KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
 
KabarIndonesia- Jakarta, Dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakeraan secara resmi meluncurkan pembentukan  Satgas Pengawasan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Diharapkan mampu menjadi penyeimbang atas kebijakan sebelumnya yang dianggap mempermudah masuknya TKA, maka pembentukan Satgas TKA
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA







 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Laju 10 Kilometer 22 Mei 2018 14:44 WIB

Ranting Putih 22 Mei 2018 14:41 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Pelantikan Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H Menjadi Kepala BNNP Aceh

 
PROFIL

Pelantikan Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H Menjadi Kepala BNNP Aceh
Oleh : Bang Rachmad | 02-Mar-2018, 09:04:44 WIB

KabarIndonesia - Banda Aceh, Bila Kita perhatikan bahwa bumi Aceh sangat subur sekali, sehingga tanaman ganja tumbuh seperti rumput hijau di atas tanah. Memang kualitas ganja Aceh sangat terkenal dan masuk komoditas nomor satu dunia. Sementara itu, peredaran narkoba memang sudah sangat membahayakan generasi muda bangsa, sehingga Narkoba yang beredar harus dibasmi hingga ke akar-akarnya.

Faisal Abdul Naser adalah salah satu ujung tombak pembasmi narkoba Aceh. Menjadi seorang Polisi baginya merupakan kebanggaan yang patut dijunjung tinggi dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat. Beliau dilantik sebagai kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh oleh Kepala BNN Komjen Pol. Budi Waseso di Gedung BNN Pusat, Selasa, 29 Agustus 2017, menggantikan Brigjen Pol. Drs. Eldi Azwar.

Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H., pria kelahiran Medan, 23 Oktober 1961, agama Islam, suku Melayu, Akpol 1984, PTIK 1991, Sespim Pol 1999, Dikbang Sespim LAN 2013.  Faisal, anak kedua dari enam bersaudara dari pasangan Ayah (alm) Husin Rahim dan Ibu Karnely Lubis yang kini berdomisili di Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan. Dia pernah bertugas di Polda Aceh sebagai Kepala Bidang Teknologi Informasi (TI).
Menerima penghargaan: Satya Lencana Kesetiaan 8 Tahun, 16 Tahun, 24 Tahun serta Satya Lencana Bhayangkara Nararya. Dari posisi Kabag Renmin Divisi TI Mabes Polri, Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H., kemudian menjadi Kapuslidatin BNN Pusat yang mengantarnya meraih bintang satu dan hingga terakhir ini bertugas di Aceh yangbdilantik sebagai Kepala BNNP Aceh.

Terkait peredaran narkoba di Aceh yang sudah menggurita, Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H., memerintahkan anggotanya, untuk melakukan tembak ditempat bagi para bandar narkoba.  Narkoba bisa masuk melalui jalur apa saja yang memudahkan para pengedar mendapatkan barang haram tersebut maka dari itu pentingnya peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi jika dicurigai, bilamana ada peredaran narkoba di wilayahnya.

Peredaran narkoba khusunya sabu di Aceh sudah sangat menghawatirkan karena sudah dikonsumsi anak-anak dibawah umur. Gara-gara pengedar mafia narkoba banyak anak-anak jadi korban. Bila generasi kita sudah rusak, sama siapa kita titip negara ini. Stop Narkoba Sekarang juga.

Para pegawai LP yang menahan mafia narkoba jangan bermain api seperti kerusuhan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A, Lambaro, Banda Aceh, Kamis, 4 Januari 2018. 
Hal-hal yang terjadi di Lapas terkait dengan narkoba dulunya merupakan rahasia umum bahwa ada oknum yang bekerjasama dgn para Bandar Narkoba dalam upaya peredaran Narkoba. Namun kejadian di Lapas BandaAceh ini menjadi sebuah fakta dan bukti bahwa narkoba ada beredar di Lapas (mungkin tidak semua lapas).

Mafia narkoba kelas kakap tidak berada ditahanan, bebas keluar masuk dan gilanya lagi ada tanaman ganja yang tumbuh di dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP) hingga mencapai ketinggian 1 meter. Untuk memberantas narkoba segenap komponen bangsa harus anti narkoba dan jangan pernah takut kepada sindikat narkoba. 

Pembinaan masyarakat penanam ganja sudah dilakukan seperti dikawasan Lamteuba Aceh Besar seluas 20 hektar. BNN Pusat bekerja sama dengan Kementerian Pertanian membuat program alih fungsi lahan tanaman ganja menjadi tanaman pangan di Aceh Besar dengan program Grand Design Alternative Development (GDAD)

Masyarakat yang sebelumnya pernah terlibat menanam ganja diharapkan dapat beralih ke sekor pertanian yang lebih produktif. Program Grand Design Alternative Development (GDAD) adalah pilot project pertama BNN Pusat yang diterapkan di Indonesia dan nantinya bisa menjadi kawasan agrowisata.

Salah satu motto hidup Brigjen Pol. Drs. H. Faisal Abdul Naser, M.H., adalah "Manusia yang mau maju jangan berhenti karena kecewa untuk sesuatu usaha yang hasilnya belum memuaskan atau sesuai dengan cita-cita. Terus Berkarya, Berinovasi, Berbuat yang terbaik untuk Negeri."(*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  Rayakan Ramadhan, Shopee Ajak Pengguna Berbelanja dan Beramal di Bulan Suci Rezki Yanuar, Brand Manager Shopee Indonesia memaparkan kampanye Ramadhan Shopee dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2018.
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Peradaban Barat dan Timur 22 Mei 2018 13:51 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 
Tempat Sampah Pintar 17 Mei 2018 22:48 WIB


 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia