KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 

Dari Pedagang Kambing Sukses Jadi Kepala Desa

 
PROFIL

Dari Pedagang Kambing Sukses Jadi Kepala Desa
Oleh : Aristarkhus Umbar Kristianto | 27-Sep-2007, 04:13:31 WIB

KabarIndonesia - Dardi (42), putra asli asal Desa Sido Arum, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati ini, oleh masyarakat sekitar desanya lebih dikenal sebagai pedagang kambing. Hal ini karena seringnya keluar masuk kampung orang mencari dagangan kalau-kalau ada yang mau menjual kambing, dan hasil pembeliannya tersebut dijual lagi di pasar hewan Jakenan.

Tetapi siapa sangka bapak yang menghidupi kedua orang anak dan istri ini di desanya, di Sido Arum, juga dikenal sebagai Perangkat Desa yang menjabat Kaur Kesra (orang kampung menyebutnya Modin) sejak tahun 1999.

Meskipun sebagai Kaur Kesra dan pedagang kambing yang juga tergolong sukses, Dardi tidak merasa sombong, bahkan penampilannya pun sangat sederhana dan selalu ramah kepada orang lain.

Nah, tak lepas dari pekerjaannya sebagai Kaur Kesra yang sering bersentuhan langsung dengan rakyatnya, jadi semua keluhan-keluhan rakyatnya cukup dirasakan. Ketertinggalan pembangunan desanya pun ikut menjadi perhatian. Dari situ Dardi berniat untuk menjadi pemimpin desa, dan kalau maksudnya terkabul dia ingin mengangkat pembangunan desanya supaya tidak tertinggal oleh desa-desa lain.

Agustus 2007 kemarin, Pemerintah Kabupaten Pati melaksanakan pemilihan Kepala Desa secara serentak untuk tahap pertama 15 desa termasuk Desa Sido Arum, dimana Dardi tinggal. Dardi juga terdaftar sebagai calon Kepala Desa (CAKADES) di tempatnya.

Dengan optimis dan semangat tinggi, Dardi membawa visi "Santun dalam Perilaku Prima dalam Bekerja" dan dengan misi "Membentuk Masyarakat yang Damai dan Rukun serta Mewujudkan Suatu Masyarakat yang Aman, Tertib, dan Makmur dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara".

Untuk meyakinkan masyarakat dalam bursa pencalonannya, Dardi membawa program kerja yang diberi nama SAPTA KERJA. Program Sapta Kerja tersebut antara lain : 1) Meningkatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat; 2) Meningkatkan pembangunan di berbagai sektor kehidupan baik fisik maupun nonfisik serta membina solidaritas kehidupan beragama dalam rangka menciptakan masyarakat yang madani; 3) Membina kehidupan bermasyarakat yang damai dan rukun; 4) Mengembangkan kerja sama antar lembaga desa yang meliputi Pemerintahan desa, BPD, dan LPMD dengan masyarakat; 5) Menciptakan suasana yang aman, tertib, dan makmur dalam lingkungan pedesaan; 6) Mempelopori dan memelihara solidaritas dan kerja sama masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan desa; dan 7) Meningkatkan kerja sama antar masyarakat dalam kehidupan bergotong royong.

Dengan visi, misi, dan program kerja yang diberi nama Sapta Kerja tersebut, ditambah penampilannya sederhana dan ramah kepada semua orang, Dardi akhirnya dapat memperoleh suara terbanyak dalam pemilihan dari sekitar 1.556 jiwa yang mempunyai hak pilih.

Beranjak dari pedagang kambing yang sering keluar masuk kampung itulah, dapat menghantarkan Dardi tahun 1999 menjadi Kaur Kesra. Dan dengan modal keramahan dan tidak sombong dengan orang lain, niat Dardi untuk menjadi pemimpin di desanya juga kesampaian.

Meskipun cita-cita atau niatnya untuk menjadi pemimpin desa sudah di tangannya, lelaki ini sambil memperlihatkan mesemnya kepada wartawan mengatakan bahwa pekerjaannya sebagai pedagang kambing tidak akan ditinggalkannya.

Blog: http://pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia