KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Lingkungan HidupHARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 JUNI 2019: Bersama Kita Lawan Polusi Udara oleh : Danny Melani Butarbutar
06-Jun-2019, 03:45 WIB


 
 
KabarIndonesia - Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day diperingati setiap tahunnya pada tanggal 5 Juni. Pada tahun ini mengambil tema melawan polusi udara #BeatAirPollution. Peringatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran global untuk melakukan aksi positif bagi perlindungan pada
selengkapnya....


 


 
BERITA OPINI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 
Kejagung Tunggu SPDP Kasus Makar 24 Mei 2019 17:39 WIB

 
Puisi-Puisi Silivester Kiik 17 Jun 2019 15:16 WIB

Sayap Muratara 17 Jun 2019 15:14 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
OPINI

Sinergitas TNI AD dan Pemda Hadirkan Pemukiman Layak Huni Bagi Suku Anak Dalam
Oleh : Iin Suwandi | 17-Jul-2018, 16:48:45 WIB

KabarIndonesia - Perkembangan pembangunan Pemukiman Terpadu warga Suku Anak Dalam (SAD) yang terletak di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, yang berada di Kawasan Taman Nasional Bukit 12 Kabupaten Sarolangun, sampai saat ini masih terus berlanjut dan mencapai hasil yang terus meningkat.

Saat ini, kawasan yang berada di atas tanah seluas 10 Hektar tersebut terus dalam proses pengerjaan. Berdasarkan laporan yang diterima dari Dandim 0420/Sarko Letkol Kav Rohyat Happy Arianto, untuk mempercepat proses pengerjaan pembangunan pemukiman Kawasan Terpadu SAD ini dikerahkan sebanyak 57 orang anggota TNI AD dari jajaran Kodam II/Swj, yang terdiri dari para anggota Kodim 0420/Sarko, anggota Yonzipur 2/SG dan anggota Yonif Raider 142/KJ dan dibantu beberapa personel dari PU Kabupaten Sarolangun.

Sesuai dengan Site Plan, dalam kawasan terpadu SAD ini secara bertahap sedang dibangun lapangan sepakbola, balai serba guna sebagai tempat untuk berkumpul dan bersosialisasi antar warga SAD, balai pengobatan dan informasi sebagai pusat layanan kesehatan serta informasi kepada warga SAD, tempat ibadah, rumah panggung untuk warga SAD dan MCK.
   
Di areal ini juga dibangun demplot-demplot sebagai media untuk mengenalkan teknik pertanian, peternakan hingga perkebunan kepada Warga SAD yang selama ini dikenal memenuhi kehidupannya dengan berburu di hutan.
   
Sejak dimulai pembangunannya pada tanggal 18 Februari 2018 sampai dengan sekarang, pembangunan sarana dan prasarana pemukiman SAD terus berlanjut dan menunjukkan pencapaian hasil yang meningkat seperti, Balai Pertemuan Progres sudah mencapai 43,65%, Puskesmas Pembantu (Pustu) Progres 51,4%, Pos Tripilar Progres 100%, Lapangan Sepak bola Progres 60% dan penebaran bibit ikan Nila, Patin dan Lele dalam 3 kolam, masing-masing sebanyak 2000 ekor.
 
Untuk perkembangan pembangunan  sarana lainnya seperti Pendopo, pengerjaannya merapikan tiang beton dan melanjutkan penyuguhan/penyerutan papan lantai dengan hasil ± 44%, sedangkan untuk Rumah Tumenggung masih dalam pengerjaan menegakkan tiang atas dan kuda-kuda dengan hasil 35%, sampai saat ini sedang dilakukan pengerjaan pemasangan tiang pagar keliling kebun demplot.
   
Terkait pembinaan warga SAD, Kodam II/Swj telah lama melakukan pembinaan baik secara moril maupun pendidikan kepada warga SAD melalui Babinsa Serda Tamrin, dan hasilnya ada warga SAD yang menjadi anggota TNI AD.
   
Selain bentuk wujud kepedulian kepada warga SAD, pembangunan Pemukiman Kawasan Terpadu SAD yang merupakan atas prakarsa Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S. Sos., dan Bupati Sarolangun Cek Endra ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan warga SAD  dan sekaligus menyetarakan statusnya sehingga sejajar dengan masyarakat Indonesia pada umumnya.
  
Pembangunan dan penataan Kampung Madani SAD di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam yang sekarang sedang digarap oleh Kodam II/Swj bersama Pemda Sarolangun ini pada akhirnya nanti diharapkan dapat menjadi destinasi wisata dengan konsep etnis berbasis kearifan lokal.

Suku Anak Dalam juga layak mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat Indonesia lainnya, seperti kesehatan, pendidikan, memiliki keyakinan agama sesuai pilihannya, belajar mandiri, dan hidup secara rukun dan damai.
   
Kita juga patut berbangga, beberapa waktu lalu enam pemuda Suku Anak Dalam sudah dilantik menjadi prajurit Kodam II/Sriwijaya yang nantinya membantu para Babinsa untuk memberikan pemahaman kepada keluarganya agar bisa meninggalkan kehidupan nomaden.
 
Pemberian pemukiman bagi warga Suku Anak Dalam agar kehidupan mereka lebih sejahtera dan mandiri, baik dari aspek kehidupan maupun penghidupan, sehingga mereka mampu menanggapi perubahan sosial yang terjadi.(*)   

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Cara Asik Menikmati Mudik 23 Mei 2019 13:11 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia