KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
DaerahOperasional Pelabuhan Simanindo Kembali Dibuka dengan Pengoperasian Kapal Ferry dan Kapal Kayu oleh : Danny Melani Butarbutar
07-Jul-2018, 14:45 WIB


 
  KabarIndonesia - Samosir, Sejak peristiwa tenggelamnya kapal kayu KM. Sinar Bangun di perairan Tigaras pada Senin (18/6) Pemerintah telah menghentikan operasional transportasi kapal trayek Simanindo (Samosir) - Tigaras (Simalungun). Hal ini sangat berdampak luas kepada roda perekonomian masyarakat.

Namun,
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Ruang dan Cinta Penyatu Segalanya 27 Jun 2018 05:55 WIB

Surat Untuk Bapak Presiden 06 Jun 2018 09:09 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

Syahbandar Pelabuhan Kelas III Manado, Marnes Rompas Raih Penghargaan

 
PROFIL

Syahbandar Pelabuhan Kelas III Manado, Marnes Rompas Raih Penghargaan
Oleh : Danny Ph Siagian | 31-Aug-2017, 18:22:50 WIB

KabarIndonesia-  Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado, Marnes Rompas, SH, MH raih penghargaan ‘Indonesian Figure Executive & Professional Achievement Award 2017'.
Penghargaan tersebut diberikan Lembaga Citra Prestasi Anak Bangsa (Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa), Jakarta, pada ‘Inauguration Night' hari Sabtu, (12/8/2017), di Semanggi Room, Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat. Piala dan medali diserahkan oleh Prof. DR.H.B. Katili, MM (Advisor), dan pigura diserahkan oleh Danny PH Siagian, SE, MBA, MM (Vice Chairman).
Ada 15 tokoh yang terpilih sebagai penerima penghargaan pada periode Agustus 2017, setelah terseleksi dari 39 tokoh yang terjaring sebelumnya. Bersama Marnes Rompas, Wakil Bupati Morowali Sulteng juga menerima penghargaan dalam kategori berbeda.

Berbincang dengan awak media Jakarta usai menerima piagam penghargaan, Marnes Rompas diketahui sudah berkarir selama 34 tahun di bidang Perhubungan. Sejak tahun 1983, Rompas sudah bergabung di Perhubungan darat Manado, sambil mengajar kursus di luar dinas. 

Tahun 1985, ia ingin meningkatkan pendidikannya dengan kuliah di Fakultas Hukum Unsrat, Manado. Namun kuliahnya sempat terhenti di semester VIII, karena tahun 1990 dipilih sebagai utusan Kanwil Perhubungan Sulut, mengikuti pendidikan di Balai Pendidikan Transportasi Darat (BPTD) Jurusan LLASDP (Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan) di Palembang, Sumatera Selatan. Setelah 3 (tiga) tahun pendidikan, Rompas di wisuda tahun 1993 dalam kesempatan Wisuda Terpadu di Hanggar Diklat Penerbangan Curug, Tangerang.

Setelah itu, ia ditempatkan di kantor Pelabuhan Penyeberangan Bitung 6 (enam) bulan, dan tahun 1994 dimutasi ke Kantor Pelabuhan Penyeberangan Pananaru kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud untuk merintis lintas penyeberangan Pananaru-Bitung, dengan SK Kakanwil Perhub Prov. Sulut, hingga tahun 2000.

Seiring otonomi daerah, Rompas dimutasi ke Dinas Perhub kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud, Departemen Dalam Negeri, sebagai Kepala Seksi Angkutan Darat selama setahun. Pada tahun 2002 ia ditarik kembali ke Manado, hingga tahun 2003 ia dapat menyelesaikan pendidikan ilmu hukum di Universitas Kristen Tomohon, dan di wisuda tahun 2004.

Karirnya makin meningkat, setelah mengikuti seleksi lolos butuh dari Dinas Perhubungan Dalam Negeri ke Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan, hingga tahun 2005 ia alih status ke Kantor Adpel Kelas IV Gorontalo dan dilantik menjadi Kepala Urusan TU. Tahun 2009, ia naik jabatan menjadi Kepala Adpel Gorontalo yang dilantik di Jakarta.

Di Gorontalo ia sempat mengikuti pendidikan Pasca Sarjana, hingga meraih gelar Magister Hukum tahun 2011. Adanya reformasi birokrasi Pemerintahan, yang merubah nomenklatur jabatan Adpel menjadi Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), untuk selanjutnya ia dilantik kembali di Jakarta dengan jabatan Kepala KSOP Gorontalo hingga tahun 2013. 

Sebagai Kepala Adpel Gorontalo, Rompas banyak terlibat merintis dermaga kecil menjadi pelabuhan besar. Selama 5 (lima) tahun enam bulan ia bertugas disana, seiring kebutuhan pemekaran provinsi Gorontalo, yang saat itu dipimpin Gubernurnya, Ir. Fadel Mohammad.

Pertengahan 2013, ia dimutasi lagi ke Kantor KSOP Kelas II Kendari provinsi Sultra sebagai Kasubag TU hingga April 2015. Selanjutnya dilantik lagi di Jakarta, untuk menjabat sebagai Kepala Kantor Unit Penyeberangan Pelabuhan (KUPP) Sanana kabupaten Kepulauan Sula, provinsi Maluku.  

Pada Januari 2017, ayah satu anak ini mengikuti ujian kompetensi di Jakarta, untuk menjadi Kepala Bidang kelas Utama, yang akan ditempatkan di Pelabuhan Tanjung Priok. Namun pada akhirnya, ia dilantik menjadi Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Manado, Sulawesi Utara.

Dari pantauan media, Marnes Rompas diketahui sangat antisipatif dalam mengelola lonjakan arus penumpang naik-turun di wilayah KSOP Kelas III Manado pada Lebaran Juni 2017 lalu, yang ditinjau langsung oleh mantan Menteri Perhubungan, EE Mangindaan, yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI itu. 

Bahkan saat Lebaran lalu, pelabuhan yang dipimpinnya melakukan pengawasan ketat bersama aparat kepolisian Brimob Polda Sulut, untuk memperketat pantauan terhadap para penumpang. Hal ini disebabkab adanya imbas meluasnya konflik antara kelompok militan pro-ISIS dan pasukan Filipina di Marawi, Filipina bagian selatan, yang secara geografis berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Utara.

Menanggapi penghargaan prestasi yang diterima, pria berperawakan tinggi ini mengatakan, ia sendiri tak menyangka ada lembaga independen yang memperhatikan kinerjanya.
"Saya juga tidak tahu kapan saya dinilai dan akhirnya terpilih untuk menerima penghargaan ini. Itu jawaban saya kepada teman-teman yang menanyakan bagaimana bisa saya bisa menerima penghargaan ini. Tapi saya mengucap syukur, karena ada lembaga independen dari Jakarta, yang memantau dan mengapresiasi kinerja kita di daerah," ungkapnya kepada awak media, usai menerima penghargaan di Semanggi Room, Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Sabtu (12/08/2017).

Sementara itu, dalam sambutannya di awal acara, Danny PH Siagian, SE., MBA., MM mewakili Tim Penjaringan dan Panitia Penyelenggara, yang juga Chairman Lembaga Anugerah Prestasi Insani (YAPI) mengatakan bahwa para tokoh yang terpilih setidaknya memiliki ‘track record' yang mumpuni, turut mendorong petumbuhan dan peningkatan yang berkaitan dengan Iptek, Pendidikan, Sosial dan Budaya; Memiliki Etos Kerja yang tinggi, serta memiliki Jiwa Kepemimpnan yang layak menjadi panutan masyarakat.(*)

Foto: Marnes Rompas, SH, MH, Kepala KSOP Kelas III Manado (kanan)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
  FWD Life Gandeng Special Olympics Indonesia untuk Program Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual di Semarang – PT FWD Life Indonesia (FWD Life), pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, telah meresmikan kerja sama dengan Special Olympics Indonesia (SOIna) pada 18 April 2018 lalu. Setelah peluncuran kerja sama, FWD Life kemudian menggelar roadshow perdana di Bandung pada
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia