KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
Berita RedaksiTerbuka Kesempatan Magang di Harian Online KabarIndonesia oleh : Redaksi-kabarindonesia
24-Apr-2019, 03:27 WIB


 
 
KabarIndonesia - Bila Anda seorang mahasiswa/mahasiswi dari berbagai fakultas di wilayah Indonesia dan memiliki minat di dunia media online termasuk penulisan artikel dan pengeditan, redaksi Harian Online KabarIndonesia (HOKI) memberikan kesempatan magang di HOKI selama satu tahun sebagai Tim Redaktur.
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Pasangan Abadi 13 Apr 2019 04:16 WIB

Sepenggal Kisah dari Menoreh (2) 24 Mar 2019 06:12 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Selamat Jalan Gus!

 
PROFIL

Selamat Jalan Gus!
Oleh : Titiek Hariati | 30-Des-2009, 21:50:51 WIB

KabarIndonesia - 30 Desember 2009, jam 18.45 WIB, Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaiknya, Gus Dur, mantan presiden RI yang ke-4. Mengejutkan, meskipun berita sakitnya sudah diketahui publik sejak beberapa waktu silam, mulai tokoh-tokoh masyarakat, pejabat, hingga RI-1 tampak berdatangan silih berganti ke RSCM sebelum jenazah akhirnya diberangkatkan ke rumah duka di Ciganjur untuk nantinya dilanjutkan ke kampung halaman beliau di Jombang.

Gus Dur adalah sosok yang unik dan menarik. Cucu pendiri NU ini telah mengisi buku sejarah nasional bangsanya dengan catatan-catatan yang sulit terlupakan. Bagi masyarakat Tionghwa terutama, nama beliau adalah simbol dari sebuah era baru bagi etnis ini. Imlek dinyatakan sebagai Hari Libur Nasional. Maka tidak ada lagi tabu bagi siapa pun untuk menyaksikan kegiatan tradisi dan budaya Tionghwa  di tanah air ini yang sejak era Gus Dur seolah tidak terbendung lagi.

Pandangan-pandangan politiknya juga seringkali mencengangkan terutama untuk luar negeri. Hubungan dengan Israel misalnya, meskipun banyak mendapat tantangan di dalam negerinya sendiri.

Ada lagi yang bisa dicatat, yakni tentang gaya personal life-nya.  Tradisi dan protokoler kepresidenan di istana, seringkali harus dibingungkan dengan kebiasaan-kebiasaan Gus Dur yang dianggap keluar pakem sebagai RI-1 di rumah presidennya.

Cara bicaranya yang ceplas ceplos, juga kritikan-kritikannya yang tajam dan bahkan sinis terhadap lawan-lawan politiknya adalah gaya khas seorang Gus Dur yang diam-diam banyak
penggemarnya karena keberanian ini tidak dimiliki oleh setiap politikus yang lebih suka berdiplomatis.

Kendala fisik yang dideritanya beberapa tahun terakhir tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk tetap menyumbangkan pemikiran-pemikirannya bagi bangsa ini. Orang-orang terdekatnya telah turut memelihara eksistensi seorang Gus Dur dengan penuh ketelatenan, sehingga Gus Dur menjelang akhir hayatnya masih banyak berpikir tentang
bangsa ini.

Saat ini Gus Dur sudah pergi, yang tertinggal adalah keteladanan dan semangatnya bagi generasi-generasi penerusnya. Selamat jalan Gus, semoga dilapangkan jalanmu
menghadap-Nya ....!!  Amien. (*)


(foto diambil dari wiwitfatur.wordpress.com )

Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com
Alamat ratron (surat elektronik):
redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com       

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum"oleh : Fida Abbott
21-Apr-2019, 05:24 WIB


 
  Hanya Satu Produk Indonesia di "Asia Society and Museum" berlokasi di 725 Park Ave, New York, NY 10021; berukuran tidak besar; memiliki dua lantai dan lantai bawah tanah. Lantai pertama untuk pendaftaran para tamu yang berkunjung, kafe, dan toko suvenir. Lantai dua untuk museum yang
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Batu Bertuah (1) 25 Apr 2019 16:15 WIB


 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia