KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis
Harian Online KabarIndonesia

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
ProfilMelani Butarbutar: Tekad Putra Samosir, Melayani Aspirasi Rakyat Sepenuh Hati oleh : Wahyu Ari Wicaksono
05-Nov-2018, 09:11 WIB


 
 
KabarIndonesia - Mengawali karir sebagai CPNS tahun 1976 di kantor Camat Simanindo Ambarita (Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara) dengan pangkat/golongan Juru Muda Tingkat I (I/b), pada Februari tahun 2017 lalu, Danny Melani Michler Hotpantolo Butarbutar atau biasa disebut Melani Butarbutar
selengkapnya....


 


 
BERITA PROFIL LAINNYA







 
BERITA LAINNYA
 

 

 
Sepertiga Malam 05 Nov 2018 15:57 WIB

Duhai Kau yang Sedang Diuji 21 Okt 2018 11:53 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 
Menjadi Wartawan Pilihan Hidupku 09 Nov 2018 15:39 WIB


 

Wawancara KabarIndonesia dengan  Pendeta Budi Hidajat: Membangun Pribadi yang Berhasil dalam Keluarga, Pekerjaan dan Pelayanan

 
PROFIL

Wawancara KabarIndonesia dengan Pendeta Budi Hidajat: Membangun Pribadi yang Berhasil dalam Keluarga, Pekerjaan dan Pelayanan
Oleh : Redaksi HOKI | 06-Jan-2018, 22:17:25 WIB

KabarIndonesia - Budi Hidajat adalah gembala senior IFGF Semarang dan telah menggembalakan selama 24 tahun. Kerinduannya adalah membangun setiap jemaat Tuhan untuk bisa menjadi pribadi yang berhasil dalam keluarga, pekerjaan dan pelayanan. Bersama istrinya, Ibu Nany Widjaja, mereka dikarunia dua orang putri dan tinggal di Semarang.

Apa yang menggerakkan Bapak sehingga ingin jadi Pendeta?

 
Buat saya tidak ada peristiwa spektakuler yang menjadi momen saya menjawab panggilan Tuhan menjadi seorang hamba Tuhan. Yang terjadi adalah sebuah proses dan perjalanan keterlibatan saya dalam pelayanan semakin lama semakin dalam dan sepertinya langkah demi langkah yang dituntun sampai saat ini.

Singkatnya ketika saya melanjutkan studi S2 di Amerika tepatnya di kota Los Angeles, dan kemudian saya menemukan gereja IFGF di sana. Setelah beberapa lama saya berjemaat, mulai terlibat dalam pelayanan. Mula-mula sebagai bagian dari ushers, yang tugasnya termasuk vacuuming karpet dan menyiapkan kursi serta ruangan untuk kebaktian.

Setelah kebaktian selesai, kami kembali menyedot karpet dan kemudian menyusun kembali kursi-kursi, karena gedung yang kami pakai saat itu disewa dari sebuah gereja “bule” sehingga harus dirapikan sebelum kami meninggalkan gedung.

Suatu kali ketika saya sudah menyelesaikan studi S2, saya ingin memberikan hadiah kepada diri saya sendiri dengan mengikuti perjalanan misi yang diadakan oleh gereja kami ke Indonesia (Sumatra). Kebetulan tim masih membutuhkan seorang Sound Man. Saya sendiri belum pernah terlibat dalam pelayanan mengatur sound system di gereja, tetapi karena saya punya latar belakang sekolah elektronika, maka saya dipaksa oleh pemimpin tim yaitu Pastor Danny Hanafi untuk belajar mengoperasikan sound system.

Kami berkelilimg ke banyak kota dan desa, melakukan KKR. Di situ saya melihat begitu banyak orang yang belum pernah mendengar nama Yesus, dan ketika diperkenalkan nama Yesus kepada mereka, mereka mau menerima Dia. Setelah misi selesai, saya memutuskan untuk masuk ke Fuller Theological Seminary. Saat itu belum terpikir untuk menjadi seorang pendeta. Keinginan saya hanyalah ingin menjadi seorang pengusaha yang bisa dipakai Tuhan.

Kebetulan saat itu lingkungan kami di gereja IFGF di LA banyak orang-orang “awam” yang melayani Tuhan. Keinginan saya hanya ingin menjadi salah satu dari mereka. Beberapa bulan sebelum saya menyelesaikan studi di seminari, Pastor Jimmy Oentoto menelpon saya, dan menawarkan saya untuk kembali ke kota asal saya Semarang, sekaligus menggembalakan sebuah gereja yang baru dirintis.

Tanpa banyak pergumulan saya menerima tawaran itu, dan pada tahun 1993 kembali ke Semarang. Saat itu jumlah jemaat sangat sedikit, sehingga disamping menggembalakan, saya masih bekerja di perusahaan orang tua saya. Tahun 1995 saya di ordain menjadi Pendeta, tetapi masih fokus lebih banyak di bisnis daripada di pelayanan. Namun seiring berjalannya waktu, dan pertumbuhan jemaat, lebih banyak waktu yang saya pergunakan di pelayanan (gereja) daripada di bisnis.

Persyaratan apa yang paling penting untuk bisa jadi pendeta?

Kalau persyaratan formal tentu masing-masing organisasi gereja punya ketentuan yang berbeda, jadi saya tidak akan membahas hal itu. Tetapi menurut saya yang paling penting tentu hati yang rela melayani. Tentu saja harus menyukai pelayan dan melayani jemaat, bukan sebagai beban, tetapi sebagai sesuatu yang menyenangkan.


Apa suka duka bapak bekerja sebagai pendeta?


Sukanya kalau melihat jemaat mengalami pertumbuhan dalam kehidupan mereka, menjadi lebih dewasa baik dalam keluarga, pekerjaan dan pelayanan. Dukanya ya kebalikannya, kalau melihat seorang jemaat, yang sudah lama menjadi jemaat kita, tapi tidak ada perubahan dalam cara hidupnya, pola pikirnya dan nilai-nilainya. 


Apa bedanya gereja IFGF yang Bapak layani sekarang ini dengan gereja-gereja aliran lainnya?

Saya sulit mengatakan ini karena setiap gereja punya keunikan, sekaligus kemiripan atau kesamaan dengan banyak gereja lain. Tapi bisa saya katakan bahwa IFGF punya 5 DNA gereja yang menjadi nilai dasar pelayanan kita. Mungin inilah yang membuat IFGF berbeda dari gereja lain. DNA ini mewarnai semua yang kita lakukan dan kerjakan. IFGF juga punya visi dan misi yang jelas (dapat dilihat di website www.ifgf.org). Secara bersama-sama — misi, visi dan DNA — membentuk budaya yang membuat IFGF mempunyai ke-khas-an dan dirasakan jemaat sebagai perbedaan dari gereja-gereja lain.


Bagaimana caranya agar kita bisa memillih Gereja yang benar?


Ini pertanyaan yang bagus, karena memang banyak orang menggunakan kriteria-kriteria yang tidak utama untuk memilih gereja tempat dia berjemaat, misalkan dilihat dari lokasinya, keindahan gedungnya dll. Doktrin yang sehat tentu harus menjadi pertimbangan utama. Tapi paling penting adalah nilai-nilai apa yang diajarkan gereja tersebut kepada jemaat. Apakah kalau saya mengimplementasikan nilai-nilai itu dalam kehidupan saya, akan menolong saya menjadi orang Kristen yang lebih baik. Carilah gereja yang tujuan utamanya untuk membawa setiap jemaat bertumbuh dewasa, dan bukan hanya melulu untuk membuat gereja bertumbuh jumlah jemaatnya.


Kenapa Mujizat sekarang ini dijadikan komoditi untuk ajang promosi?

Sebagian karena persaingan gereja, dan mujizat ini “laku” dijual untuk menarik jemaat pindah dari satu gereja ke gereja lainnya. Ingat saya tidak anti mujizat, saya percaya mujijat dan terus berharap mujizat terjadi. Tuhan melakukan mujizat untuk menyatakan kepada orang-orang, khususnya yang belum percaya, agar mereka menjadi percaya.


Bagaimana tanggapan Bapak mengenai bahasa lidah?


Gereja kami percaya pada karunia berbahasa lidah.

Pesan apa yang bisa Bapak berikan untuk tahun 2018 ini?


2 Kor.5:15, "Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka."

Sudah saatnya orang-orang Kristen tidak hanya terus meminta-minta kepada Tuhan apa yang kita inginkan, intinya fokus hidupnya adalah apa yang saya inginkan atau perlukan dalam hidup ini. Sudah saatnya kita bertanya apa yang bisa saya lakukan untuk Kristus, apa yang Dia ingin saya lakukan untuk Dia. (*)

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawaoleh : Rohmah S
12-Nov-2018, 10:18 WIB


 
  Astra Dukung Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Rini Soemarno (kedua kiri) didampingi Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas (kedua kanan) saat flag off Ekspedisi Tembus Tol Trans Jawa di Surabaya (12/11).
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
Antara Rocky Gerung dan Jokowi 05 Nov 2018 15:56 WIB

Berhutang Oksigen 21 Okt 2018 11:51 WIB

 

 

 

 

 

 

 

 
Khasiat Buah Bit untuk Kecantikan 16 Sep 2018 16:05 WIB


 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia