KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
NasionalJalan Berliku Divestasi Tuntas, Kontrak Karya Freeport Sah Menjadi IUPK oleh : Wahyu Ari Wicaksono
22-Des-2018, 04:36 WIB


 
 
KabarIndonesia - Setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif yang melibatkan pemerintah, Holding Industri Pertambangan PT INALUM (Persero), Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, akhirnya pada hari ini telah resmi terjadi pengalihan saham mayoritas (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI)
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA









 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

Negeri Nestapa 23 Jun 2020 09:15 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
YUUK DEMO NGEPUNG SURGA! 27 Jun 2020 06:33 WIB

 

VONNIE LIONG: Dulu Karyawati, Kini Sukses Berbisnis RM

 
PROFIL

VONNIE LIONG: Dulu Karyawati, Kini Sukses Berbisnis RM
Oleh : Kabarindonesia | 07-Mar-2011, 10:10:51 WIB

KabarIndonesia - Kendati usianya sudah hampir mencapai kepala lima, kecantikan dan kegesitan masih tampak terpancar pada raut muka wanita berambut pendek ini. Memang harus diakui bahwa ibu Vonnie ini termasuk wanita yang awet muda dan memiliki penampilan yang menarik. Berkat kepiawaian dan kekreativitasannya dalam berbisnis olahan aneka ikan tawar, nama Cianjur juga semakin menasional. Bahkan dikenal hingga masyarakat dunia. Beliau adalah Vonnie Liong, adalah juga pemilik Rumah Makan Pondok Ikan Cianjur (RM PIC). Salah satu rumah makan yang paling terkenal di Bandung, dengan menawarkan konsep alamiah dan eksotiknya yang penuh cita rasa.

Berawal dari keputusan berat ibu Vonnie, begitu ia populer disapa, hengkang dari sebuah perusahaan garmen. Kemudian ibu yang memiliki tiga anak ini (Adrian (23), Adrew (16), dan Augie (12)) fokus merintis usaha resto, malahan mendatangkan keberkahan luar biasa dalam perjalanan bagi single parent ini.

"Sebagai mantan karyawati di PT Kahatex Indonesia, saya mencoba mengambil keputusan untuk berusaha mandiri. Dengan merintis usaha resto dari nol dengan branding Pondok Ikan Cianjur yang merupakan resto keluarga," kenang Vonnie dengan penuh antusias kepada pewarta HOKI beberapa waktu lalu.

Segala jerih payahnya tidak sia-sia. Belum genap setahun usia rumah makan yang didirikannya, ternyata RM Pondok Ikan Cianjur (PIC) telah menjadi rujukan banyak kalangan sebagai tempat berwisata kuliner paling mengasyikkan di kawasan Cianjur (Jawa barat). Bahkan berkat kehadiran rumah makan khas Sunda tersebut, telah kuasa mengangkat citra Cianjur di mata publik, serta mampu memberdayakan masyarakat lokal (terutama yang berpendidikan rendah) terbebas dari bencana pengangguran. Tak ayal lagi, di mata para pelaku bisnis rumah makan, nama Vonnie sudah tidak asing lagi terdengar.

Pada tahun 2010, wanita kelahiran Surabaya 48 tahun silam ini lebih fokus merintis sekaligus membesarkan Pondok Ikan Cianjur yang dapat diakses melalui Jalan Sukajadi No. 246 dan Jalan Setiabudi No. 73 Bandung. Selain menyediakan 100 menu yang terdiri dari 12 item, resto berkapasitas 200 orang ini mengusung konsep terpadu, one stop shopping.

Selain makan, tegasnya, pengunjung juga bisa membeli batik. Para tamu juga dapat melihat cara menyulam, menyaksikan magic show, jaipong, dan hingga kacapi suling. Termasuk Opera Bandung van Java, sebuah suguhan komedi mengangkat cerita rakyat Sunda. Semua hiburan itu bisa kami layani setelah ada pemesanan dari konsumen.

Menjadi bos sebuah rumah makan, bukan kemudian membuat ibu Vonnie tinggi diri. Justru ia semakin bersikap low profile dengan mengintensitaskan komunikasi dengan para karyawannya. Upaya menyejahterakan para karyawan tidak berhenti hanya sampai membuat mereka trampil. Vonnie mendorong mereka mendirikan dan mengelola koperasi karyawan. Karyawan yang ingin berjualan difasilitasi ruang display. Keuntungan usaha tersebut murni buat para karyawan sendiri.

Sekalipun telah belasan tahun mengangkat khasanah kuliner Cianjur sekaligus memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) Cianjur, jerih paya Vonnie belum juga menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Cianjur maupun Pemprov Jawa Barat. Vonnie tetap tegar dan konsisten dengan sikap rendah hati dengan segala ikhtiar bisnisnya.

Kesuksesan Vonnie mempopulerkan menu ikan pesmol tanpa terasa ikut pula mendukung gerakan meningkatkan konsumsi ikan air tawar yang dicanangkan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan. Itu karena Vonnie begitu gigih mengangkat menu ikan pesmol dengan cita rasa bumbu asli khas Cianjur. Upaya Vonnie memopulerkan ikan pesmol sebagai salah satu khazanah kuliner tradisional Sunda, kini mulai berbuah manis. Menu ikan pesmol akhirnya bahkan dianggap menu wajib untuk menjamu keluarga maupun tamu yang datang dari luar kota, dihidangkan pada acara hajatan keluarga atau sajian spesial di hari raya hingga sekarang.

Melalui tangan kreatif Vonnie, ikan air tawar yang biasanya cuma dibakar atau digoreng, kini lebih kaya rasa dengan teknik penyajian. Mengingat kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi ikan masih relatif rendah, wanita yang berdandan rambut pendek ini menghimbau masyarakat agar bisa meningkatkan konsumsi ikan air tawar yang kandungan proteinnya tak kalah tinggi dibanding ikan laut.

Terkait disuguhkannya aneka seni tradisional, Owner Pondok Ikan Cianjur (PIC), Vonnie Liong, memang punya misi sendiri. Wanita berambut pendek ini berharap di masa datang Pondok Ikan Cianjur bisa berperan sebagai wadah kreativitas para seniman Jawa Barat. (*)



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
www.kabarindonesia.com

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Sambal Oelek Indonesia Buatan ASoleh : Fida Abbott
02-Jun-2020, 02:23 WIB


 
  Sambal Oelek Indonesia Buatan AS Sambal Oelek ini saya temukan di Walmart Supercenter, Parkesburg, Pennsylvania. Awalnya saya mengira buatan salah satu negara Asia selain Indonesia karena tulisan di depan botolnya. Ternyata buatan Amerika Serikat. Tampaknya Indonesia harus meningkatkan persaingannya di pasar bebas dan jeli membidik
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia