KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Kenalkan Kota Medan ke Dunia Melalui Bahasa Esperanto

 
PROFIL

Kenalkan Kota Medan ke Dunia Melalui Bahasa Esperanto
Oleh : Tomy Tamba | 11-Jun-2014, 11:29:05 WIB

KabarIndonesia - "Bahasa negara mana? Bahasa Spanyol ya?" pertanyaan itulah yang pertama kali muncul saat Reza Pahlevi menuturkan bahasa Esperanto. Jangan tanya negara mana atau di kawasan mana bahasa ini digunakan.

Bahasa Esperanto adalah bahasa artifisial atau bahasa buatan. Nah, pencipta bahasa ini adalah seorang Polandia bernama Dr. Ludwig Lazarus Zamenhof (1851-1917), dokter asal Warsawa, Polandia, pada tahun 1887. Pada masa mudanya di Warsawa, Polandia, Zamenhof tinggal di lingkungan yang multietnis dan itu artinya banyak bahasa yang digunakan dilingkungannya. Akibatnya sering terjadi pertikaian antara etnis karena komunikasi yang kurang efektif. Akhirnya Zamenhof memutuskan untuk  menciptakan sebuah bahasa yang mudah dipelajari. Tujuannya untuk menghentikan pertikaian yang terjadi karena masalah bahasa dan membuat satu bahasa netral, bahasa yang tidak dimiliki oleh negara atau etnis tertentu tapi milik semua orang, untuk menjadi bahasa internasional pada nantinya.

Bahasa Esperanto ini dianggap jauh lebih mudah dipelajari daripada bahasa Inggris. Tata bahasanya pun sangat mudah. Ada dua juta penutur bahasa esperanto di seluruh dunia dan terus berkembang. Bahkan bahasa ini dianggap bahasa gaul dunia dan diharapkan menjadi bahasa pemersatu dunia. Tertarik? Ternyata di Medan terdapat komunitas pengguna bahasa ini.

"Sudah dua tahun lebih komunitas ini berdiri, namanya Aurora Mofado, dua kali sebulan kita rutin berkumpul untuk belajar bersama. Aurora Mofado berdiri dibawah Indonezio Esperanto Asocio, perkumpulan pengguna bahasa Esperanto di Indonesia," kata Reza Pahlevi, mahasiswa Ilmu Komunikasi USU semester empat.

Pemuda yang punya hobi berbahasa ini mengaku belajar bahasa Esperanto dari teman dunia mayanya. Dia dengan tekun mempelajari bahasa artifisial ciptaan Dr. LL Zamenhof ini sejak tahun 2010. Setelah merasa cukup mumupuni dalam bertutur bahasa Esperanto akhirnya Reza ikut aktif di dalam organisasi Indonezio Esperanto Asocio (organisasi Esperantis Indonesia) yang pada akhirnya ia ditunjuk sebagai ketua divisi edukasi dan mengetuai komunitas bahasa Esperanto di wilayah Medan, Aurora Mofado.

"Bahasanya mudah dipelajari, mulai belajar itu dengan cara chatting via skype ataupun facebook. Teman-teman yang ngajarin ada yang dari luar negeri ataupun orang Indonesia. Jadi selain belajar Esperanto bisa nambah teman juga," katanya.

Reza Pahlevi pada 29 Mei 2014 lalu diundang dan dibiayai oleh komunitas bahasa Esperanto di Tokyo, Osaka, Kobe, Himeji, Kameoka dan Kyoto, Jepang untuk menghadiri kongres bahasa Esperanto sebagai pembicara. Tentunya ini bukan sekedar keberuntungan, perlu usaha yang besar dan  ketekunan untuk punya kredibilitas yang mencukupi sebagai pembicara mewakili Indonezio Esperanto Asocio.

Sebagai pembicara tentunya Reza memerlukan topik presentasinya. Budaya Batak dan sedikit informasi mengenai kota Medan menjadi topik presentasi yang digunakan Reza pada kongres Bahasa Esperanto ini. Apa yang dilakukan Reza ini juga berguna untuk mengenalkan Indonesia khususnya Kota Medan ke dunia Internasional. (*)


Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia