KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalSusi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi oleh : Badiyo
31-Okt-2014, 14:31 WIB


 
 
Susi Pudjiastuti, Sosok Kontroversi Namun Sarat Prestasi
KabarIndonesia - Usai pengumuman Kabinet Kerja Jokowi-JK, ada satu sosok menteri yang menjadi sorotan dan perhatian publik dan ramai diperbincangkan masyarakat. Sosok itu tak lain adalah Susi Pudjiastuti yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
Membutuhkan Wartawan/Wartawati 06 Sep 2012 16:29 WIB


 
Kajati Kalteng Kunjungi Katingan 30 Okt 2014 19:41 WIB


 
Dia yang di Tepian Kali 30 Okt 2014 09:32 WIB

Tak Habis Pikir Dia 30 Okt 2014 09:29 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 
 
PROFIL

Walikota Yogyakarta Masuk 10 Tokoh 2008 Versi Majalah Tempo
Oleh : Ismawati Retno, Sip | 23-Des-2008, 14:12:01 WIB

KabarIndonesia - Majalah Tempo edisi khusus akhir tahun 2008 nomor 3744 terbit 22 – 28 Desember 2008 menampilkan cover story “10 TOKOH 2008, Mereka Bekerja dengan Hati Menggerakkan Daerah”. Tempo memilih sepuluh bupati dan walikota sebagai Tokoh 2008. Tempo memandang banyak inovasi dan terobosan, calon pemimpin yang menjanjikan dan menyebut 10 tokoh tersebut sebagai sedikit orang baik di republik yang luas ini.

H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta terpilih oleh Tempo sebagai salah satu dari 10 tokoh tersebut. Menurut Tempo, 10 tokoh tersebut dipilih dari 472 kabupaten dan kota di seantero Tanah Air. Dalam pengantarnya Tempo mengemukakan kriteria tidak hanya dengan melihat PAD atau memakai ukuran indeks pembangunan manusia karena hasilnya akan bias. Definisi kepala daerah yang baik adalah harus mampu menggunakan kewenangan untuk menciptakan perbaikan pelayanan publik, pemberdayaan warga, meningkatkan kapasitas daerah. Tempo menetapkan tiga kriteria yaitu pelayanan publik, transparansi dan keramahan pada dunia usaha.

Menurut Tempo ada begitu banyak pelajaran dari sepuluh tokoh ini Mereka mampu melahirkan terobosan dan inovasi; menolak fenomena klasik birokrasi identik dengan korupsi, inefisiensi, bekerja tanpa visi. Mereka menempatkan teladan dan kejujuran di urutan pertama; percaya komunikas yang intens merupakan kunci keberhasilan bukan komunikasi instant dan sabar mendengar rakyat dan bekerja mencapainya.

Khusus untuk H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta, Tempo memandang Pak Herry menata dari yang sederhana. Keterbukaan, partisipatif, egaliter dan akuntabel adalah kuncinya dalam menjalankan pemerintahan. Semua saluran komunikasi dibuka. Tanggapan Pak Herry atas ketokohan Pak Herry versi majalah tempo tersebut hakekatnya mewakili ribuan tokoh-tokoh masyarakat Kota Yogyakarta.

“Terpilihnya saya sebagai salah satu Tokoh 2008 versi Majalah Tempo, sesungguhnya hakekatnya adalah mewaliki ribuan tokoh-tokoh masyarakat Kota Yogya yang telah memberikan dedikasinya dan karya nyata yang positif di berbagai bidang, wilayah untuk kemajuan Kota Yogya selama ini. Dan Kota Yogya masih membutuhkan ribuan lagi tokoh-tokoh yang dapat memberi contoh kepeloporan dengan melakukan sesuatu bersifat memotivasi, menginspirasi, menyatukan cita-cita dan sumber daya, dari masyarakat luas sehingga tumbuh dan meningkat perasaan berdaya, semangat untuk berubah kearah kemajuan dari semua aspek kehidupan”, demikian disampaikan Pak Herry.

Pak Herry juga memohon doa dan restu dari seluruh masyarakat Kota Yogyakarta, semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan kekuatan kepada Pak Herry dalam melaksanakan amanah sebagai kepala pelayan masyarakat Kota Yogyakarta.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Penjual Pisang Bertelanjang Kakioleh : Jumari Haryadi
17-Okt-2014, 23:21 WIB


 
  Penjual Pisang Bertelanjang Kaki Mencari nafkah adalah kewajiban seorang pria terhadap keluarganya. Selain bekerja di sektor formal seperti menjadi PNS dan pegawai swasta, bisa juga dilakukan dengan cara berdagang. Tampak seorang pria tengah membawa pisang yang baru diambil dari kebunnya (16/10/14). Dengan bertelanjang kaki, pria
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Sastra Tanpa Riset 05 Okt 2014 10:09 WIB

 

 
Idul Adha di Leipzig 08 Okt 2014 13:16 WIB


 

 
We Do What We Can Do 30 Okt 2014 09:35 WIB

 
Liga Mahasiswa Kian Bergengsi 29 Okt 2014 23:13 WIB

 

 

 

 

 
"Remote Sensing" untuk Masyarakat 13 Sep 2014 08:36 WIB

 
Selamat Melayani Pertua-Diaken 12 Okt 2014 11:13 WIB

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia