, musik, dan lainnya.  
Sungguh,  kini media sosial adalah segalanya. Intinya, media social telah menjadi bagian terpenting dari kebanyakan orang pengguna  di dunia maya. Ke depan akan menjadi budaya dalam setiap pribadi yang menggunakan media sosial. Kebiasaan yang membudaya itu akan sulit di pisahkan dari sang pengguna media sosial.  Kepada pembaca yang budiman, pahamilah media sosial dengan baik, sebab media sosial hadir dengan niat yang baik. Janganlah kita yang membuat media social menjadi buruk, menjadi tempat sampah. Tempat sampah yang menampung berbagai status tidak jelas yang kita upload.(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia