KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalDI ATAS LANGIT ADA LANGIT oleh : Tonny Djayalaksana
23-Aug-2019, 14:03 WIB


 
 
KabarIndonesia - Pengacara 02 dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yaitu Bambang Widjojanto seperti menyimpan agenda tersendiri. Hal itu terlihat dari kejanggalan-kejanggalan yang saya ungkapkan sebelumnya.

Sidang pun berlanjut dengan acara mendengarkan saksi dan ahli dari
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
AMOR 16 Aug 2019 10:58 WIB


 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Mari Berburu Lee!

 
PROFIL

Mari Berburu Lee!
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 21-Des-2007, 07:15:37 WIB

KabarIndonesia - Lee Myon-Bak terpilih sebagai presiden baru Korea Selatan. Tapi belum apa-apa sederet dosa masa lalu sudah menghadang Lee. Pun dukungannya terhadap konglomerasi turut menyisakan berbagai pertanyaan yang terus memburunya.

Pemilu sudah usai, Presiden terpilih Korea Selatan yang baru bernama Lee Myon-bak dan suara menyerang dari saingan yang kalah sudah tak terdengar di malam berlangsungnya pemilu. Boleh jadi inilah manfaat terbesar yang bisa diambil Lee dari lompatannya yang tak disangka-sangka, lebih dari 20%, dari posisi kedua. Tapi juga, peluang Lee dalam mengemban tugas menyatukan kedua Korea, tetap kecil.

Kampanye pemilu pada akhirnya ditandai serangan bertubi-tubi, sebagian bersifat pribadi, terhadap kandidat favorit Lee Myon-bak. Syukurlah pemilu sudah berakhir. Tapi, masih ada rasa tidak puas yang tertinggal dan sebuah komisi penyelidik, akan kembali mengorek-ngorek masa lalu Lee, dalam 40 hari ke depan, jadi dalam kurun waktu dimana Lee sudah dipilih tapi belum mengambilalih pemerintahan, dan dengan begitu belum memiliki imunitas sebagai presiden yang berkuasa.

Lee sendiri mengakui pernah memberikan keterangan palsu agar dapat memasukkan anak-anaknya ke sekolah yang lebih bermutu atau agar lebih mudah mendapatkan rumah. Toh itu bukan alasan bagi rakyat Korea Selatan untuk meragukan kapabilitasnya sebagai presiden. Jaksa penyidik membebaskan Lee dari tuduhan terlibat dalam perusahaan ilegal, dan tuduhan itu dilontarkan oleh presiden dari liberal kiri yang memerintah saat ini. Hal itu seharusnya menjadi pelajaran bagi pemerintah sekarang di sisa masa kekuasaannya yang berakhir beberapa minggu lagi.

Perubahan apa yang bisa diharapkan rakyat Korea Selatan dari seorang presiden yang konservatif? Lee Myon-bak membuat janji-janji besar bagi pembangunan ekonomi untuk kurun 10 tahun ke depan. Akankah ia bisa memenuhinya, tergantung dari apakah ia berhasil mempertahankan suasana positif yang diciptakan pemilihannya. Ekonomi banyak berhubungan dengan psikologi dan perasaan subyektif. Lee mengumumkan akan mengambil sikap lebih keras terhadap Korea Utara, untuk mendesak negara tetangga yang komunis itu memberikan timbal balik lebih besar. Sikap ini muncul pada saat penghentian program atom dan pembongkaran instalasi di Korea Utara memasuki fase kritis. Di sini, pilihan kata-kata menjadi hal yang menentukan.

Lee Myon-bak menyebut dirinya sendiri presiden ekonomi dan citra bagi banyak orang merupakan alasan untuk memilih dia. Tetapi, walaupun ia memeiliki kedekatan dengan para pengusaha papan atas, Korea Selatan tak boleh kembali ke masa silam dimana ada politik dan ekonomi terkait erat, ketika Chaebol, sebutan bagi konglomerat industri berbasis keluarga di negara itu, ikut menentukan kebijakan pemerintah. Jika Lee tidak memisahkan diri dari masa lalu itu, masih menganggap dirinya salah satu pemimpin Hyundai, berarti Lee salah menafsirkan tugas yang diberikan para pemilih.

Sumber berita dan foto : Deutsche Welle

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com


 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Mekanisasi Pertanian di Tanah Batakoleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
14-Jun-2019, 06:38 WIB


 
  Mekanisasi Pertanian di Tanah Batak Petani di Tanah Batak sekarang merasa lega. Semakin sulitnya mendapatkan tenaga kerja untuk mengelola pertanian padi, membuat mereka kewalahan. Untunglah mekanisasi pertanian itu beberapa tahun terakhir sudah hadir. Untuk panen raya, petani di kawasan Silindung Tapanuli Utara umumnya sudah menggunakan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 
Investasi Dengan Uang Receh 20 Aug 2019 12:01 WIB


 

 

 

 

 

 

 
Apakah (Cukup) Anda Senang? 16 Aug 2019 11:04 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia