KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalRektor Universitas Pendidikan Indonesia Tutup Usia oleh : Barnabas Subagio
23-Apr-2017, 20:52 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bandung, Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Furqon, MA. Ph.D., menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (22/4/2017) pukul 10:25 WIB di Rumah Sakit Advent, Jl. Cihampelas No.161, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung.
Menurut informasi yang dihimpun pewarta KabarIndonesia, awalnya beliau sedang
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 
 

 
Dalam Diam... 12 Apr 2017 17:58 WIB

Jiwa-jiwa Penantang Zaman 04 Apr 2017 23:08 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 
Ajak Warga Jakarta Bersatu 10 Apr 2017 22:11 WIB


 

 

Sarjana Ndeso, Kisah Pemuda Setengah Milyar

 
PROFIL

Sarjana Ndeso, Kisah Pemuda Setengah Milyar
Oleh : Ahmad Wira Kusuma | 29-Nov-2014, 00:20:55 WIB

KabarIndonesia - Setelah dua tahun menjadi karyawan di Jakarta, pemuda ini memutuskan pulang kampung, menobatkan diri sendiri menjadi juragan. Sebagai seorang sarjana desain interior salah satu Institut Seni di Surakarta, Timur memulai bisnis dari order-order kecil. Dengan tarif rata-rata 1,4 juta per meter, ia harus bersaing dengan produsen interior lain yang lebih dulu menekuni dunia prestige dan serba presisi itu.

Dua tahun di Jakarta mencecap sebagai karyawan di beberapa perusahaan interior membuatnya mahir dan luwes dalam pricing. Termasuk trik-trik meyakinkan klien. Karena sebagaimana diketahui, dalam dunia bisnis, penentuan harga dan strategi komunikasi seringkali menjadi kerikil yang membuat gagal pengusaha-pengusaha muda.

Ditemui di kantornya, Kedung Dowo Rt.03/V Kepuh Nguter Sukoharjo, Timur mengawali kisahnya bahwa sebagai juragan bau kencur, sama seperti yang lain, kendala modal menjadi momok utama. Disinilah letak kepiawaian Timur, pemuda kelahiran 1985 ini. Dengan modal kurang dari 5 juta, ia mulai membuka workshop, memanfaatkan rumah yang tidak terpakai. Keuntungan berdomisili di kampung kawasan Sukoharjo Jawa Tengah adalah tidak kesulitan menemukan rumah-rumah besar tak berpenghuni, karena ditinggalkan empunya merantau. Dengan sewa yang sangat murah, bahkan bisa dibilang gratis, disulaplah rumah hunian itu menjadi bengkel interior yang bising sekaligus seksi.

Timur mengawali sebagai juragan dengan cara menggaji dirinya sendiri, yaitu dengan mandaftar sebagai marketing dan desainer di pabriknya sendiri. Tukang Mebel HPL, nama perusahaan yang dibangunnya, ia bekerja sebagai boss sekaligus karyawan. Tidak muluk-muluk memang, namun what a name, kata Shakespeare.

Tidak sia-sia, dengan memanfaatkan koneksi alumni, ia mulai bergerilya mencari tender-tender kecil yang biasanya dibuang oleh perusahaan interior yang sudah mapan. Tidak berhenti sampai disitu, ia pun berhasil "mengambil alih" Wahono, seorang carpenter spesialis interior yang sebelumnya bekerja di sebuah perusaan mebel ternama di Yogyakarta.

Ia menceritakan, bahwa empat bulan pertama, masa rawan karena terjadi adaptasi bisnis yang tidak gampang, dari Jakarta yang serba cepat, accessable, kini ia harus memulai semuanya dari nol. Atmosfir usaha yang berbeda, but life must go on, kenangnya. "Ada seorang istri yang perlu diberi nasi, bagaimana kita bisa leha-leha?" tuturnya percaya diri.

Waktu bergerak, musim berganti, usaha Timur kian bersinar. Tender-tender diatas 100 juta mulai ia pegang. Pernah dalam sebulan hampir setengah milyar, katanya. Ketika proyek dari salah satu kementrian dan penggarapan rumah seorang borjuis dua lantai.

Perlu diketahui, dalam dunia interior angka 25 juta itu hal biasa. Inilah yang menjadikan bisnis interior senantiasa mendapatkan tempat khusus bagi para pelaku dan penikmatnya.

Akhirnya ia membocorkan rahasia kesuksesannya, yaitu menolak kemitraan dengan perbankan. "Bisnis apapun, termasuk pengadaan interior tidak memerlukan modal. Hal itu bergantung dari pricing dan strategi pembayaran yang dipakai," ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa penentuan harga mutlak menjadi faktor utama bagaimana sebuah proyek berjalan tanpa harus berhutang ke bank. Dengan manajemen yang matang dan disiplin keuangan yang tinggi, membangun jaringan dengan penyedia bahan, keniscayaan menjadi juragan tanpa hutang adalah hal yang bisa terjadi.

Penentuan down payment, margin keuntungan, serta teknik pelunasan tagihan adalah bagian penting yang sangat sensitif dalam bisnis dengan pembiayaan mandiri. Hal tersebut menyangkut strategi bisnis "papan atas". Bagaimana DP bisa meng-couver produksi, kesalahan produksi, akomodasi, transportasi, termasuk potensi lost product. Semua tata kelola itu adalah hal berat yang musti dilalui.

Di Tukang Mebel HPL, saat ia bertugas sebagai sales promotion, Timur tidak ragu-ragu mendatangi rumah-rumah yang sedang dalam renovasi, kemudian menerapkan jurus-jurus marketing, bertindak sebagai penggoda yang ulung. Inilah yang menjadikan Timur berbeda, bakat sifat ulet dan "muka tembok", kombinasi ampuh untuk menjerat konsumen.

Metode lain yang Timur gunakan untuk menjaring konsumen adalah menggunakan layanan blog dari Google. Bukan tanpa sebab, ia membeberkan beriklan di koran luar biasa mahal, bahkan bisa mencapai 6 juta untuk yang berwarna sekali tayang, sangat tidak tepat untuk pebisnis pemula. Dan terbukti, dengan ikhtiar yang nyata, ia dapatkan omzet ratusan juta dari proyek yang masuk via blog yang ia kelola sendiri.

Dalam bincang terakhirnya, Timur menegaskan bahwa kepuasan pelanggan adalah harga mati, sedangkan trust adalah aset yang tidak bisa dibeli, melainkan dicari dan dirawat.. Trust dan Consumen Satisfaction merupakan lini primer sebuah usaha. Inti dari dua hal tersebut adalah membaca kemauan pelanggan, tegasnya.

Sejurus dengan itu, Bill Gates ketika membicarakan konsumen dalam praktik bisnisnya, ia memiliki ungkapan yang masyur, "Your most unhappy customers are your greatest source of learning."

Sutoyo Timur, si jutawan modal dengkul. Saat menyimak perjalanan bisnisnya, hal-hal yang disebutkannya nampak mustahil, namun juragan unyu-unyu yang mengaku sebulan lagi (Desember 2014. Red) bakal punya momongan pertama ini telah membuktikan ketidakmungkinan itu. "Tenang saja, rezeki sudah diatur sama Allah, nggak mungkin ketuker, karena rezeki bukan sandal," pungkasnya sembari tersenyum, mengakhiri ngobrol santai kami. (*)




Blog: 
http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/ 
Alamat ratron (surat elektronik): 
redaksi@kabarindonesia.com 
Berita besar hari ini.  Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//



 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Koreografi Tari Kontemporeroleh : Zulkarnaen Syri Lokesywara
04-Apr-2017, 01:32 WIB


 
  Koreografi Tari Kontemporer Mahasiswa jurusan Seni Tari Semester IV ISI Surakarta melaksanakan ujian koreografi tari kontemporer menggunakan media benda keras di Teater Kecil ISI Surakarta, Senin, 3 April 2017. Berbagai benda keras digunakan sebagai media para mahasiswa mengeksplorasi gerak, mulai dari payung, kurungan
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
MAKASSAR: Kota Plural dan Nyaman 19 Apr 2017 22:12 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia