KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
KesehatanTak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu oleh : Wahyu Ari Wicaksono
28-Jun-2016, 15:14 WIB


 
 
Tak Perlu Galau Menyikapi Heboh Kasus Vaksin Palsu
KabarIndonesia - Terbongkarnya sindikat pemalsu vaksin untuk balita yang telah beraksi selama belasan tahun, sontak membuat banyak kalangan merasa was-was. Tak bisa dipungkiri bahwa mau tak mau kasus ini membuat hilang rasa keamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap keaslian vaksin yang
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Di Gubuk Sesal 30 Jun 2016 17:36 WIB

Ayah 30 Jun 2016 17:22 WIB

 
Desa Cimanggu Menuju Desa Wisata 18 Mei 2016 10:53 WIB


 
BERITA LAINNYA
 

 
Anakku Tertular Virus Menulis 23 Jun 2016 10:38 WIB


 
 
PROFIL

Walikota Yogyakarta Masuk 10 Tokoh 2008 Versi Majalah Tempo
Oleh : Ismawati Retno, Sip | 23-Des-2008, 14:12:01 WIB

KabarIndonesia - Majalah Tempo edisi khusus akhir tahun 2008 nomor 3744 terbit 22 – 28 Desember 2008 menampilkan cover story “10 TOKOH 2008, Mereka Bekerja dengan Hati Menggerakkan Daerah”. Tempo memilih sepuluh bupati dan walikota sebagai Tokoh 2008. Tempo memandang banyak inovasi dan terobosan, calon pemimpin yang menjanjikan dan menyebut 10 tokoh tersebut sebagai sedikit orang baik di republik yang luas ini.

H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta terpilih oleh Tempo sebagai salah satu dari 10 tokoh tersebut. Menurut Tempo, 10 tokoh tersebut dipilih dari 472 kabupaten dan kota di seantero Tanah Air. Dalam pengantarnya Tempo mengemukakan kriteria tidak hanya dengan melihat PAD atau memakai ukuran indeks pembangunan manusia karena hasilnya akan bias. Definisi kepala daerah yang baik adalah harus mampu menggunakan kewenangan untuk menciptakan perbaikan pelayanan publik, pemberdayaan warga, meningkatkan kapasitas daerah. Tempo menetapkan tiga kriteria yaitu pelayanan publik, transparansi dan keramahan pada dunia usaha.

Menurut Tempo ada begitu banyak pelajaran dari sepuluh tokoh ini Mereka mampu melahirkan terobosan dan inovasi; menolak fenomena klasik birokrasi identik dengan korupsi, inefisiensi, bekerja tanpa visi. Mereka menempatkan teladan dan kejujuran di urutan pertama; percaya komunikas yang intens merupakan kunci keberhasilan bukan komunikasi instant dan sabar mendengar rakyat dan bekerja mencapainya.

Khusus untuk H. Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta, Tempo memandang Pak Herry menata dari yang sederhana. Keterbukaan, partisipatif, egaliter dan akuntabel adalah kuncinya dalam menjalankan pemerintahan. Semua saluran komunikasi dibuka. Tanggapan Pak Herry atas ketokohan Pak Herry versi majalah tempo tersebut hakekatnya mewakili ribuan tokoh-tokoh masyarakat Kota Yogyakarta.

“Terpilihnya saya sebagai salah satu Tokoh 2008 versi Majalah Tempo, sesungguhnya hakekatnya adalah mewaliki ribuan tokoh-tokoh masyarakat Kota Yogya yang telah memberikan dedikasinya dan karya nyata yang positif di berbagai bidang, wilayah untuk kemajuan Kota Yogya selama ini. Dan Kota Yogya masih membutuhkan ribuan lagi tokoh-tokoh yang dapat memberi contoh kepeloporan dengan melakukan sesuatu bersifat memotivasi, menginspirasi, menyatukan cita-cita dan sumber daya, dari masyarakat luas sehingga tumbuh dan meningkat perasaan berdaya, semangat untuk berubah kearah kemajuan dari semua aspek kehidupan”, demikian disampaikan Pak Herry.

Pak Herry juga memohon doa dan restu dari seluruh masyarakat Kota Yogyakarta, semoga Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan kekuatan kepada Pak Herry dalam melaksanakan amanah sebagai kepala pelayan masyarakat Kota Yogyakarta.

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Ragam UKM di Masyarakatoleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
13-Jun-2016, 12:58 WIB


 
  Ragam UKM di Masyarakat Harjono, 64 tahun, adalah salah satu pengrajin payung kertas yang masih bertahan di Desa Kwarasan, Juwiring-Klaten. Menurut Pak Harjono di rumahnya, 22/5, serbuan payung lawa/kelelawar -sebutan payung kain berwarna hitam produk China- menyurutkan kejayaan payung kertas Juwiring. Kini para pengrajin
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
TNI Tanggap Bencana 24 Jun 2016 12:59 WIB

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia