KabarIndonesia

Kirim / Edit Berita
Daftar Jadi Penulis

Dari Kita Untuk Kita

Home | Index | Berita | Berita Foto | Top Views | Top Reporter | Berita Redaksi | RSS RSS | Blog | FAQ | Email ke Redaksi
 
BERITA UTAMA
HukumRUU Omnibus Law Inskonstitusional Buruh Minta Stop Pembahasan Sidang Paripurna DPR RI oleh :
05-Okt-2020, 04:26 WIB


 
 
KabarIndonesia - Berbagai serikat pekerja yang merupakan afiliasi global unions federations menyatakan kekecewaannya terhadap hasil pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja tingkat pertama pada Sabtu malam (3/10). Mayoritas fraksi di DPR RI dan pemerintah sepakat untuk melanjutkan pembahasan ke tingkat
selengkapnya....


 


 
BERITA BERITA REDAKSI LAINNYA












 
BERITA LAINNYA
 

 

 
M E R D E K A !!! 17 Aug 2020 06:01 WIB

Terbunuh Cinta Sendiri 05 Jul 2020 14:46 WIB

 


 
BERITA LAINNYA
 

 

 

HOKI Menuju Sepuluh Ribu Penulis

 
BERITA REDAKSI

HOKI Menuju Sepuluh Ribu Penulis
Oleh : Redaksi-kabarindonesia | 16-Jul-2009, 02:01:16 WIB

KabarIndonesia - Kendati Harian Online KabarIndonesia (HOKI) yang bermarkas di Belanda belum genap berusia tiga tahun, media online yang diperuntukkan bagi pewarta warga ini banyak digandrungi hampir 10.000 penulis. Hebatnya, tak saja penulis yang berdomisili di Tanah Air—justru sebagian penulis bertempat tinggal di belahan bumi Eropa, Australia dan Amerika, Asia serta Afrika terdaftar menjadi penulis sekaligus pembaca situs kesayangan HOKI, yakni http://www.kabarindonesia.com

Pertanyaan ampuhnya adalah, dimanakah letak kehebatan HOKI hingga bisa menjadi pusat magnet baru di bidang media massa? Padahal kita mafhum, penulis dan pengelola HOKI adalah orang-orang volunteer yang mengerjakan segala sesuatu dengan penuh sukarela, tidak mengharapkan imbalan berupa gaji maupun materi lainnya.  Bahkan sebagian besar penulis HOKI adalah orang-orang awam yang jauh dari profesi wartawan, tetapi kalau Anda menyimak berita-berita yang ditayangkan media online ini selalu up to date, menarik dan hangat untuk dijadikan rujukan banyak kalangan. Berarti benar adanya, HOKI memiliki inner beauty yang tak dibuat-buat; melainkan orisinalitas kecantikan/ ketampanan sebagai media massa masa depan.

Bandingkan dengan media-media konvensional lain; bagaimana mungkin orang awam bisa menuliskan karya-karya mereka berupa berita, artikel, puisi, cerpen, dan lain-lain dalam media cetak maupun elektronik di media konvensional tersebut.  Kalaupun bisa, itu hanya berlaku bagi segelintir orang saja. Tidak berlaku umum bagi semua kalangan.

Mungkin faktor kemudahan mengirimkan karya tulis dan ditayangkan di HOKI merupakan salah satu faktor yang memicu mengapa banyak penulis menggandrungi media citizen reporter ini. Bisa jadi banyaknya media konvensional khususnya media koran yang mulai memasukkan unsur “citizen reporter” dalam rubrik koran mereka merupakan antisipasi sosial agar media milik mereka tetap eksis di tengah tingginya kompetisi  permediamassaan. Keunggulan HOKI, yakni ia tetap bukan media yang berorientasi pada profit oriented.

Nah, itulah yang membedakan benar antara media  massa  konvensional dengan media online ini. Misi HOKI sebagai media “Dari Kita untuk Kita”, artinya media yang sangat merakyat, tidak menitikberatkan pada keuntungan finansial. Tetapi lebih menitikberatkan pada pencapaian pencerdasan publik. Tak banyak pihak yang tahu, ternyata kalau kita melongok di meja redaksi HOKI; berita-berita yang di-editing oleh sejumlah editor—yang kemudian ditayangkan oleh dewan redaksi.

Agak rumit dan panjang memang, tetapi itulah tradisi yang selama ini berlaku dalam sistem keredaksian di HOKI. Oleh para penulis dari segala penjuru dunia—langsung diolah, disaring, diedit dan ditayangkan oleh para redaksi yang dibantu oleh tim editor.

Memang untuk setiap berita atau tulisan yang termuat di HOKI, telah melalui proses seleksi dan semenjak HOKI berdiri 11 November 2006 silam, setidaknya media online yang dikomandoi oleh Ibu Elisabeth Widiyati (selaku Pemimpin Redaksi sekaligus Pemimpin Umum) ini terus-menerus melakukan pembenahan internal sekaligus mengagendakan program-program yang mencerdaskan bangsa.

Seperti misalkan baru saja, HOKI mengadakan Lomba Menulis Opini tentang Pilpres, dan awal tahun 2009 kemarin juga baru saja menggelar Lomba The Green Poetry Valentine Day 2009, Pelatihan Menulis Online HOKI (PMOH), Lomba Tulis dan Foto YPHL dan masih banyak lagi. Tentu saja, untuk menggairahkan budaya dan tradisi menulis di tengah masyaraat; HOKI akan selalu menggulirkan program-program yang berkaitan erat dengan dunia tulis-menulis, tentu juga tak lupa dengan menyediakan hadiah-hadiah yang tak kalah hebatnya.

Hingga detik ini, sudah tercatat ada 9.700 penulis, dan dalam waktu dekat statistik akan menunjukkan angka 10.000 penulis. Sungguh sebuah jumlah penulis yang sangat banyak, meraksasa. HOKI pernah dinobatkan sebagai pemecah rekor MURI untuk kategori media online dengan memiliki jumlah penulis terbanyak di Indonesia. Itu menunjukkan secara konkret bahwa HOKI sangat digandrungi oleh para pembaca sekaligus penulisnya. Tentu saja, kita berharap di masa-masa mendatang jumlah penulis HOKI bisa menembus angka ratusan ribu penulis; bahkan menuju jutaan penulis. 

Untuk itu, kami segenap redaksi HOKI mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap penulis dan pembaca yang selama ini menggandrungi HOKI. Sekali lagi, terima kasih dan semoga HOKI tidak saja menjadi media pembelajaran bagi pewarta warga tetapi benar-benar segera menjadi media online yang lebih profesional lagi. Semoga. (*) 



Blog: http://www.pewarta-kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! Kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

 

 

[Beritahu Teman]  [Print Berita]

Bagikan :   Share 


Komentar & Respon :
Nama
Komentar
Validasi
 


 
BERITA FOTO
Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembalioleh : Leonardo Tolstoy Simanjuntak
10-Jun-2020, 09:39 WIB


 
  Obyek Wisata Rohani Salib Kasih Dibuka Kembali Obyek wisata rohani Salib Kasih di pegunungan Siatas Barita, Tapanuli Utara dibuka kembali sejak Jumat (5/6), setelah dua bulan lebih ditutup akibat wabah Covid-19. Lokasi wisata ini salah satu destinasi unggulan yang dibangun bupati Lundu Panjaitan tahun 1993. Puluhan ribu
selengkapnya....
 
 

Follow KabarIndonesia on Twitter

 
BERITA LAINNYA
 
MENJAGA INTEGRITAS INTELEKTUAL. 19 Okt 2020 01:59 WIB


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  Back to Top   Home |  RSS RSS  
© Copyright 2009 KabarIndonesia