|
|
|
| |
KabarIndonesia - Tayangan televisi kian tidak ramah anak. Nyaris tidak ada tayangan yang mendidik seperti mengajari anak agar hormat kepada orang tua dan guru, rajin menabung dan hidup berhemat, suka bekerja keras atau hidup berprihatin.
Yang ada adalah selengkapnya....
|
|
|

PROFIL
Profil Leonard, Jawara Nulis
Oleh : Djoko Suryo | 19-Des-2008, 00:05:39 WIB
|
KabarIndonesia - Putra Batak dari keluarga sederhana, anak pertama dari empat bersaudara. Ia lahir di Jakarta, 13 November 1974. Tanggal lahirnya kebetulan sama dengan tanggal lahir seorang pujangga-teolog masyhur Gereja Katolik, St. Agustinus.
Santo ini merupakan teladan dari ‘si coy' dalam kehidupan rohaninya maupun dalam penyusunan suatu tulisan. Ia bekerja di Bank BNI 46 sejak 1997 di Divisi Kartu Kredit. Lewat pekerjaan inilah, ia ikut ditempa menjadi seorang penulis berbakat. Lebih-lebih lagi tulisan beliau yang bertema lingkungan hidup membuahkan hasil dengan menjadi juara pertama di beberapa event perlombaan menulis.
Selain menulis di HOKI, ia juga beberapa kali menulis tentang isu-isu CSR, Manajemen Risiko, Industri Kartu Kredit di majalah Bank dan Manajemen milik kantornya. Ia juga mengelola blog personal bersama rekan-rekannya yang sama-sama berhobi menulis. Di waktu luangnya, ia gemar bersepeda, jogging, bermain futsal dan bulu tangkis.
Suami dari Theresa Sinurat yang berusia 34 tahun ini memang hobi membaca. Dia mengatakan kepada redaksi HOKI, bahwa membaca sama dengan mendengarkan. Selain itu membaca adalah kunci untuk menjadi sukses tanpa harus menjadi kaya-raya. Mengutip kata-kata Ciputra, dia mengatakan, kesuksesan dapat diraih dengan cara membeli satu koran setiap hari, satu majalah setiap minggu, satu buku setiap bulan. Dengan demikian mata dan pikiran kita tetap terbuka pada informasi-informasi mutakhir.
Selain menggemari masalah ekonomi dan politik, ia juga melibatkan diri dalam dunia mistik yang berhubungan dengan pesan-pesan kenabian dari Pencipta-Nya. "Yah, mirip-mirip sufisme dalam Islam," ujarnya. Salah satu buku yang menjadi bacaan wajib dari tahun 1999 hingga kini adalah buku True Life in God yang disusun oleh Vassula Ryden. Lewat buku inilah, dia perlahan-lahan belajar untuk menjadi orang benar dan setahap demi setahap mengembangkan talenta yang diberikan Tuhan kepadanya. Lewat buku tersebut, putrinya yang beranjak usia 1,5 tahun dinamai Faustine Vassula.
Si Coy, begitu panggilan akrabnya di kantor ini memiliki idealisme agar lingkungan hidup di Indonesia bukan hanya sebagai sebuah tema kosong belaka. Namun pengembangan LH di Tanah Air harus bersendikan pada dimensi teologis yang kuat dari seluruh agama yang ada. Ia berujar, bahwa pelestarian LH selayaknya dijadikan misi agama-agama baik Islam, Kristen, Budha, Hindu.
Ia menganalogikan bahwa nature seperti hutan, gunung, pantai dan sebagainya harus dilihat seperti sebuah lukisan yang dilukis oleh Allah Sang Pencipta Semesta. Hendaknya kita jangan sampai jatuh-kagum pada lukisan alam ini tanpa mengagumi siapa yang melukisnya. Dengan demikian kita, kaum aktivis atau penggiat LH tidak terjebak pada naturalisme yang mencintai alam beserta kekuatan dan keindahannya, melebihi cinta kepada Sang Pelukis Ilahi tersebut.
Kalau kesadaran ini kuat maka pelestarian LH akan menjadi semacam ibadah murni yang dilakukan tanpa putus-putusnya, tandas lulusan FISIP UI ini. Selain itu, ia berharap agar Indonesia memiliki sebuah sistem tunggal pemetaan LH yang terintegrasi sehingga memudahkan dalam hal pembuatan kebijakan dan solusi permanen untuk menguraikan benang kusut masalah LH di negeri ini. Dia berujar agar stakeholder yang terkait LH bersatu-padu demi lestarinya alam kita.
Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera: http://www.kabarindonesia.co
|
|
|
|
|
|
|
|
| |
TERBALIK: Sebuah mobil APV BA 805 SR terbalik di kawasan Rimbo datar, Padang( 8/9). Diduga kuat kejadian naas itu terjadi gara-gara sopir mengantuk saat berkendara. Tidak ada korban jiwa dari kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.00 WIB tersebut, tiga orang selengkapnya.... |
|
|
|
|
|