KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
PolitikRENUNGAN: Krisis Moneter Indonesia 1998 oleh : Wahyu Barata
30-Jul-2014, 02:41 WIB


 
  KabarIndonesia - Setelah beberapa dekade terbuai oleh pertumbuhan yang sangat mengagumkan, di tahun 1998 ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sangat hebat hingga menjadi tragedi. Keadaannya berlangsung sangat tragis dan tercatat sebagai periode paling suram dalam sejarah perekonomian Indonesia. Mungkin kita akan
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 

 
Terima Kasih dari Pengguna Jasa 28 Jul 2014 11:56 WIB

Keniscayaan 23 Jul 2014 05:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ditha dan Dina Dukung Argentina! 13 Jul 2014 05:44 WIB


 
Mudik Gratis Bersama Jasa Raharja 26 Jul 2014 23:41 WIB

Resep Pribadi Plecing Kangkung 15 Mei 2014 00:19 WIB

 
 
PROFIL

Walikota Yogyakarta Masuk 10 Tokoh 2008 Versi Majalah Tempo
Oleh : Ismawati Retno, Sip | 23-Des-2008, 14:12:01 WIB

KabarIndonesia - Majalah Tempo edisi khusus akhir tahun 2008 nomor 3744 terbit 22 – 28 Desember 2008 menampilkan cover story “10 TOKOH 2008, Mereka Bekerja dengan Hati Menggerakkan Daerah”. Tempo memilih sepuluh bupati dan walikota sebagai Tokoh 2008. Tempo memandang banyak inovasi dan terobosan, calon pemimpin yang menjanjikan dan menyebut 10 tokoh tersebut sebagai sedikit orang baik di republik yang luas ini.

H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta terpilih oleh Tempo sebagai salah satu dari 10 tokoh tersebut. Menurut Tempo, 10 tokoh tersebut dipilih dari 472 kabupaten dan kota di seantero Tanah Air. Dalam pengantarnya Tempo mengemukakan kriteria tidak hanya dengan melihat PAD atau memakai ukuran indeks pembangunan manusia karena hasilnya akan bias. Definisi kepala daerah yang baik adalah harus mampu menggunakan kewenangan untuk menciptakan perbaikan pelayanan publik, pemberdayaan warga, meningkatkan kapasitas daerah. Tempo menetapkan tiga kriteria yaitu pelayanan publik, transparansi dan keramahan pada dunia usaha.

Menurut Tempo ada begitu banyak pelajaran dari sepuluh tokoh ini Mereka mampu melahirkan terobosan dan inovasi; menolak fenomena klasik birokrasi identik dengan korupsi, inefisiensi, bekerja tanpa visi. Mereka menempatkan teladan dan kejujuran di urutan pertama; percaya komunikas yang intens merupakan kunci keberhasilan bukan komunikasi instant dan sabar mendengar rakyat dan bekerja mencapainya.

Khusus untuk H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta, Tempo memandang Pak Herry menata dari yang sederhana. Keterbukaan, partisipatif, egaliter dan akuntabel adalah kuncinya dalam menjalankan pemerintahan. Semua saluran komunikasi dibuka. Tanggapan Pak Herry atas ketokohan Pak Herry versi majalah tempo tersebut hakekatnya mewakili ribuan tokoh-tokoh masyarakat Kota Yogyakarta.

“Terpilihnya saya sebagai salah satu Tokoh 2008 versi Majalah Tempo, sesungguhnya hakekatnya adalah mewaliki ribuan tokoh-tokoh masyarakat Kota Yogya yang telah memberikan dedikasinya dan karya nyata yang positif di berbagai bidang, wilayah untuk kemajuan Kota Yogya selama ini. Dan Kota Yogya masih membutuhkan ribuan lagi tokoh-tokoh yang dapat memberi contoh kepeloporan dengan melakukan sesuatu bersifat memotivasi, menginspirasi, menyatukan cita-cita dan sumber daya, dari masyarakat luas sehingga tumbuh dan meningkat perasaan berdaya, semangat untuk berubah kearah kemajuan dari semua aspek kehidupan”, demikian disampaikan Pak Herry.

Pak Herry juga memohon doa dan restu dari seluruh masyarakat Kota Yogyakarta, semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan kekuatan kepada Pak Herry dalam melaksanakan amanah sebagai kepala pelayan masyarakat Kota Yogyakarta.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Miniatur Masjid Bahan Bekasoleh : Johanes Krisnomo
25-Jul-2014, 00:40 WIB


 
  Miniatur Masjid Bahan Bekas Jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, mengundang kreatifitas untuk membuat karya unik berupa minatur sebuah masjid dari barang-barang bekas seperti kardus, kaleng dan bola plastik. Contohnya, Rudi Iskandar (38 thn), karyawan PT. Ultrajaya di Padalarang, Bandung, menyumbangkan hasil karyanya
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
PILPRES 2014: Tidak Perlu Fanatik 07 Jul 2014 19:08 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 
Mantan Pengguna Perlu Pertolongan 15 Jul 2014 23:00 WIB


 
Kampanye LEBE 28 Apr 2014 07:21 WIB

 
Tak Selamanya Teknologi Mahal 03 Jun 2014 09:05 WIB

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia